Semangat Tak Terbatas Septina: Kisah Mahasiswa Baru UNISMA Raih Mimpi Lewat Beasiswa

 


OSHIKA MABA — Di tengah ribuan mahasiswa baru yang memadati Universitas Islam Malang (UNISMA) dalam acara Oshika Maba 2025, hadir kisah inspiratif dari Septina Anggun Pratiwi. Mahasiswi asal Lumajang membagikan ceritanya pada hari Senin 22 September. Ia adalah mahasiswa baru dari Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk menggapai mimpi.

Septina memilih UNISMA melalui jalur beasiswa KIP Kuliah, sebuah kesempatan yang didapatkannya berkat perjuangan dan ketekunan. “Saya memilih UNISMA karena keterbatasan ekonomi, dan beasiswa ini adalah jalan bagi saya untuk bisa melanjutkan pendidikan tinggi,” ungkapnya.
Ia menceritakan perjuangannya dalam mempersiapkan dokumen dan berkas-berkas yang valid, serta ketekunannya dalam memantau informasi melalui media sosial UNISMA. “Semua prosesnya saya ikuti dengan teliti. Saya percaya, dengan usaha keras, peluang itu akan datang,” ujarnya.

Lebih dari sekadar akreditasi, Septina mengungkapkan alasan lain yang membuatnya mantap memilih UNISMA. Sebagai penyandang disabilitas, ia merasakan adanya keramahan dan dukungan fasilitas yang ia butuhkan di kampus ini. “Selain fasilitas, lingkungan kampus yang berbasis islami juga menjadi nilai tambah. Saya merasa di UNISMA lingkungannya sangat ramah dan berbasis Islami. Di sini, saya tidak hanya akan mendapatkan pendidikan akademik, tetapi juga bisa memperdalam ilmu keagamaan,” kata Septina.

Semangat juang Septina tidak hanya terlihat dari tekadnya melanjutkan studi, tetapi juga dari prestasi yang telah ia raih. Selain semangat akademiknya, Septina juga memiliki prestasi membanggakan di bidang seni. Ia mengenang momen paling berkesan saat mengikuti lomba cipta puisi. “Itu pertama kalinya saya ikut lomba puisi. Puisi itu saya tulis secara tidak sengaja, tapi malah berhasil menjadi juara. Itu sangat berkesan bagi saya,” kenangnya.

Kini, setelah resmi menjadi bagian dari keluarga besar UNISMA, Septina memiliki harapan besar. “Saya berharap bisa lulus tepat waktu dengan nilai yang baik. Lebih dari itu, saya ingin ilmu yang saya dapatkan bisa bermanfaat dan berguna bagi masyarakat,” tutupnya. Kisah Septina Anggun Pratiwi adalah bukti nyata bahwa dengan tekad, kerja keras, dan dukungan yang tepat, setiap mimpi dapat diwujudkan.


#UNISMA #MahasiswaBaru #KIPPKuliah #DisabilitasBisa #KampusInklusif
Pewarta: Naila Mufida – Pendidikan Agama Islam

Lebih dari Sekadar Acara, Panitia Oshika Maba 2025 Jadi Jembatan Adaptasi Mahasiswa Baru

 


OSHIKA MABA — Di balik suksesnya penyelenggaraan Oshika Maba UNISMA pada hari Senin 22 September 2025, peran vital para panitia menjadi sorotan utama. Beberapa panitia, yang berasal dari lintas fakultas, mengungkapkan bahwa tugas mereka lebih dari sekadar mengelola acara; mereka adalah garda terdepan dalam membantu ribuan mahasiswa baru beradaptasi dengan lingkungan kampus.

Menurut salah satu panitia, fungsi mereka sangat krusial. “Kami hadir tidak hanya untuk mengatur jadwal dan logistik, tetapi juga sebagai pendamping yang siap sedia membantu adik-adik mahasiswa baru. Tujuannya agar mereka lebih cepat menyesuaikan diri, merasa nyaman, dan tidak canggung di lingkungan yang baru,” jelasnya.

Menjadi panitia Oshika Maba UNISMA 2025 bukanlah tanpa tantangan. Ia menyebutkan, “Tantangan terbesar tentu saja adalah mengelola kegiatan dengan ribuan peserta. Koordinasi antar divisi, manajemen waktu, dan memastikan setiap detail berjalan sesuai rencana itu sangat menantang.” Namun, di balik tantangan tersebut, ada keseruan yang tak terlupakan. “Kami bisa bekerja sama dengan teman-teman dari fakultas lain. Ini pengalaman luar biasa yang mempererat tali persaudaraan kami,” tambahnya.

Selama proses pendampingan, panitia berinteraksi langsung dengan mahasiswa baru, memberikan bimbingan, dan menjawab berbagai pertanyaan. Interaksi ini membangun ikatan yang kuat, di mana panitia tidak hanya dilihat sebagai pengurus acara, tetapi juga sebagai kakak tingkat yang ramah dan suportif.

Di akhir wawancara, panitia tersebut menyampaikan harapannya untuk para mahasiswa baru. “Kami berharap setelah mengikuti Oshika ini, mahasiswa baru dapat lebih disiplin, semangat, dan siap menjalani kehidupan perkuliahan. Jadikan pengalaman ini sebagai modal awal untuk meraih prestasi di UNISMA.”


#OshikaMaba2025 #UNISMA #PanitiaOshika #KisahDiBalikLayar
Pewarta:
NAFISATUL RUFAIDAH – Mahasiswa Pendidikan Agama Islam

Kupas Tuntas Keunggulan UNISMA, Rektor Dialog Bersama Mahasiswa Baru

OSHIKA MABA — Rektor Universitas Islam Malang (UNISMA), Prof. Drs. H. Junaidi, M.Pd., Ph.D., hari Senin 22 September berdialog langsung dengan mahasiswa baru 2025 dalam sebuah sesi khusus yang bertajuk “Kupas Tuntas Profil Keunggulan dan Kekhasan UNISMA”. Acara yang dimoderatori oleh Febti Ismiatun, S.Pd., M.Pd., ini bertujuan untuk memperkenalkan UNISMA secara mendalam dan memotivasi mahasiswa baru.

Dalam sesi dialog yang berlangsung interaktif tersebut, Prof. Junaidi memaparkan berbagai keunggulan UNISMA, mulai dari prestasi akademik, fasilitas modern, hingga kekhasan kampus yang kental dengan nilai-nilai keislaman dan ke-Indonesiaan. Beliau menekankan bahwa UNISMA tidak hanya unggul dalam aspek akademik, tetapi juga berkomitmen untuk membentuk karakter mahasiswa yang berintegritas dan memiliki kepedulian sosial.

“Kami ingin kalian memahami bahwa UNISMA bukan hanya tempat untuk mendapatkan gelar, tetapi juga tempat untuk tumbuh menjadi pribadi yang utuh. Kami memiliki fasilitas lengkap, tenaga pengajar berkualitas, dan lingkungan yang mendukung untuk kalian bisa berkembang secara optimal,” ujar Prof. Junaidi.

Sesi ini disambut dengan antusiasme tinggi dari para mahasiswa baru. Mereka aktif bertanya dan berdiskusi mengenai berbagai program unggulan, peluang riset, serta peran UNISMA dalam mendukung SDG. Salah satu mahasiswa baru menyampaikan, “Dialog ini sangat membuka mata kami. Kami jadi lebih yakin dan termotivasi untuk menempuh pendidikan di UNISMA karena banyak sekali keunggulan yang tidak kami ketahui sebelumnya.”

Febti Ismiatun, selaku moderator, menambahkan bahwa pemaparan ini sangat penting untuk menanamkan rasa bangga dan semangat pada mahasiswa baru sejak dini. “Dengan memahami keunggulan dan kekhasan UNISMA, diharapkan mahasiswa baru akan lebih semangat dalam belajar dan aktif dalam kegiatan kemahasiswaan,” katanya.

Dialog ini menjadi bukti komitmen UNISMA untuk menjalin komunikasi dua arah dengan mahasiswa sejak awal perkuliahan. Diharapkan, pemahaman yang mendalam ini akan menjadi bekal bagi mahasiswa baru untuk meraih prestasi terbaik selama menempuh pendidikan di UNISMA.


#UNISMA #RektorUNISMA #MahasiswaBaru #UNISMAUnggul #KupasTuntasUNISMA
Pewarta: Anggita Oktavia – Mahasiswa Pendidikan Agama Islam

Tarian “Melati Sekar Langit” Pukau Mahasiswa Baru di Oshika Maba 2025

 


OSHIKA MABA — Pelaksanaan Oshika Maba UNISMA 2025 hari ini, Senin 22 September 2025 dimeriahkan dengan penampilan istimewa dari Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Melati Sekar Langit. Dalam kesempatan tersebut, UKM yang bergerak di bidang seni tari ini tidak hanya menampilkan pertunjukan memukau, tetapi juga meluncurkan kreasi tari terbaru mereka yang diberi nama Tari Melati Sekar Langit.

Tarian yang merupakan karya kreator kedua dari UKM ini berhasil mencuri perhatian ribuan mahasiswa baru dengan gerakan yang harmonis dan penuh makna. Penampilan ini menjadi salah satu daya tarik utama dalam rangkaian acara, menunjukkan kekayaan seni dan kreativitas yang ada di UNISMA.

Salah satu keunikan dari UKM Melati Sekar Langit adalah keberagamannya. Selain melestarikan tarian tradisional, UKM ini juga membuka ruang bagi berbagai genre tarian modern dan internasional, seperti K-Pop, Hip-Hop, dan tarian kontemporer. Keberagaman ini menjadikan UKM Melati Sekar Langit sebagai wadah yang inklusif bagi seluruh mahasiswa dengan minat tari yang berbeda.

Melalui penampilan ini, UKM Melati Sekar Langit berharap dapat menarik minat para mahasiswa baru yang memiliki bakat dan passion di bidang tari. Mereka mengundang seluruh mahasiswa yang ingin mengembangkan kemampuan menari, baik tradisional maupun modern, untuk bergabung dan menjadi bagian dari keluarga besar UKM ini.

“Kami ingin menjadi rumah bagi mereka yang mencintai seni tari. Di sini, setiap mahasiswa bisa menyalurkan bakatnya dan belajar dari berbagai genre tarian. Kami sangat berharap dapat melihat wajah-wajah baru yang bergabung dan bersama-sama memajukan seni tari di UNISMA,” ujar salah satu anggota UKM Melati Sekar Langit.

Penampilan ini tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga ajakan nyata bagi mahasiswa baru untuk aktif dalam kegiatan non-akademik dan mengembangkan potensi diri di luar kelas.


#UNISMA #OshikaMaba2025 #UKMMelatiSekarLangit #SeniTari #MahasiswaKreatif

Pewarta: NADYA MARSA SAUQI – Mahasiswa Pendidikan Agama Islam

Suasana Menyenangkan Warnai Pra-Oshika UNISMA 2025: Mahasiswa Baru Beri Kesan Positif

 


OSHIKA MABA — Pelaksanaan Pra-Oshika (Orientasi Studi dan Kehidupan Kampus) UNISMA 2025 yang digelar hari ini, Minggu, 21 September, menuai respons positif dari ribuan mahasiswa baru. Sejak hari pertama, kegiatan ini berhasil menciptakan suasana yang seru dan menyenangkan, jauh dari kesan kaku yang sering kali melekat pada acara orientasi.

Antusiasme ini salah satunya datang dari Naila, mahasiswi Prodi Manajemen dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Ia mengungkapkan pengalamannya dengan penuh semangat. “Kegiatannya seru banget. Saya tidak menyangka pra-Oshika akan seasyik ini,” ujarnya. Menurut Naila, suasana yang menyenangkan ini tak lepas dari peran serta para panitia. “Kakak-kakak panitianya ramah dan baik-baik. Mereka sangat membantu kami beradaptasi dan membuat kami lebih bersemangat mengikuti semua rangkaian acara,” tambahnya.

Hal serupa juga dirasakan oleh Fathoni, mahasiswa baru Prodi Hukum Keluarga Islam dari Fakultas Agama Islam. Fathoni menuturkan, interaksi yang positif dengan panitia membuat ia merasa nyaman dan disambut dengan hangat. “Pendampingan dari kakak panitia benar-benar terasa. Mereka tidak hanya mengarahkan, tetapi juga menjadi teman diskusi. Ini membuat kami, para mahasiswa baru, merasa lebih tenang dan termotivasi,” ungkapnya.

Kesan positif ini menjadi bukti bahwa UNISMA berhasil menciptakan lingkungan orientasi yang tidak hanya informatif, tetapi juga humanis dan ramah bagi mahasiswa baru. Pra-Oshika menjadi jembatan awal bagi para mahasiswa untuk mengenal lebih dalam lingkungan kampus, membangun relasi, dan mempersiapkan diri menghadapi kehidupan perkuliahan.

Dengan respons yang baik ini, diharapkan seluruh rangkaian kegiatan Oshika UNISMA 2025 yang akan berlangsung hingga 24 September mendatang dapat berjalan lancar dan memberikan pengalaman berkesan bagi seluruh mahasiswa baru.


#PraOshikaUNISMA2025 #UNISMA #MahasiswaBaru #GenerasiUNISMA

Pewarta: Naila Mufida – Mahasiswa Pendidikan Agama Islam

Sambutan Hangat Rektor UNISMA untuk Mahasiswa Baru Oshika 2025

 


OSHIKA MABA — Rektor Universitas Islam Malang (UNISMA), Prof. Drs. H. Junaidi, M.Pd., Ph.D., secara resmi menyambut kedatangan ribuan mahasiswa baru dalam acara Orientasi Studi dan Kehidupan Kampus (Oshika) pada hari Senin, 22 September 2025. Dengan suasana penuh kegembiraan, Rektor menyampaikan selamat datang kepada seluruh mahasiswa, baik dari dalam negeri maupun luar negeri, yang kini secara resmi menjadi bagian dari keluarga besar UNISMA.

Dalam sambutannya, Prof. Junaidi mengungkapkan rasa bangga dan gembira melihat antusiasme para mahasiswa baru. Beliau mengucapkan selamat datang kepada mahasiswa baru yang kini resmi menjadi bagian dari keluarga besar UNISMA. Tidak hanya menyapa mahasiswa dari berbagai penjuru Indonesia, tetapi juga secara khusus menyambut mahasiswa internasional yang turut berpartisipasi dalam Oshika Maba kali ini.

“Selamat datang di UNISMA, kampus perjuangan yang menjadi rumah baru bagi kalian semua. Hari ini, Anda semua adalah bagian dari keluarga besar UNISMA. Kami menyambut dengan tangan terbuka, baik mahasiswa dari Sabang sampai Merauke, maupun dari berbagai belahan dunia. Kehadiran kalian adalah sebuah kehormatan bagi kami dan menjadi bukti bahwa UNISMA terus menjadi pilihan utama bagi generasi muda yang ingin menggapai masa depan,” ujar Prof. Junaidi.

Beliau juga menekankan bahwa UNISMA berkomitmen untuk tidak hanya menghasilkan lulusan yang cerdas secara akademik, tetapi juga berkarakter dan berakhlak mulia. “Kami tidak hanya akan membekali kalian dengan ilmu pengetahuan, tetapi juga dengan nilai-nilai keislaman dan ke-Indonesiaan yang kuat. Di sini, kalian akan belajar untuk menjadi pemimpin yang berintegritas dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat,” tambahnya, menekankan komitmen UNISMA untuk menyediakan lingkungan akademik yang kondusif dan suportif

Sambutan ini disambut dengan tepuk tangan meriah dari seluruh peserta Oshika 2025. Suasana kehangatan dan kekeluargaan langsung terasa, memberikan semangat baru bagi para mahasiswa untuk memulai perjalanan akademis mereka di UNISMA.

Kegiatan Oshika Maba 2025 akan berlangsung hingga 24 September, diisi dengan berbagai materi dan kegiatan yang bertujuan untuk mempersiapkan mahasiswa baru dalam menjalani kehidupan kampus. Rektor berharap, para mahasiswa dapat memanfaatkan setiap momen ini dengan baik untuk beradaptasi, berinteraksi, dan menumbuhkan rasa bangga sebagai bagian dari UNISMA.


#UNISMA #OshikaMaba2025 #KampusPerjuangan #SelamatDatangMaba

Pewarta: Naila Mufida – Mahasiswa Pendidikan Agama Islam

Oshika Maba 2025: Akreditasi dan Nilai Ke-NU-an Jadi Daya Tarik Utama UNISMA

 


Malang, 22 September 2025 — Universitas Islam Malang (UNISMA) kembali menarik minat ribuan calon mahasiswa baru dalam kegiatan Orientasi Studi dan Kehidupan Kampus (Oshika Maba) 2025 yang sedang berlangsung. Daya tarik UNISMA tidak hanya terletak pada kualitas pendidikan, tetapi juga pada identitas keislaman yang kuat. Dua mahasiswa baru yang berbeda latar belakang memberikan pandangan yang merepresentasikan alasan umum para mahasiswa baru memilih UNISMA: akreditasi unggul dan nilai-nilai ke-NU-an yang kental.

Salah satu mahasiswa baru yang memiliki pandangan tersebut adalah Muhammad Afzal Arsyad, yang jauh-jauh datang dari Flores untuk menempuh studi di Prodi Teknik Mesin. Afzal menjelaskan bahwa faktor utama yang meyakinkannya adalah reputasi akademik UNISMA. “Sebelum mendaftar, saya mencari tahu tentang akreditasi berbagai universitas. Saya sangat terkesan dengan akreditasi unggul UNISMA. Bagi saya, ini adalah jaminan kualitas pendidikan yang akan saya terima, yang sangat penting untuk masa depan karier saya,” ungkap Afzal. Pilihan Afzal mencerminkan kepercayaan publik terhadap standar akademik tinggi yang dipegang oleh UNISMA.

Sementara itu, cerita berbeda datang dari Ulumuddin, mahasiswa baru Prodi Ilmu Hukum asal Madura. Ulumuddin mengungkapkan bahwa faktor spiritual dan keagamaan menjadi penentu keputusannya. “Sebagai seorang santri, saya mencari kampus yang tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga menjunjung tinggi nilai-nilai keislaman, khususnya yang sejalan dengan Nahdlatul Ulama. Di UNISMA, saya merasa menemukan rumah karena nilai-nilai ke-NU-an sangat kental dan diterapkan dalam berbagai aspek kehidupan kampus,” tuturnya. Pemilihan Ulumuddin menunjukkan bahwa UNISMA berhasil menjaga identitasnya sebagai kampus yang menjunjung tinggi nilai-nilai Aswaja (Ahlussunnah wal Jama’ah) An-Nahdliyah.

Wakil Rektor III UNISMA, Dr. H. Muhammad Yunus, S.Pd., M.Pd., selaku Ketua Steering Committee (SC) menyatakan bahwa keragaman alasan ini mencerminkan keberhasilan UNISMA dalam menjaga kualitas pendidikan sambil mempertahankan identitasnya. “Kami bangga bahwa UNISMA mampu menjadi pilihan bagi mahasiswa dari berbagai daerah dengan motivasi yang berbeda. Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas akademik dan, pada saat yang sama, memperkuat pendidikan karakter berbasis nilai-nilai Islam ahlussunnah wal jamaah,” kata Dr. Yunus.

Kisah Afzal dan Ulumuddin hanyalah dua dari ribuan cerita di balik terpilihnya UNISMA sebagai tempat menuntut ilmu. Keberagaman alasan ini semakin menguatkan posisi UNISMA sebagai institusi pendidikan tinggi yang inklusif dan berkualitas.


#UNISMA #OshikaMaba2025 #AkreditasiUnggul #NUNUSantara #MahasiswaBaru

Pewarta: NAILA MUFIDA – Mahasiswa Pendidikan Agama Islam

Kehangatan Tercipta, Mahasiswa Baru UNISMA Jalin Persahabatan di Oshika Maba 2025

 


Malang, 21 September 2025 — Hari pertama Orientasi Studi dan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (Oshika Maba) Universitas Islam Malang (UNISMA) tahun 2025 disambut dengan penuh semangat. Ribuan mahasiswa baru memadati area kampus, tetapi sorotan utama jatuh pada momen kebersamaan yang terjalin erat saat mereka berkumpul dalam kelompok-kelompok kecil pada sesi siang hari.

Suasana kampus yang sebelumnya diselimuti ketegangan kini berubah menjadi hangat. Para mahasiswa baru terlihat antusias duduk melingkar di berbagai sudut halaman, dari bawah pepohonan rindang hingga area taman yang hijau. Momen ini menjadi kesempatan emas bagi mereka untuk saling berkenalan lebih dekat, melampaui sapaan singkat di awal acara.

Berbagai cerita dan harapan masa depan di bangku kuliah pun mengalir dengan santai. Mereka berbagi pengalaman pribadi, latar belakang asal daerah, dan alasan memilih UNISMA sebagai tempat menuntut ilmu. Pertukaran cerita ini menjadi jembatan untuk membangun ikatan persahabatan yang diharapkan akan terus berlanjut hingga kelulusan.

Momen kebersamaan ini menegaskan kembali tujuan Oshika Maba sebagai pintu gerbang untuk beradaptasi, bukan hanya dengan lingkungan fisik kampus, melainkan juga dengan lingkungan sosial yang baru. Aktivitas berkelompok ini dirancang untuk memecah kebekuan dan membangun rasa kekeluargaan di antara mahasiswa baru.

Dengan semangat yang membara dan persahabatan yang mulai terjalin, mahasiswa baru UNISMA siap menjalani perjalanan akademis mereka. Kebersamaan yang tercipta hari ini menjadi fondasi kuat untuk masa depan yang gemilang di kampus yang dikenal sebagai “Kampus Perjuangan” ini.


#OshikaMaba2025 #UNISMA #MahasiswaBaru #Kebersamaan #JalinPersahabatan

Pewarta: ANGGITA OKTAVIA – Mahasiswa Pendidikan Agama Islam

Momen Kolaboratif di Oshika Maba 2025: Mahasiswa UNISMA dan UNIGA Berdiskusi tentang SDGs

 


Malang, 21 September 2025 — Pelaksanaan Orientasi Studi dan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (Oshika Maba) UNISMA tahun 2025 tidak hanya menjadi ajang pengenalan kampus, tetapi juga wadah untuk memperluas jejaring dan membangun kesadaran sosial. Pada hari pertama kegiatan, interaksi menarik terjadi ketika mahasiswa baru UNISMA berdiskusi dengan mahasiswa dari Universitas Gajayana (UNIGA) terkait isu-isu global.

Diskusi tersebut berpusat pada Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya peran vital mahasiswa dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Pertemuan informal yang penuh makna ini menunjukkan bahwa semangat kolaborasi antar-mahasiswa lintas kampus sangatlah kuat.

Dalam percakapan tersebut, mahasiswa UNIGA memaparkan perspektif mereka mengenai bagaimana setiap individu, terutama mahasiswa, memiliki tanggung jawab untuk berkontribusi pada pencapaian SDG. Mereka menyoroti pentingnya SDG 4: Pendidikan Berkualitas, menekankan bahwa mahasiswa tidak hanya berperan sebagai pembelajar, tetapi juga sebagai agen perubahan yang dapat mendorong akses dan mutu pendidikan yang lebih baik bagi semua kalangan.

Mahasiswa baru UNISMA menyambut baik diskusi ini dengan antusias, mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang relevan dan berbagi ide-ide tentang inisiatif yang bisa dilakukan di lingkungan kampus maupun masyarakat. Interaksi ini membuka wawasan baru, menunjukkan bahwa pembelajaran tidak hanya terbatas di ruang kelas, melainkan juga melalui dialog dan kolaborasi dengan pihak luar.

Kisah kolaborasi ini menjadi contoh nyata bahwa Oshika Maba UNISMA tidak hanya berfokus pada kegiatan internal, tetapi juga mendorong mahasiswa untuk aktif bersosialisasi dan berkontribusi pada isu-isu yang lebih luas. Hal ini sejalan dengan visi UNISMA untuk melahirkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki kepekaan sosial dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.


#UNISMA #OshikaMaba2025 #SDGs #KolaborasiMahasiswa #PendidikanBerkualitas

Pewarta: ANGGITA OKTAVIA – Mahasiswa Pendidikan Agama Islam

Kisah Inspiratif Martasya Dewi Anggraeni: Semangat Tak Pudar di Balik Ujian

 

Malang, 21 September 2025 — Pelaksanaan Orientasi Studi dan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (Oshika Maba) Universitas Islam Malang (UNISMA) tahun 2025 yang berlangsung sejak 21 September menyimpan banyak cerita inspiratif, salah satunya datang dari seorang mahasiswi penuh semangat bernama Martasya Dewi Anggraeni.

Mahasiswi dari Fakultas Ilmu Administrasi dengan Program Studi Administrasi Bisnis ini menunjukkan dedikasi luar biasa saat ia mengalami musibah dalam perjalanan menuju kampus. Pada hari pertama Oshika Maba, Martasya mengalami kecelakaan lalu lintas. Meskipun kejadian tersebut bisa menjadi alasan kuat baginya untuk tidak hadir, ia memilih untuk tetap melanjutkan perjalanan.

Setelah memastikan kondisinya stabil, dengan luka lecet di tangan kanannya, Martasya tidak menyerah. Ia tetap bertekad untuk datang ke UNISMA dan mengikuti seluruh rangkaian kegiatan Oshika Maba. Kehadirannya di tengah kondisi fisik yang tidak prima mencuri perhatian banyak pihak. Kisahnya menjadi bukti nyata dari komitmen dan tekad kuat seorang mahasiswa baru dalam memulai perjalanan akademiknya.

Ketua SC (Steering Committee), Dr. H. Muhammad Yunus, S.Pd., M.Pd. memberikan apresiasi mendalam terhadap semangat yang ditunjukkan oleh Martasya. “Semangat juang seperti inilah yang kami harapkan dari setiap mahasiswa UNISMA. Sikap Martasya mencerminkan mentalitas pantang menyerah dan dedikasi tinggi, nilai-nilai yang sangat dijunjung di kampus ini,” ujarnya.

Kisah Martasya Dewi Anggraeni menjadi pengingat bagi seluruh sivitas akademika UNISMA bahwa tantangan adalah bagian dari proses. Semangatnya bukan hanya menginspirasi sesama mahasiswa baru, tetapi juga seluruh elemen kampus untuk selalu berusaha mencapai tujuan meskipun dihadapkan pada berbagai rintangan.


#UNISMA #OshikaMaba2025 #MahasiswaInspiratif #SpiritOfUNISMA