Lustrum IX UNISMA Gaungkan Syiar Al-Qur’an, Ratusan Pelajar Ikuti MTQ Tingkat SLTA Se-Jawa Timur

Malang – Universitas Islam Malang (UNISMA) kembali meneguhkan komitmennya dalam membangun generasi Qurani melalui penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat SLTA se-Jawa Timur. Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian Lustrum IX UNISMA ini diikuti oleh 185 peserta dan tim dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Timur. MTQ diselenggarakan pada Sabtu, 1 Agustus 2026, mulai pukul 07.00 WIB hingga selesai.

Kegiatan dibuka secara resmi sekaligus ditutup oleh Rektor UNISMA, Prof. Drs. Junaidi, M.Pd., Ph.D. Pembukaan dan malam penganugerahan dilaksanakan di Hall KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur) sebagai pusat rangkaian kegiatan MTQ.

Dalam sambutannya, Rektor UNISMA menegaskan bahwa MTQ merupakan bagian dari ikhtiar universitas dalam membangun peradaban berbasis nilai-nilai Al-Qur’an. Menurutnya, perguruan tinggi Islam tidak hanya bertugas mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi, tetapi juga memiliki tanggung jawab membentuk generasi yang memiliki kecerdasan intelektual, kedalaman spiritual, dan kemuliaan akhlak. Melalui MTQ, UNISMA ingin terus menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap Al-Qur’an sekaligus melahirkan insan yang religius, unggul, inovatif, dan mampu memberikan kemanfaatan bagi masyarakat.

Penyelenggaraan MTQ menjadi salah satu agenda strategis dalam peringatan Lustrum IX UNISMA. Ajang ini tidak sekadar menjadi kompetisi membaca Al-Qur’an, tetapi juga menjadi media syiar Islam, pembinaan karakter, penguatan akhlak, serta pengembangan bakat dan potensi generasi muda. Sejalan dengan semangat Lustrum IX, kegiatan ini menjadi wujud komitmen UNISMA dalam memadukan keunggulan akademik dengan penguatan nilai-nilai keislaman.

Tahun ini, MTQ diselenggarakan untuk empat cabang lomba, yaitu Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) yang diikuti 40 peserta (23 putra dan 17 putri), Musabaqah Hifdzil Qur’an (MHQ) sebanyak 40 peserta (21 putra dan 19 putri), Musabaqah Khattil Qur’an (MKQ) sebanyak 39 peserta (20 putra dan 19 putri), serta Musabaqah Syarhil Qur’an (MSQ) yang diikuti 22 tim atau 66 peserta. Secara keseluruhan, kegiatan ini melibatkan 185 peserta dan tim.

Para peserta berasal dari berbagai daerah di Jawa Timur, meliputi Malang Raya dan Kota Batu, Pasuruan, Probolinggo, Kediri, Blitar, Tulungagung, Magetan, Ponorogo, Gresik, Lamongan, Jombang, Jember, Lumajang, Bondowoso, Trenggalek, hingga Pamekasan. Luasnya jangkauan peserta menunjukkan tingginya antusiasme pelajar sekaligus menjadi bukti meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap UNISMA sebagai penyelenggara kompetisi Al-Qur’an yang berkualitas.

Pelaksanaan lomba tersebar di sejumlah lokasi di lingkungan Kampus UNISMA. Cabang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) berlangsung di Gedung B7 KH. Wahab Hasbullah, Musabaqah Hifdzil Qur’an (MHQ) di Gedung B7 KH. Hasyim Asy’ari, Musabaqah Khattil Qur’an (MKQ) di Hall KH. Usman Mansur, sedangkan Musabaqah Syarhil Qur’an (MSQ) dilaksanakan di Hall KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur).

Keberhasilan penyelenggaraan MTQ Tingkat SLTA se-Jawa Timur ini juga tidak terlepas dari sinergi berbagai unsur di lingkungan UNISMA. Secara teknis, seluruh rangkaian kegiatan dikoordinasikan bersama mahasiswa yang tergabung dalam Unit Kreativitas Mahasiswa (UKM) Jamiyyatul Qurro’ wal Huffadz (JQH) UNISMA. Sebagai organisasi kemahasiswaan yang bergerak di bidang tilawah, tahfiz, khat, dan syiar Al-Qur’an, UKM JQH berperan aktif dalam mendukung persiapan, koordinasi teknis, pendampingan peserta, hingga pelaksanaan perlombaan. Keterlibatan mahasiswa ini mencerminkan kuatnya kolaborasi antara pimpinan universitas dan organisasi kemahasiswaan dalam menyelenggarakan kegiatan yang profesional sekaligus menjadi media kaderisasi, dakwah, dan pengabdian.

Ketua Panitia Lustrum IX UNISMA, Dr. Abdul Halim Fathani, S.Si., M.Pd., menyampaikan bahwa tingginya partisipasi peserta dari berbagai daerah di Jawa Timur menunjukkan besarnya antusiasme pelajar terhadap syiar Al-Qur’an sekaligus meningkatnya kepercayaan masyarakat kepada UNISMA sebagai penyelenggara MTQ tingkat SLTA.

“MTQ ini bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi merupakan bagian dari ikhtiar UNISMA untuk menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur’an kepada generasi muda. Kami ingin menghadirkan ruang bagi para pelajar untuk mengembangkan potensi terbaiknya dalam tilawah, tahfiz, khat, maupun syarhil Qur’an. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi sarana mempererat ukhuwah Islamiyah, memperkuat syiar Al-Qur’an, serta melahirkan generasi Qurani yang unggul dalam prestasi, mulia dalam akhlak, dan siap memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, bangsa, dan peradaban,” ujarnya.

Melalui penyelenggaraan MTQ Tingkat SLTA se-Jawa Timur ini, UNISMA tidak hanya menghadirkan ruang kompetisi, tetapi juga memperkuat ukhuwah Islamiyah serta menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur’an di kalangan generasi muda. Semangat berkompetisi yang berpijak pada nilai-nilai Al-Qur’an diharapkan mampu melahirkan generasi yang berilmu, berakhlak mulia, berprestasi, serta memiliki kepedulian untuk memberikan manfaat bagi sesama.

Sebagai bagian dari rangkaian Lustrum IX UNISMA, kegiatan ini semakin menegaskan peran UNISMA sebagai perguruan tinggi Islam yang unggul dalam pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni, sekaligus konsisten membangun karakter, spiritualitas, dan kepemimpinan generasi muda. Melalui syiar Al-Qur’an yang terus digelorakan, UNISMA berkomitmen melahirkan insan yang religius, inovatif, unggul, dan berdampak bagi Indonesia maupun dunia.