Mahasiswa PPLK FAI UNISMA Mulai Mengabdi di SMAN 4 Malang, Siap Terapkan AI dan Antikorupsi

MALANG — Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Islam Malang (UNISMA) resmi menerjunkan tim mahasiswanya untuk mengikuti program Praktik Pengalaman Lapangan Kependidikan (PPLK) di SMAN 4 Kota Malang pada Senin (3/8/2026). Momen ini menjadi langkah awal bagi para calon pendidik tersebut untuk menimba pengalaman mengajar secara langsung di lapangan.

Acara serah terima mahasiswa ini disambut hangat oleh jajaran pimpinan SMAN 4 Kota Malang. Hadir secara langsung Kepala Sekolah Hari Wahdjono, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum Amaliyah Sufa, serta Guru Pamong Muhammad Ilham Firmansyah, S.Pd. Dari pihak kampus, rombongan mahasiswa didampingi oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) FAI UNISMA, Moh. Muslim.

Tim PPLK yang ditugaskan di SMAN 4 Malang ini digawangi oleh Adib Ka’bil Mubarok sebagai ketua. Dalam menjalankan tugasnya, Adib dibantu oleh Mohamad Dzikra Maulana Putra (Sekretaris) dan Miranda Agustin (Bendahara). Susunan tim juga diperkuat oleh Najwa Durrotun Hasanah (Seksi Acara), Ahmad Sanjaya (Seksi Perlengkapan), serta Azizah Rohadatul Aisyah dan Auliya Khoirotul Masfufah (Seksi Publikasi, Dekorasi, dan Dokumentasi/PDD).

Harapan Adaptasi dan Kontribusi Inovatif

Kepala SMAN 4 Kota Malang, Hari Wahdjono, berpesan agar para mahasiswa bisa segera beradaptasi dan tidak sungkan untuk membaur sebagai bagian dari keluarga besar sekolah.

“Kami sangat terbuka. Harapannya, teman-teman mahasiswa tidak hanya belajar mengajar, tetapi juga bisa ikut berkembang dan berkontribusi aktif dalam berbagai program yang ada di sekolah, termasuk jika ada kegiatan riset atau pengembangan lainnya,” ungkap Hari.

Tantangan menarik juga datang dari Waka Kurikulum, Amaliyah Sufa. Ia menyoroti posisi SMAN 4 Kota Malang yang saat ini berstatus sebagai sekolah model dalam penerapan kurikulum modern. Sekolah ini tengah fokus menerapkan pembelajaran mendalam (deep learning), coding, kecerdasan sosial, hingga pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) di lingkungan kelas.

Oleh karena itu, Amaliyah meminta para mahasiswa PPLK untuk menyelaraskan ritme kerja mereka dengan inovasi sekolah. Tak hanya melek teknologi, mahasiswa juga diharapkan mampu mendukung insersi pendidikan antikorupsi ke dalam praktik pembelajaran sehari-hari.

Fokus Pembentukan Karakter Siswa

Sebagai calon guru berlatar belakang pendidikan agama Islam, peran tim PPLK juga sangat dinantikan dalam ranah pembentukan karakter moral siswa. Guru Pamong SMAN 4 Malang, Muhammad Ilham Firmansyah, mendorong mahasiswa untuk mengambil peran aktif dalam menciptakan pembiasaan-pembiasaan positif di sekolah.

Fokus utamanya adalah meningkatkan kesadaran dan tanggung jawab spiritual siswa, khususnya dalam kedisiplinan menjalankan ibadah. Ilham juga mewanti-wanti agar mahasiswa cepat menyesuaikan mental dari seorang pelajar menjadi seorang pendidik.

“Posisikan diri secara profesional sebagai pendidik. Dengan begitu, teman-teman mahasiswa bisa membangun kedekatan yang pas dengan siswa dan memberikan pengalaman belajar yang benar-benar optimal,” pesannya.

Penyerahan ini resmi menjadi titik start pelaksanaan PPLK FAI UNISMA di SMAN 4 Kota Malang. Lewat program ini, mahasiswa diharapkan dapat mematangkan kompetensi pedagogik, sosial, dan profesional mereka sebelum benar-benar terjun menjadi pahlawan tanpa tanda jasa di masa depan.

Pewarta: Mohammad Dzikra Maulana Putra