See Beyond, Shoot Beyond: Keseruan Ratusan Siswa SMAN 9 Malang Belajar Fotografi Bareng UKM Panorama

MALANG — Sebanyak 300 siswa-siswi kelas XI SMA Negeri 9 Kota Malang antusias mengikuti pelatihan fotografi bareng 16 mahasiswa dari Unit Kreativitas Mahasiswa (UKM) Panorama Photography, Senin (27/7/2026). Lewat program Kandidat Sarjana Mengabdi Ekuivalensi (KSM-E), para mahasiswa ini mengajak para pelajar untuk lebih intim mengenali dunia lensa lewat tema yang cukup catchy, yaitu “See Beyond, Shoot Beyond”.

Kehadiran dua kelompok mahasiswa ini disambut hangat oleh Ketua TP MPS SMAN 9 Malang, Bapak Panjilmo Putro, S.Si., M.Si. SMAN 9 Malang sendiri dipilih sebagai lokasi mengabdi bukan tanpa alasan; pihak sekolah dinilai sangat terbuka dan mendukung penuh aktivitas yang bisa mendongkrak minat serta kreativitas siswa di luar rutinitas belajar kelas akademik.

Bukan Sekadar Asal Jepret

Lantas, kenapa materi yang dipilih adalah fotografi? Bagi tim KSM-E UKM Panorama Photography, kamera kini sudah menjadi “teman” sehari-hari para pelajar. Sayangnya, memotret seringkali berujung pada dokumentasi tanpa makna.

Lewat tema “See Beyond, Shoot Beyond”, mahasiswa menantang para siswa untuk tidak sekadar memencet tombol shutter lalu selesai. Fotografi dijadikan medium untuk melatih kepekaan terhadap lingkungan sekitar. Siswa diajak untuk menangkap cerita, emosi, dan keindahan dari sebuah objek menggunakan sudut pandang yang out of the box.

Kupas Tuntas Teknis dan Komposisi

Biar tidak sekadar teori, kelas ini dibekali dengan dua materi fundamental yang padat daging. Pemateri pertama, Akhmad Alfin Mubarok, membedah urusan teknis pencahayaan dasar atau yang dikenal dengan Exposure Triangle—mulai dari cara kerja aperture, shutter speed, hingga ISO.

Setelah urusan cahaya beres, giliran Muhammad Iqbal Ihsani yang mengambil alih kelas untuk mengulik genre fotografi sekaligus membedah teknik komposisi. Iqbal membagikan trik seputar penempatan objek dan pemilihan angle tembakan agar visual yang dihasilkan tidak datar dan pesan dari foto tersebut bisa lebih “bernyawa”.

Praktik Langsung yang Cair dan Seru

Tentu saja, kelas fotografi tidak akan lengkap tanpa sesi hunting. Pada sesi praktik, ratusan siswa ini dilepas untuk bereksperimen langsung menggunakan kamera maupun gawai pintar masing-masing.

Suasana terasa sangat hidup dan komunikatif. Para siswa tampak antusias mengotak-atik setting kamera dan mencoba berbagai angle yang baru saja dipelajari untuk melihat bagaimana perubahan komposisi bisa mengubah hasil akhir sebuah foto secara drastis.

Secara keseluruhan, pelaksanaan KSM-E di SMAN 9 Malang ini sukses membuktikan bahwa fotografi bisa menjadi media pembelajaran yang seru sekaligus eksperimental. Harapannya, skill baru ini bisa terus dikembangkan oleh para siswa. Di sisi lain, momen ini menjadi ruang pembuktian bagi mahasiswa UKM Panorama Photography untuk turun langsung, berbagi ilmu, dan memberikan dampak nyata di lingkungan pendidikan.

Pewarta: Dwi Wididana Hidamaia