Mahasiswa Universitas Islam Malang (UNISMA) kembali mencatatkan prestasi gemilang di tingkat nasional. Melalui program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW), inovasi bernama Imunobayak Plus berhasil mengantarkan delegasi UNISMA lolos sebagai peserta dalam ajang Kewirausahaan Mahasiswa Indonesia (KMI) Expo XVII 2026 di Universitas Jenderal Soedirman (UNSOED), Purwokerto.
Apa Itu Inovasi Imunobayak Plus? Imunobayak Plus adalah produk milk replacer (susu pengganti) yang diformulasikan khusus dengan tambahan ekstrak herbal bawang Dayak dan kunyit. Produk ini dirancang untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh pada ternak muda, khususnya cempe (anak kambing) dan pedet (anak sapi).
Produk ini lahir dari riset mendalam serta evaluasi dari pengalaman bisnis tahap awal. Berdasarkan masukan para peternak lokal di kawasan Malang dan sekitarnya, tim mengembangkan Imunobayak Plus untuk memberikan solusi pakan yang sehat, terjangkau, dan mampu menekan angka kematian ternak akibat cuaca atau penyakit.
Siapa Sosok di Balik Tim Imunobayak Plus UNISMA? Kesuksesan produk inovatif pada kategori Manufaktur dan Teknologi Terapan (Tahap Bisnis Bertumbuh) ini tidak lepas dari kolaborasi lintas disiplin ilmu. Tim Imunobayak Plus diketuai oleh Musthofa dari Fakultas Ilmu Administrasi/Bisnis, dengan susunan anggota:
Ikhsan (Fakultas Peternakan)
Lutfi Nur Hakiki (Fakultas Ilmu Administrasi/Bisnis)
Naufal Dwi Oktavian (Fakultas Ilmu Administrasi/Bisnis)
Seluruh proses pengembangan ide, produksi, hingga strategi pemasaran didampingi secara intensif oleh Dosen Pembimbing Universitas Islam Malang, Dr. drh. Nurul Humaidah, M.Kes.
Mengapa KMI Expo 2026 Penting bagi Ekosistem Wirausaha Kampus? Ajang KMI Expo XVII yang diikuti oleh 287 perguruan tinggi seluruh Indonesia menjadi kawah candradimuka bagi wirausahawan muda. Keikutsertaan delegasi UNISMA ini membawa sejumlah dampak signifikan:
Validasi Pasar Skala Nasional: Produk buatan mahasiswa Kota Malang diuji langsung kelayakannya di hadapan audiens dan investor nasional.
Perluasan Jejaring (Networking): Membuka peluang kerja sama bisnis antar-mahasiswa, praktisi industri, dan akademisi dari berbagai daerah.
Komersialisasi Riset: Membuktikan bahwa riset akademik (kolaborasi ilmu administrasi bisnis dan peternakan) dapat bertransformasi menjadi produk nyata yang problem-solving bagi masyarakat luas.
Mari dukung terus karya-karya inovatif mahasiswa Universitas Islam Malang di ajang KMI Expo 2026, dan jadikan momentum ini sebagai inspirasi kemandirian wirausaha generasi muda!
MALANG — Universitas Islam Malang (UNISMA) kembali mempertegas komitmennya dalam menciptakan lingkungan perguruan tinggi yang aman, nyaman, dan bebas dari segala bentuk kekerasan. Komitmen ini diwujudkan secara nyata melalui penyelenggaraan sesi Edukasi Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi (PPKPT) dalam rangkaian Orientasi Studi dan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (OSHIKA MABA) 2026 di Sport Center dan Ballroom UNISMA, Senin (28/9/2026).
Sesi pembekalan esensial ini dipandu oleh akademisi UNISMA, Zhobi Mazhabi, Ph.D., dan ditujukan bagi seluruh mahasiswa baru sebagai fondasi awal sebelum memasuki kehidupan sosial perguruan tinggi. Melalui kegiatan ini, mahasiswa dibekali literasi komprehensif untuk mencegah potensi kekerasan, mengenali situasi berisiko, serta memahami prosedur pelaporan jika menemukan indikasi pelanggaran di lingkungan kampus Malang.
Dorong Mitigasi Seksual: Kampanye “Zero Korban, Zero Pelaku”
Hadir sebagai narasumber ahli, Bara Tri Susanto (Lovolog dan Founder Lovology Institute), menekankan urgensi kesadaran individu dalam melakukan mitigasi kejahatan seksual. Menurutnya, langkah pencegahan tidak boleh bersifat reaktif menunggu terjadinya kasus, melainkan harus proaktif melalui kemampuan mengenali risiko dan membangun budaya saling menghormati.
Dalam sesi tersebut, kampanye utama “Zero Korban, Zero Pelaku” digaungkan kepada ribuan mahasiswa baru. Pesan ini bertujuan menutup rapat ruang terjadinya kekerasan sekaligus membangun tanggung jawab kolektif. Mahasiswa diedukasi untuk memahami batasan dalam berinteraksi (personal boundaries), menghormati hak martabat setiap individu, dan tidak bersikap pasif (bystander effect) ketika melihat atau mengalami dugaan kekerasan.
Mengenal Peran Satgas PPKPT UNISMA
Untuk memastikan keamanan dan perlindungan mahasiswa terjamin secara kelembagaan, Ketua Satgas PPKPT UNISMA, Dr. Dwi Maryono, turut hadir memperkenalkan fungsi dan peran satuan tugas khusus ini.
Pengenalan Satgas PPKPT menjadi langkah strategis agar mahasiswa baru menyadari bahwa kampus menyediakan perlindungan resmi. Mahasiswa diyakinkan bahwa mereka tidak perlu menghadapi masalah sendirian; terdapat ruang aman dan mekanisme penanganan profesional yang siap mendampingi korban serta menindak tegas setiap bentuk kekerasan.
6 Poin Kunci Pencegahan Kekerasan di Kampus UNISMA
Sebagai ringkasan komitmen dan panduan praktis bagi mahasiswa baru, sesi edukasi PPKPT ini menghasilkan beberapa poin pedoman utama, yaitu:
Prioritas Mitigasi Edukatif: Mencegah kekerasan sebelum terjadi melalui pemahaman mendalam dan mitigasi risiko.
Komitmen Bersama: Mewujudkan budaya kampus “Zero Korban, Zero Pelaku”.
Kepekaan Situasional: Mahasiswa mampu mengenali berbagai situasi dan perilaku menyimpang yang berpotensi mengarah pada tindakan kekerasan.
Penghormatan Martabat: Memahami serta mematuhi batasan privasi, hak, dan martabat individu lain dalam pergaulan kampus.
Prinsip Intervensi Aktif: Tidak menjadi pelaku kekerasan dan tidak membiarkan kekerasan terjadi di depan mata.
Keberanian Melapor: Berani mencari bantuan dan melaporkan setiap dugaan tindak kekerasan melalui mekanisme Satgas PPKPT UNISMA yang tersedia.
Pembekalan PPKPT ini membuktikan bahwa OSHIKA MABA 2026 bukan sekadar ajang pengenalan akademik dan tata letak fasilitas kampus, melainkan ruang pembentukan karakter dan budaya interaksi yang sehat. Bagi mahasiswa baru yang tengah memasuki fase kehidupan sosial yang lebih luas, kesadaran ini menjadi perisai penting pelindung diri.
Langkah edukatif ini juga selaras dengan implementasi tema besar OSHIKA MABA 2026, yakni “UNISMA Anfa’ for The World”. Semangat Anfa’ (Bermanfaat) membuktikan bahwa wujud kontribusi mahasiswa tidak hanya diukur dari penguasaan ilmu maupun deretan prestasi, tetapi juga dari kepedulian yang tulus dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang bermartabat, aman, dan saling menghormati di Universitas Islam Malang.
MALANG — Universitas Islam Malang (UNISMA) secara resmi membuka perhelatan akbar Orientasi Studi dan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (OSHIKA MABA) 2026 pada Senin (28/9/2026). Mengusung tema besar “UNISMA Anfa’ for The World”, kegiatan ini menjadi momentum penyambutan sekaligus gerbang awal pengenalan kehidupan akademik dan dinamika kemahasiswaan bagi para mahasiswa baru di kampus kebanggaan Malang.
Rangkaian acara pembukaan ini dipusatkan di Sport Center dan Ballroom UNISMA, dihadiri oleh ribuan mahasiswa baru dari berbagai program studi yang siap memulai perjalanan akademik mereka.
Simbolisasi Langkah Awal: Pelepasan 9 Merpati dan Kirab Drum Band
Kemeriahan pembukaan OSHIKA MABA UNISMA 2026 telah terasa sejak pukul 07.00 WIB di halaman depan Gedung B UNISMA. Kegiatan diawali dengan prosesi sakral pelepasan sembilan ekor burung merpati ke udara.
Prosesi simbolis ini disaksikan langsung oleh jajaran pimpinan, meliputi Rektor, Wakil Rektor, Pembina, Pengawas, Pengurus Yayasan, para Dekan, Kepala Biro, Kepala Lembaga, Kepala Unit, hingga Presiden Mahasiswa. Pelepasan sembilan merpati ini melambangkan harapan, kebebasan berkembang, dan semangat awal perjalanan mahasiswa baru dalam menggali potensi terbaik mereka di UNISMA.
Usai prosesi tersebut, semarak penyambutan dilanjutkan dengan pergerakan mahasiswa baru menuju Sport Center dan Ballroom UNISMA yang diiringi oleh gegap gempita penampilan grup drum band.
Wujudkan Nilai “UNISMA Anfa’ for The World” Melalui Proyek SDGs
Tema “UNISMA Anfa’ for The World” bukan sekadar slogan, melainkan pesan filosofis yang menjiwai seluruh penyelenggaraan OSHIKA MABA 2026. Mahasiswa baru ditanamkan visi bahwa ilmu, potensi, dan pengalaman yang mereka asah di kampus harus bermuara pada kemanfaatan nyata bagi masyarakat, bangsa, dan dunia global.
Visi tersebut langsung diwujudkan melalui aksi nyata dalam rangkaian kegiatan. Mahasiswa baru diajak untuk peduli pada isu-isu global melalui Pengayaan Literasi Sustainable Development Goals (SDGs) dengan format proyek desain poster.
Sistem Proyek: Setiap kelompok mahasiswa ditantang untuk membuat tiga karya poster inovatif berdasarkan tema SDGs yang telah ditentukan.
Pengenalan Kampus (Mobile Learning): Proses pengerjaan poster disebar di 43 titik lokasi strategis di area kampus. Hal ini memungkinkan mahasiswa baru mengerjakan tugas sekaligus mengeksplorasi fasilitas kampus UNISMA.
Pameran Karya: Karya poster SDGs tersebut kemudian dipamerkan (display) di sepanjang lorong depan Gedung B UNISMA, mengubah tugas orientasi menjadi media kampanye pembangunan berkelanjutan yang mengedukasi seluruh warga kampus.
Eksplorasi Potensi Diri Lewat UKM-Show 2026
Selain penguatan akademik, OSHIKA MABA 2026 juga membuka wawasan mahasiswa baru tentang pentingnya keseimbangan antara hard skill dan soft skill. Hal ini diwujudkan melalui UKM-Show Universitas Islam Malang 2026.
Sebanyak 20 Unit Kreativitas Mahasiswa (UKM) unjuk gigi menampilkan berbagai aktivitas unggulan, mulai dari bidang:
Seni dan Budaya
Pendalaman Keislaman
Olahraga dan Kemanusiaan
Kewirausahaan dan Kepemimpinan
Lingkungan hidup dan Bahasa Asing
Kreativitas dan Inovasi Ilmiah
Penampilan ke-20 UKM ini menjadi stimulus bagi mahasiswa baru untuk mengenali potensi diri mereka, menegaskan bahwa UNISMA menyediakan ruang yang sangat luas untuk belajar, bertumbuh, dan berkarya di luar ruang kelas.
Melalui pembukaan OSHIKA MABA 2026 ini, UNISMA tidak hanya sekadar menyambut keluarga baru, tetapi juga sedang mencetak generasi yang memiliki orientasi nilai tinggi: bahwa ilmu yang didapat harus menjadi cahaya yang memberi manfaat luas bagi semesta.
https://kemahasiswaan.unisma.ac.id/wp-content/uploads/2026/09/Gemini_Generated_Image_3by5r63by5r63by5.jpg10751911Administratorhttps://kemahasiswaan.unisma.ac.id/wp-content/uploads/2024/09/Logo-2-1.pngAdministrator2026-09-29 10:52:002026-09-30 10:10:03Pembukaan OSHIKA MABA UNISMA 2026 Teguhkan Semangat “UNISMA Anfa’ for The World”
MALANG — Rangkaian Orientasi Studi dan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (OSHIKA MABA) Universitas Islam Malang (UNISMA) tahun 2026 resmi dimulai dengan penuh suka cita. Sebagai penanda awal perjalanan, sebanyak sembilan burung merpati dilepaskan ke udara di halaman depan Gedung B UNISMA pada Senin, 28 September 2026, tepat pukul 07.00 WIB.
Prosesi pelepasan merpati ini bukan sekadar seremoni, melainkan simbol kuat dimulainya perjalanan akademik mahasiswa baru sebagai bagian dari keluarga besar Universitas Islam Malang.
Simbolisme Pelepasan Merpati dan Hadirin Kehormatan
Sembilan burung merpati yang dilepaskan secara serentak ke udara mengusung filosofi dan makna mendalam. Prosesi ini dimaknai sebagai simbol:
Semangat yang tinggi untuk menuntut ilmu.
Kebebasan untuk berkembang tanpa batas.
Keberanian melangkah di lingkungan baru.
Harapan cerah bagi mahasiswa baru dalam menempuh pendidikan sarjana di UNISMA Malang.
Momen bersejarah ini disaksikan langsung oleh ribuan mahasiswa baru beserta jajaran pimpinan tertinggi dan sivitas akademika kampus. Turut hadir memeriahkan prosesi ini di antaranya:
Rektor dan Wakil Rektor UNISMA
Dewan Pembina, Pengawas, dan Pengurus Yayasan
Para Dekan Fakultas
Kepala Biro, Kepala Lembaga, dan Kepala Unit
Presiden Mahasiswa UNISMA
Kirab Drum Band Menuju Sport Center UNISMA
Usai prosesi pelepasan di halaman Gedung B, kemeriahan belum usai. Rombongan mahasiswa baru kemudian diarahkan bergerak bersama menuju lokasi utama pembukaan OSHIKA MABA 2026 yang bertempat di Sport Center dan Ballroom UNISMA.
Perpindahan lokasi ini berlangsung dalam suasana yang sangat semarak. Langkah para mahasiswa baru diiringi oleh alunan musik dari grup drum band kebanggaan kampus, menciptakan arak-arakan penyambutan yang meriah dan membangkitkan rasa bangga.
Arak-arakan ini dirancang secara khusus untuk memberikan pengalaman ruang spasial kampus bagi mahasiswa. Bergerak bersama mengikuti irama drum band menggambarkan kekompakan dan harmoni langkah mahasiswa baru memasuki kehidupan kampus.
Memulai Perjalanan di Keluarga Besar UNISMA
Setibanya di Sport Center dan Ballroom UNISMA, mahasiswa baru langsung mengikuti rangkaian sidang terbuka dan pembukaan resmi OSHIKA MABA 2026. Kegiatan di gedung pusat olahraga dan serbaguna ini menjadi momentum peresmian dimulainya masa pengenalan studi dan kehidupan akademik.
Secara keseluruhan, rangkaian acara yang memadukan pelepasan merpati dan arak-arakan ini dirancang sebagai satu kesatuan pengalaman emosional. Merpati menjadi simbol awal yang melesat tinggi, sementara langkah bersama menuju Sport Center adalah wujud nyata perjalanan kolaboratif mahasiswa.
Melalui kemeriahan pembukaan OSHIKA MABA 2026 ini, mahasiswa baru diajak bersiap untuk terbang melesat, mengembangkan seluruh potensi diri, membangun jejaring pengalaman, dan mengambil peran aktif di tengah kehidupan kampus Universitas Islam Malang.
MALANG — Universitas Islam Malang (UNISMA) menghadirkan terobosan aktivitas kreatif dalam rangkaian OSHIKA MABA 2026 untuk memperkuat literasi mahasiswa baru terhadap isu-isu Sustainable Development Goals (SDGs). Pada 27 September 2026, para mahasiswa baru mengikuti proyek pembuatan karya desain poster SDGs yang sekaligus menjadi bagian dari aktivitas interaktif mengenal lingkungan kampus di Malang.
Kegiatan strategis ini dirancang agar mahasiswa baru tidak sekadar menerima teori tentang pembangunan berkelanjutan, tetapi juga mampu mengolahnya menjadi gagasan visual yang berdampak. Melalui proyek kreatif ini, mahasiswa diajak mendalami berbagai isu global sekaligus belajar menyampaikan pesan secara komunikatif.
Untuk mengoptimalkan kolaborasi dan pengenalan kampus, kegiatan ini dikemas dengan sistem berikut:
Sistem Penugasan Tema: Setiap satu kelompok mahasiswa mendapatkan tiga tema SDGs berbeda untuk diwujudkan ke dalam tiga karya desain poster.
Kriteria Penilaian Karya: Setiap karya dikembangkan dengan mempertimbangkan ketepatan informasi SDGs, kreativitas desain, daya tarik ilustrasi, dan kemudahan penyampaian pesan.
Lokasi Pengerjaan Kreatif: Proses pembuatan poster disebar di 43 titik lokasi di area kampus UNISMA Malang. Pembagian ini mengubah proses pengerjaan tugas menjadi tur pengenalan lingkungan kampus secara mandiri.
Mahasiswa bergerak bersama kelompoknya menuju lokasi-lokasi yang telah ditentukan. Mereka tidak hanya fokus berdiskusi merampungkan desain, tetapi juga berkesempatan mengeksplorasi berbagai area, gedung, fasilitas, dan ruang aktivitas kemahasiswaan di lingkungan Universitas Islam Malang. Konsep mobile learning ini menjadikan kampus sebagai laboratorium ruang belajar yang nyata; mengamati, berdiskusi, dan berkolaborasi secara langsung.
Pameran Karya di Lorong Gedung B UNISMA
Setelah proses perancangan visual selesai, seluruh produk karya desain poster SDGs dikumpulkan dan dipamerkan (display) di sepanjang lorong depan Gedung B UNISMA. Deretan karya kreatif tersebut bertransformasi menjadi ruang pameran edukatif sederhana yang memperlihatkan keragaman gagasan mahasiswa baru mengenai masa depan berkelanjutan.
Langkah pameran ini memastikan bahwa hasil proyek tidak berhenti sekadar sebagai tugas orientasi. Karya para mahasiswa baru dapat dinikmati oleh seluruh sivitas akademika sekaligus menjadi media kampanye penyebarluasan pesan pembangunan berkelanjutan di lingkungan UNISMA.
Secara keseluruhan, proyek inovatif pada OSHIKA MABA 2026 ini melatih keterampilan esensial abad 21: kolaborasi, literasi informasi, kreativitas, dan komunikasi visual. Proses ini menjadi pengalaman akademik pertama yang membuktikan bahwa ruang perkuliahan di Universitas Islam Malang bukan sekadar tempat menimba ilmu, melainkan ruang produktif untuk berkarya dan menyuarakan gagasan positif bagi masyarakat.
MALANG — Rangkaian orientasi OSHIKA MABA 2026 Universitas Islam Malang (UNISMA) tidak hanya menjadi momentum bagi mahasiswa baru untuk beradaptasi dengan lingkungan akademik, tetapi juga menjadi ruang eksplorasi untuk mengenal lebih dekat dinamika kehidupan kemahasiswaan di kampus Malang. Salah satu agenda yang paling dinanti adalah UKM-Show OSHIKA MABA UNISMA 2026 yang menghadirkan unjuk bakat dari 20 Unit Kreativitas Mahasiswa (UKM).
Mengusung semangat besar “Jelajahi 20 Semesta Kreativitas”, UKM-Show menjadi panggung interaktif bagi mahasiswa untuk memperkenalkan beragam potensi, aktivitas, dan kreativitas unggulan yang berkembang subur di lingkungan UNISMA Malang.
Melalui perhelatan ini, mahasiswa baru diajak melihat secara langsung bahwa kehidupan perguruan tinggi tidak semata-mata berlangsung di balik meja ruang kelas. Mahasiswa memiliki peluang besar untuk mengisi masa kuliah dengan berbagai aktivitas pengembangan minat, bakat, kepemimpinan organisasi, hingga kreativitas tanpa batas.
Daftar 20 Unit Kreativitas Mahasiswa (UKM) di UNISMA Malang
Sebagai referensi pengembangan diri bagi mahasiswa baru, berikut adalah 20 UKM UNISMA yang diperkenalkan secara atraktif dalam UKM-Show 2026:
UKM Seni Islami (SI)
UKM Jam’iyyatul Qurro’ Wal Huffadz (JQH)
UKM Mahasiswa Ahli Thoriqoh An-Nahdliyah (MATAN)
UKM Ikatan Pencak Silat NU “Pagar Nusa”
UKM Panorama Photography
UKM Paduan Suara Mahasiswa “Bunga Almamater” (PSM-BA)
UKM Korps Suka Rela Palang Merah Indonesia (KSR-PMI)
UKM Koperasi Mahasiswa (KOPMA) “Ilham Ramadhan”
UKM Pramuka Gudep 04361–04362
UKM Olahraga
UKM Musik Gaung 193
UKM Komunitas Teater
UKM Pecinta Alam “Ranti Pager Aji” (RPA)
UKM Seni Tari “Melati Sekar Langit”
UKM Cinta Tanah Air
UKM Korps Protokoler Mahasiswa
UKM Kewirausahaan “Golden Preneur”
UKM Resimen Mahasiswa
UKM Kreativitas dan Inovasi Ilmiah “Kreasi”
UKM Global Language Community (GLC)
Keragaman 20 UKM tersebut memperlihatkan betapa luasnya ruang pengembangan diri yang difasilitasi oleh Universitas Islam Malang. Terdapat wadah untuk mengembangkan seni dan budaya, pendalaman keislaman, prestasi olahraga, kemampuan kepemimpinan, aksi kemanusiaan, insting kewirausahaan, pelestarian lingkungan, penguasaan bahasa asing, inovasi karya ilmiah, hingga wujud kecintaan terhadap tanah air.
Melalui penampilan langsung di hadapan ribuan mahasiswa baru, masing-masing UKM sukses menunjukkan karakter dan potensi terbaik yang dimilikinya. Penampilan visual dan panggung tersebut sekaligus menjadi bentuk promosi yang lebih dekat, komunikatif, dan atraktif. Harapannya, mahasiswa baru dapat memperoleh gambaran konkret mengenai ragam aktivitas positif yang dapat mereka ikuti selama menempuh pendidikan sarjana.
UKM-Show OSHIKA MABA UNISMA 2026 juga menjadi titik tolak bagi mahasiswa baru untuk mulai menentukan pilihan organisasi berdasarkan minat dan potensinya. Mereka tidak sekadar disuguhkan daftar organisasi, tetapi juga menyaksikan langsung rekam jejak karya dari mahasiswa senior yang telah lebih dahulu berproses melalui UKM.
Kegiatan UKM-Show ini membuktikan perannya bukan sekadar sesi hiburan pelengkap dalam rangkaian OSHIKA MABA 2026. Acara ini merupakan fondasi awal pengenalan kehidupan kemahasiswaan, sekaligus undangan terbuka bagi setiap mahasiswa baru untuk memaksimalkan masa kuliah di UNISMA Malang sebagai ruang tanpa batas untuk belajar, berkolaborasi, dan mengembangkan potensi diri secara maksimal.
https://kemahasiswaan.unisma.ac.id/wp-content/uploads/2026/09/WhatsApp-Image-2026-09-28-at-06.08.40.jpeg6121080Administratorhttps://kemahasiswaan.unisma.ac.id/wp-content/uploads/2024/09/Logo-2-1.pngAdministrator2026-09-27 00:12:002026-09-28 11:20:46Kenalkan Talenta Mahasiswa, 20 UKM UNISMA Tampil dalam UKM-Show OSHIKA MABA 2026
MALANG — Suasana penyambutan mahasiswa baru mulai terasa hangat di lingkungan Universitas Islam Malang (UNISMA). Menjelang pelaksanaan orientasi OSHIKA MABA UNISMA 2026, berbagai ornamen dan dekorasi penyambutan telah disiapkan secara matang di area kampus Malang untuk menyambut kedatangan mahasiswa baru.
Salah satu ikon yang paling menarik perhatian adalah gerbang penyambutan OSHIKA MABA 2026 yang terpasang di salah satu akses masuk utama lingkungan kampus. Gerbang tersebut menampilkan tulisan “Selamat Datang OSHIKA MABA Universitas Islam Malang 2026”, lengkap dengan identitas dan karakter visual khas orientasi mahasiswa baru UNISMA.
Dekorasi bernuansa hijau dan putih tersebut juga menghadirkan karakter maskot yang memberikan kesan ramah, ceria, dan dekat dengan mahasiswa baru. Di bagian sisi gerbang turut ditampilkan tagline kebanggaan “UNISMA Anfa for The World”, yang memperkuat identitas dan semangat kontribusi global dari Universitas Islam Malang.
Kehadiran gerbang penyambutan ini menjadi bagian integral dari suasana awal OSHIKA MABA 2026. Bagi mahasiswa baru, gerbang tersebut bukan sekadar dekorasi fisik, tetapi menjadi penanda dimulainya perjalanan akademik baru sebagai bagian dari keluarga besar Universitas Islam Malang.
Sebagai informasi, kegiatan OSHIKA MABA 2026 dijadwalkan berlangsung pada tanggal 27–30 September 2026. Melalui rangkaian kegiatan orientasi tersebut, mahasiswa baru akan mulai mengenal lingkungan kampus di Malang, kehidupan akademik, budaya universitas, serta berbagai aktivitas kemahasiswaan yang menjadi bagian dari kehidupan mereka selama menempuh pendidikan di UNISMA.
Penyambutan yang hangat ini diharapkan menjadi langkah awal yang positif bagi mahasiswa baru untuk mengenal, beradaptasi, bertumbuh, dan mengambil peran aktif dalam kehidupan kampus UNISMA Malang.
MALANG — Universitas Islam Malang (UNISMA) terus berupaya memperkuat sinergi pendidikan dengan berbagai institusi sekolah di Malang Raya. Langkah nyata ini diwujudkan lewat penyerahan mahasiswa program Praktik Pengalaman Lapangan Kependidikan (PPLK) ke SMK Negeri 8 Malang pada Senin (03/08).
Prosesi serah terima mahasiswa ini didampingi langsung oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), M. Nafi’u Akbar, M.Pd.I. Kehadiran perwakilan kampus hijau tersebut disambut hangat oleh Kepala SMKN 8 Malang, Drs. Suryanto, M.Pd., didampingi Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Yustiana Amita Utama, S.ST., M.Kom., serta staf kurikulum, Susi Lailatul Rodhiyah, S.Si., Gr.
Pada periode ini, UNISMA menerjunkan tujuh mahasiswa pilihan dari Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) ke sekolah yang berlokasi di Jl. Teluk Pacitan No.54, Arjosari tersebut. Tim PPLK ini dinahkodai oleh Ahmad Rizal sebagai koordinator, dibantu oleh Ita Mutomima (Sekretaris) dan Rury Andini (Bendahara). Untuk memaksimalkan program kerja, tim juga membagi tugas spesifik; Rizky Akas dan Kurnia Syahna fokus di Bidang Akademik, sementara urusan Humas dan PDD (Publikasi, Dekorasi, Dokumentasi) dikelola oleh Rezha Sabda Ahmada dan Naela Zakiyatul Faizah.
Terjun langsung ke lapangan, mahasiswa PPLK mengusung tema besar yang cukup menggugah, yakni “Belajar, Berkarya, Berdampak”. Tema ini tidak sekadar menjadi jargon, melainkan penanda dimulainya praktik mengajar sekaligus bentuk pengabdian nyata mereka kepada lembaga kependidikan.
Dalam momen penyerahan tersebut, Kepala SMKN 8 Malang, Drs. Suryanto, M.Pd., memberikan suntikan motivasi kepada para calon guru ini. Ia mendorong agar para mahasiswa tidak ragu untuk berkontribusi secara langsung dalam berbagai kegiatan di lingkungan sekolah.
“Pengalaman berorganisasi dan berkomunitas yang kalian jalani saat ini akan memberikan pengaruh positif dan bekal berharga ketika kalian kelak resmi menjadi seorang pendidik,” pesannya.
Melalui program PPLK ini, UNISMA dan SMKN 8 Malang berharap jalinan sinergi pendidikan antarkedua lembaga akan semakin solid. Di sisi lain, para mahasiswa juga dituntut untuk bisa membuktikan teori yang selama ini dipelajari di bangku perkuliahan ke dalam kelas sesungguhnya. Masa PPLK ini menjadi kawah candradimuka bagi mereka untuk mengasah sikap profesional, keluwesan berkomunikasi, serta kemampuan beradaptasi di lingkungan pendidikan yang dinamis.
Pewarta: Ita Mutomima
https://kemahasiswaan.unisma.ac.id/wp-content/uploads/2026/08/WhatsApp-Image-2026-08-04-at-07.55.27-Ita-Mutomima.jpeg12001600Administratorhttps://kemahasiswaan.unisma.ac.id/wp-content/uploads/2024/09/Logo-2-1.pngAdministrator2026-08-09 09:57:332026-08-19 10:00:05“Belajar, Berkarya, Berdampak”, Mahasiswa PAI UNISMA Resmi Mulai PPLK di SMKN 8 Malang
MALANG — Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Islam Malang (UNISMA) resmi menerjunkan tim mahasiswanya untuk mengikuti program Praktik Pengalaman Lapangan Kependidikan (PPLK) di SMAN 4 Kota Malang pada Senin (3/8/2026). Momen ini menjadi langkah awal bagi para calon pendidik tersebut untuk menimba pengalaman mengajar secara langsung di lapangan.
Acara serah terima mahasiswa ini disambut hangat oleh jajaran pimpinan SMAN 4 Kota Malang. Hadir secara langsung Kepala Sekolah Hari Wahdjono, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum Amaliyah Sufa, serta Guru Pamong Muhammad Ilham Firmansyah, S.Pd. Dari pihak kampus, rombongan mahasiswa didampingi oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) FAI UNISMA, Moh. Muslim.
Tim PPLK yang ditugaskan di SMAN 4 Malang ini digawangi oleh Adib Ka’bil Mubarok sebagai ketua. Dalam menjalankan tugasnya, Adib dibantu oleh Mohamad Dzikra Maulana Putra (Sekretaris) dan Miranda Agustin (Bendahara). Susunan tim juga diperkuat oleh Najwa Durrotun Hasanah (Seksi Acara), Ahmad Sanjaya (Seksi Perlengkapan), serta Azizah Rohadatul Aisyah dan Auliya Khoirotul Masfufah (Seksi Publikasi, Dekorasi, dan Dokumentasi/PDD).
Harapan Adaptasi dan Kontribusi Inovatif
Kepala SMAN 4 Kota Malang, Hari Wahdjono, berpesan agar para mahasiswa bisa segera beradaptasi dan tidak sungkan untuk membaur sebagai bagian dari keluarga besar sekolah.
“Kami sangat terbuka. Harapannya, teman-teman mahasiswa tidak hanya belajar mengajar, tetapi juga bisa ikut berkembang dan berkontribusi aktif dalam berbagai program yang ada di sekolah, termasuk jika ada kegiatan riset atau pengembangan lainnya,” ungkap Hari.
Tantangan menarik juga datang dari Waka Kurikulum, Amaliyah Sufa. Ia menyoroti posisi SMAN 4 Kota Malang yang saat ini berstatus sebagai sekolah model dalam penerapan kurikulum modern. Sekolah ini tengah fokus menerapkan pembelajaran mendalam (deep learning), coding, kecerdasan sosial, hingga pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) di lingkungan kelas.
Oleh karena itu, Amaliyah meminta para mahasiswa PPLK untuk menyelaraskan ritme kerja mereka dengan inovasi sekolah. Tak hanya melek teknologi, mahasiswa juga diharapkan mampu mendukung insersi pendidikan antikorupsi ke dalam praktik pembelajaran sehari-hari.
Fokus Pembentukan Karakter Siswa
Sebagai calon guru berlatar belakang pendidikan agama Islam, peran tim PPLK juga sangat dinantikan dalam ranah pembentukan karakter moral siswa. Guru Pamong SMAN 4 Malang, Muhammad Ilham Firmansyah, mendorong mahasiswa untuk mengambil peran aktif dalam menciptakan pembiasaan-pembiasaan positif di sekolah.
Fokus utamanya adalah meningkatkan kesadaran dan tanggung jawab spiritual siswa, khususnya dalam kedisiplinan menjalankan ibadah. Ilham juga mewanti-wanti agar mahasiswa cepat menyesuaikan mental dari seorang pelajar menjadi seorang pendidik.
“Posisikan diri secara profesional sebagai pendidik. Dengan begitu, teman-teman mahasiswa bisa membangun kedekatan yang pas dengan siswa dan memberikan pengalaman belajar yang benar-benar optimal,” pesannya.
Penyerahan ini resmi menjadi titik start pelaksanaan PPLK FAI UNISMA di SMAN 4 Kota Malang. Lewat program ini, mahasiswa diharapkan dapat mematangkan kompetensi pedagogik, sosial, dan profesional mereka sebelum benar-benar terjun menjadi pahlawan tanpa tanda jasa di masa depan.
Pewarta: Mohammad Dzikra Maulana Putra
https://kemahasiswaan.unisma.ac.id/wp-content/uploads/2026/08/11zon_IMG_1558.HEIC-Mohammad-Dzikra-Maulana-Putra_11zon-scaled.jpeg25601920Administratorhttps://kemahasiswaan.unisma.ac.id/wp-content/uploads/2024/09/Logo-2-1.pngAdministrator2026-08-09 09:31:112026-08-19 09:56:06Mahasiswa PPLK FAI UNISMA Mulai Mengabdi di SMAN 4 Malang, Siap Terapkan AI dan Antikorupsi
Malang – Universitas Islam Malang (UNISMA) kembali meneguhkan komitmennya dalam membangun generasi Qurani melalui penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat SLTA se-Jawa Timur. Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian Lustrum IX UNISMA ini diikuti oleh 185 peserta dan tim dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Timur. MTQ diselenggarakan pada Sabtu, 1 Agustus 2026, mulai pukul 07.00 WIB hingga selesai.
Kegiatan dibuka secara resmi sekaligus ditutup oleh Rektor UNISMA, Prof. Drs. Junaidi, M.Pd., Ph.D. Pembukaan dan malam penganugerahan dilaksanakan di Hall KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur) sebagai pusat rangkaian kegiatan MTQ.
Dalam sambutannya, Rektor UNISMA menegaskan bahwa MTQ merupakan bagian dari ikhtiar universitas dalam membangun peradaban berbasis nilai-nilai Al-Qur’an. Menurutnya, perguruan tinggi Islam tidak hanya bertugas mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi, tetapi juga memiliki tanggung jawab membentuk generasi yang memiliki kecerdasan intelektual, kedalaman spiritual, dan kemuliaan akhlak. Melalui MTQ, UNISMA ingin terus menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap Al-Qur’an sekaligus melahirkan insan yang religius, unggul, inovatif, dan mampu memberikan kemanfaatan bagi masyarakat.
Penyelenggaraan MTQ menjadi salah satu agenda strategis dalam peringatan Lustrum IX UNISMA. Ajang ini tidak sekadar menjadi kompetisi membaca Al-Qur’an, tetapi juga menjadi media syiar Islam, pembinaan karakter, penguatan akhlak, serta pengembangan bakat dan potensi generasi muda. Sejalan dengan semangat Lustrum IX, kegiatan ini menjadi wujud komitmen UNISMA dalam memadukan keunggulan akademik dengan penguatan nilai-nilai keislaman.
Tahun ini, MTQ diselenggarakan untuk empat cabang lomba, yaitu Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) yang diikuti 40 peserta (23 putra dan 17 putri), Musabaqah Hifdzil Qur’an (MHQ) sebanyak 40 peserta (21 putra dan 19 putri), Musabaqah Khattil Qur’an (MKQ) sebanyak 39 peserta (20 putra dan 19 putri), serta Musabaqah Syarhil Qur’an (MSQ) yang diikuti 22 tim atau 66 peserta. Secara keseluruhan, kegiatan ini melibatkan 185 peserta dan tim.
Para peserta berasal dari berbagai daerah di Jawa Timur, meliputi Malang Raya dan Kota Batu, Pasuruan, Probolinggo, Kediri, Blitar, Tulungagung, Magetan, Ponorogo, Gresik, Lamongan, Jombang, Jember, Lumajang, Bondowoso, Trenggalek, hingga Pamekasan. Luasnya jangkauan peserta menunjukkan tingginya antusiasme pelajar sekaligus menjadi bukti meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap UNISMA sebagai penyelenggara kompetisi Al-Qur’an yang berkualitas.
Pelaksanaan lomba tersebar di sejumlah lokasi di lingkungan Kampus UNISMA. Cabang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) berlangsung di Gedung B7 KH. Wahab Hasbullah, Musabaqah Hifdzil Qur’an (MHQ) di Gedung B7 KH. Hasyim Asy’ari, Musabaqah Khattil Qur’an (MKQ) di Hall KH. Usman Mansur, sedangkan Musabaqah Syarhil Qur’an (MSQ) dilaksanakan di Hall KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur).
Keberhasilan penyelenggaraan MTQ Tingkat SLTA se-Jawa Timur ini juga tidak terlepas dari sinergi berbagai unsur di lingkungan UNISMA. Secara teknis, seluruh rangkaian kegiatan dikoordinasikan bersama mahasiswa yang tergabung dalam Unit Kreativitas Mahasiswa (UKM) Jamiyyatul Qurro’ wal Huffadz (JQH) UNISMA. Sebagai organisasi kemahasiswaan yang bergerak di bidang tilawah, tahfiz, khat, dan syiar Al-Qur’an, UKM JQH berperan aktif dalam mendukung persiapan, koordinasi teknis, pendampingan peserta, hingga pelaksanaan perlombaan. Keterlibatan mahasiswa ini mencerminkan kuatnya kolaborasi antara pimpinan universitas dan organisasi kemahasiswaan dalam menyelenggarakan kegiatan yang profesional sekaligus menjadi media kaderisasi, dakwah, dan pengabdian.
Ketua Panitia Lustrum IX UNISMA, Dr. Abdul Halim Fathani, S.Si., M.Pd., menyampaikan bahwa tingginya partisipasi peserta dari berbagai daerah di Jawa Timur menunjukkan besarnya antusiasme pelajar terhadap syiar Al-Qur’an sekaligus meningkatnya kepercayaan masyarakat kepada UNISMA sebagai penyelenggara MTQ tingkat SLTA.
“MTQ ini bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi merupakan bagian dari ikhtiar UNISMA untuk menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur’an kepada generasi muda. Kami ingin menghadirkan ruang bagi para pelajar untuk mengembangkan potensi terbaiknya dalam tilawah, tahfiz, khat, maupun syarhil Qur’an. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi sarana mempererat ukhuwah Islamiyah, memperkuat syiar Al-Qur’an, serta melahirkan generasi Qurani yang unggul dalam prestasi, mulia dalam akhlak, dan siap memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, bangsa, dan peradaban,” ujarnya.
Melalui penyelenggaraan MTQ Tingkat SLTA se-Jawa Timur ini, UNISMA tidak hanya menghadirkan ruang kompetisi, tetapi juga memperkuat ukhuwah Islamiyah serta menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur’an di kalangan generasi muda. Semangat berkompetisi yang berpijak pada nilai-nilai Al-Qur’an diharapkan mampu melahirkan generasi yang berilmu, berakhlak mulia, berprestasi, serta memiliki kepedulian untuk memberikan manfaat bagi sesama.
Sebagai bagian dari rangkaian Lustrum IX UNISMA, kegiatan ini semakin menegaskan peran UNISMA sebagai perguruan tinggi Islam yang unggul dalam pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni, sekaligus konsisten membangun karakter, spiritualitas, dan kepemimpinan generasi muda. Melalui syiar Al-Qur’an yang terus digelorakan, UNISMA berkomitmen melahirkan insan yang religius, inovatif, unggul, dan berdampak bagi Indonesia maupun dunia.
https://kemahasiswaan.unisma.ac.id/wp-content/uploads/2026/08/IMG_0115_11zon-scaled.jpg19202560Administratorhttps://kemahasiswaan.unisma.ac.id/wp-content/uploads/2024/09/Logo-2-1.pngAdministrator2026-08-03 13:33:192026-08-04 13:43:16Lustrum IX UNISMA Gaungkan Syiar Al-Qur’an, Ratusan Pelajar Ikuti MTQ Tingkat SLTA Se-Jawa Timur