Lantik Pengurus UKM 2026, UNISMA Pacu Transformasi “UKM Berdampak” Demi Target World Class University
MALANG – Universitas Islam Malang (UNISMA) resmi melantik ratusan pengurus Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) periode 2026 di Auditorium Prof. Dr. KH. Muhammad Tholhah Hasan. Pelantikan ini menjadi momentum strategis bagi Kampus Hijau untuk menegaskan visi barunya: transformasi organisasi mahasiswa yang tidak sekadar rutin berkegiatan, namun memberikan dampak nyata (impactful) bagi masyarakat dan komunitas global.
Pertahankan Predikat Kampus Jawara Rektor UNISMA, Prof. Drs. H. Junaidi, M.Pd., Ph.D., dalam sambutannya mengungkapkan apresiasi tinggi atas kinerja pengurus UKM periode 2025. Berkat kontribusi aktif mahasiswa, UNISMA berhasil meraih prestasi gemilang sebagai Perguruan Tinggi Terbaik ke-3 dalam bidang Pembinaan Kemahasiswaan di wilayah LLDIKTI VII Surabaya pada tahun 2025.
“Prestasi ini harus kita jaga dan tingkatkan. Jika tahun 2025 kita di peringkat 3, maka target tahun 2026 minimal naik ke peringkat 2, atau bahkan menjadi yang pertama. Harapan itu ada di pundak anak-anakku pengurus UKM 2026,” tegas Rektor, seraya mengingatkan tagline baru “UNISMA Terbang Melesat Menuju World Class University”.
Strategi “UKM Berdampak” dan Pemetaan Talenta Guna mendukung target internasional tersebut, Bidang Kemahasiswaan UNISMA melakukan perombakan strategi. Wakil Rektor 3 UNISMA , Dr. H. Muhammad Yunus, M.Pd., menekankan pergeseran paradigma dari sekadar menjalankan rutinitas (proker biasa) menjadi fokus pada penyelesaian masalah dan penguatan talenta spesifik.
“Kami meminta pengurus memetakan talenta secara detail. Misalnya, berapa anggota UKM Pagar Nusa yang punya kemampuan tingkat tinggi? Berapa anggota UKM Musik Gaung 193 yang ahli instrumen tertentu? Atau UKM Global Language Community (GLC) yang kami targetkan anggotanya menguasai minimal 7 bahasa asing (Inggris, Arab, Mandarin, Jepang, Korea, Thailand, dll),” jelas Wakil Rektor 3.
Untuk mempertajam fokus, 20 UKM di UNISMA kini dikelompokkan menjadi empat klaster strategis: (1) Seni dan Budaya, (2) Olahraga dan Bela Negara, (3) Penalaran, Bahasa, dan Kewirausahaan, serta (4) Religi, Pengabdian, dan Karakter.
Hapus Stigma & Aturan Baru Beasiswa Dalam kesempatan tersebut, Rektor juga menantang para aktivis untuk menghapus stigma bahwa mahasiswa organisasi identik dengan lulus lama dan IPK rendah. “Mahasiswa idaman adalah yang unggul secara akademik dan unggul dalam kreativitas organisasi,” pesan Rektor.
Sebagai langkah konkret meningkatkan partisipasi mahasiswa yang saat ini berada di angka 40%, UNISMA menerbitkan kebijakan baru. Sebanyak 390 mahasiswa penerima beasiswa angkatan 2025 (KIP, Juara, dan OSC) diwajibkan bergabung dalam salah satu UKM. Hal ini menjadi instrumen evaluasi kinerja penerima beasiswa setiap semesternya, guna mencetak lulusan yang berdaya saing tinggi.


