MALANG — Universitas Islam Malang (UNISMA) terus berupaya memperkuat sinergi pendidikan dengan berbagai institusi sekolah di Malang Raya. Langkah nyata ini diwujudkan lewat penyerahan mahasiswa program Praktik Pengalaman Lapangan Kependidikan (PPLK) ke SMK Negeri 8 Malang pada Senin (03/08).
Prosesi serah terima mahasiswa ini didampingi langsung oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), M. Nafi’u Akbar, M.Pd.I. Kehadiran perwakilan kampus hijau tersebut disambut hangat oleh Kepala SMKN 8 Malang, Drs. Suryanto, M.Pd., didampingi Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Yustiana Amita Utama, S.ST., M.Kom., serta staf kurikulum, Susi Lailatul Rodhiyah, S.Si., Gr.
Pada periode ini, UNISMA menerjunkan tujuh mahasiswa pilihan dari Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) ke sekolah yang berlokasi di Jl. Teluk Pacitan No.54, Arjosari tersebut. Tim PPLK ini dinahkodai oleh Ahmad Rizal sebagai koordinator, dibantu oleh Ita Mutomima (Sekretaris) dan Rury Andini (Bendahara). Untuk memaksimalkan program kerja, tim juga membagi tugas spesifik; Rizky Akas dan Kurnia Syahna fokus di Bidang Akademik, sementara urusan Humas dan PDD (Publikasi, Dekorasi, Dokumentasi) dikelola oleh Rezha Sabda Ahmada dan Naela Zakiyatul Faizah.
Terjun langsung ke lapangan, mahasiswa PPLK mengusung tema besar yang cukup menggugah, yakni “Belajar, Berkarya, Berdampak”. Tema ini tidak sekadar menjadi jargon, melainkan penanda dimulainya praktik mengajar sekaligus bentuk pengabdian nyata mereka kepada lembaga kependidikan.
Dalam momen penyerahan tersebut, Kepala SMKN 8 Malang, Drs. Suryanto, M.Pd., memberikan suntikan motivasi kepada para calon guru ini. Ia mendorong agar para mahasiswa tidak ragu untuk berkontribusi secara langsung dalam berbagai kegiatan di lingkungan sekolah.
“Pengalaman berorganisasi dan berkomunitas yang kalian jalani saat ini akan memberikan pengaruh positif dan bekal berharga ketika kalian kelak resmi menjadi seorang pendidik,” pesannya.
Melalui program PPLK ini, UNISMA dan SMKN 8 Malang berharap jalinan sinergi pendidikan antarkedua lembaga akan semakin solid. Di sisi lain, para mahasiswa juga dituntut untuk bisa membuktikan teori yang selama ini dipelajari di bangku perkuliahan ke dalam kelas sesungguhnya. Masa PPLK ini menjadi kawah candradimuka bagi mereka untuk mengasah sikap profesional, keluwesan berkomunikasi, serta kemampuan beradaptasi di lingkungan pendidikan yang dinamis.
Pewarta: Ita Mutomima
https://kemahasiswaan.unisma.ac.id/wp-content/uploads/2026/08/WhatsApp-Image-2026-08-04-at-07.55.27-Ita-Mutomima.jpeg12001600Administratorhttps://kemahasiswaan.unisma.ac.id/wp-content/uploads/2024/09/Logo-2-1.pngAdministrator2026-08-09 09:57:332026-08-19 10:00:05“Belajar, Berkarya, Berdampak”, Mahasiswa PAI UNISMA Resmi Mulai PPLK di SMKN 8 Malang
MALANG — Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Islam Malang (UNISMA) resmi menerjunkan tim mahasiswanya untuk mengikuti program Praktik Pengalaman Lapangan Kependidikan (PPLK) di SMAN 4 Kota Malang pada Senin (3/8/2026). Momen ini menjadi langkah awal bagi para calon pendidik tersebut untuk menimba pengalaman mengajar secara langsung di lapangan.
Acara serah terima mahasiswa ini disambut hangat oleh jajaran pimpinan SMAN 4 Kota Malang. Hadir secara langsung Kepala Sekolah Hari Wahdjono, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum Amaliyah Sufa, serta Guru Pamong Muhammad Ilham Firmansyah, S.Pd. Dari pihak kampus, rombongan mahasiswa didampingi oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) FAI UNISMA, Moh. Muslim.
Tim PPLK yang ditugaskan di SMAN 4 Malang ini digawangi oleh Adib Ka’bil Mubarok sebagai ketua. Dalam menjalankan tugasnya, Adib dibantu oleh Mohamad Dzikra Maulana Putra (Sekretaris) dan Miranda Agustin (Bendahara). Susunan tim juga diperkuat oleh Najwa Durrotun Hasanah (Seksi Acara), Ahmad Sanjaya (Seksi Perlengkapan), serta Azizah Rohadatul Aisyah dan Auliya Khoirotul Masfufah (Seksi Publikasi, Dekorasi, dan Dokumentasi/PDD).
Harapan Adaptasi dan Kontribusi Inovatif
Kepala SMAN 4 Kota Malang, Hari Wahdjono, berpesan agar para mahasiswa bisa segera beradaptasi dan tidak sungkan untuk membaur sebagai bagian dari keluarga besar sekolah.
“Kami sangat terbuka. Harapannya, teman-teman mahasiswa tidak hanya belajar mengajar, tetapi juga bisa ikut berkembang dan berkontribusi aktif dalam berbagai program yang ada di sekolah, termasuk jika ada kegiatan riset atau pengembangan lainnya,” ungkap Hari.
Tantangan menarik juga datang dari Waka Kurikulum, Amaliyah Sufa. Ia menyoroti posisi SMAN 4 Kota Malang yang saat ini berstatus sebagai sekolah model dalam penerapan kurikulum modern. Sekolah ini tengah fokus menerapkan pembelajaran mendalam (deep learning), coding, kecerdasan sosial, hingga pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) di lingkungan kelas.
Oleh karena itu, Amaliyah meminta para mahasiswa PPLK untuk menyelaraskan ritme kerja mereka dengan inovasi sekolah. Tak hanya melek teknologi, mahasiswa juga diharapkan mampu mendukung insersi pendidikan antikorupsi ke dalam praktik pembelajaran sehari-hari.
Fokus Pembentukan Karakter Siswa
Sebagai calon guru berlatar belakang pendidikan agama Islam, peran tim PPLK juga sangat dinantikan dalam ranah pembentukan karakter moral siswa. Guru Pamong SMAN 4 Malang, Muhammad Ilham Firmansyah, mendorong mahasiswa untuk mengambil peran aktif dalam menciptakan pembiasaan-pembiasaan positif di sekolah.
Fokus utamanya adalah meningkatkan kesadaran dan tanggung jawab spiritual siswa, khususnya dalam kedisiplinan menjalankan ibadah. Ilham juga mewanti-wanti agar mahasiswa cepat menyesuaikan mental dari seorang pelajar menjadi seorang pendidik.
“Posisikan diri secara profesional sebagai pendidik. Dengan begitu, teman-teman mahasiswa bisa membangun kedekatan yang pas dengan siswa dan memberikan pengalaman belajar yang benar-benar optimal,” pesannya.
Penyerahan ini resmi menjadi titik start pelaksanaan PPLK FAI UNISMA di SMAN 4 Kota Malang. Lewat program ini, mahasiswa diharapkan dapat mematangkan kompetensi pedagogik, sosial, dan profesional mereka sebelum benar-benar terjun menjadi pahlawan tanpa tanda jasa di masa depan.
Pewarta: Mohammad Dzikra Maulana Putra
https://kemahasiswaan.unisma.ac.id/wp-content/uploads/2026/08/11zon_IMG_1558.HEIC-Mohammad-Dzikra-Maulana-Putra_11zon-scaled.jpeg25601920Administratorhttps://kemahasiswaan.unisma.ac.id/wp-content/uploads/2024/09/Logo-2-1.pngAdministrator2026-08-09 09:31:112026-08-19 09:56:06Mahasiswa PPLK FAI UNISMA Mulai Mengabdi di SMAN 4 Malang, Siap Terapkan AI dan Antikorupsi
Malang – Universitas Islam Malang (UNISMA) kembali meneguhkan komitmennya dalam membangun generasi Qurani melalui penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat SLTA se-Jawa Timur. Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian Lustrum IX UNISMA ini diikuti oleh 185 peserta dan tim dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Timur. MTQ diselenggarakan pada Sabtu, 1 Agustus 2026, mulai pukul 07.00 WIB hingga selesai.
Kegiatan dibuka secara resmi sekaligus ditutup oleh Rektor UNISMA, Prof. Drs. Junaidi, M.Pd., Ph.D. Pembukaan dan malam penganugerahan dilaksanakan di Hall KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur) sebagai pusat rangkaian kegiatan MTQ.
Dalam sambutannya, Rektor UNISMA menegaskan bahwa MTQ merupakan bagian dari ikhtiar universitas dalam membangun peradaban berbasis nilai-nilai Al-Qur’an. Menurutnya, perguruan tinggi Islam tidak hanya bertugas mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi, tetapi juga memiliki tanggung jawab membentuk generasi yang memiliki kecerdasan intelektual, kedalaman spiritual, dan kemuliaan akhlak. Melalui MTQ, UNISMA ingin terus menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap Al-Qur’an sekaligus melahirkan insan yang religius, unggul, inovatif, dan mampu memberikan kemanfaatan bagi masyarakat.
Penyelenggaraan MTQ menjadi salah satu agenda strategis dalam peringatan Lustrum IX UNISMA. Ajang ini tidak sekadar menjadi kompetisi membaca Al-Qur’an, tetapi juga menjadi media syiar Islam, pembinaan karakter, penguatan akhlak, serta pengembangan bakat dan potensi generasi muda. Sejalan dengan semangat Lustrum IX, kegiatan ini menjadi wujud komitmen UNISMA dalam memadukan keunggulan akademik dengan penguatan nilai-nilai keislaman.
Tahun ini, MTQ diselenggarakan untuk empat cabang lomba, yaitu Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) yang diikuti 40 peserta (23 putra dan 17 putri), Musabaqah Hifdzil Qur’an (MHQ) sebanyak 40 peserta (21 putra dan 19 putri), Musabaqah Khattil Qur’an (MKQ) sebanyak 39 peserta (20 putra dan 19 putri), serta Musabaqah Syarhil Qur’an (MSQ) yang diikuti 22 tim atau 66 peserta. Secara keseluruhan, kegiatan ini melibatkan 185 peserta dan tim.
Para peserta berasal dari berbagai daerah di Jawa Timur, meliputi Malang Raya dan Kota Batu, Pasuruan, Probolinggo, Kediri, Blitar, Tulungagung, Magetan, Ponorogo, Gresik, Lamongan, Jombang, Jember, Lumajang, Bondowoso, Trenggalek, hingga Pamekasan. Luasnya jangkauan peserta menunjukkan tingginya antusiasme pelajar sekaligus menjadi bukti meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap UNISMA sebagai penyelenggara kompetisi Al-Qur’an yang berkualitas.
Pelaksanaan lomba tersebar di sejumlah lokasi di lingkungan Kampus UNISMA. Cabang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) berlangsung di Gedung B7 KH. Wahab Hasbullah, Musabaqah Hifdzil Qur’an (MHQ) di Gedung B7 KH. Hasyim Asy’ari, Musabaqah Khattil Qur’an (MKQ) di Hall KH. Usman Mansur, sedangkan Musabaqah Syarhil Qur’an (MSQ) dilaksanakan di Hall KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur).
Keberhasilan penyelenggaraan MTQ Tingkat SLTA se-Jawa Timur ini juga tidak terlepas dari sinergi berbagai unsur di lingkungan UNISMA. Secara teknis, seluruh rangkaian kegiatan dikoordinasikan bersama mahasiswa yang tergabung dalam Unit Kreativitas Mahasiswa (UKM) Jamiyyatul Qurro’ wal Huffadz (JQH) UNISMA. Sebagai organisasi kemahasiswaan yang bergerak di bidang tilawah, tahfiz, khat, dan syiar Al-Qur’an, UKM JQH berperan aktif dalam mendukung persiapan, koordinasi teknis, pendampingan peserta, hingga pelaksanaan perlombaan. Keterlibatan mahasiswa ini mencerminkan kuatnya kolaborasi antara pimpinan universitas dan organisasi kemahasiswaan dalam menyelenggarakan kegiatan yang profesional sekaligus menjadi media kaderisasi, dakwah, dan pengabdian.
Ketua Panitia Lustrum IX UNISMA, Dr. Abdul Halim Fathani, S.Si., M.Pd., menyampaikan bahwa tingginya partisipasi peserta dari berbagai daerah di Jawa Timur menunjukkan besarnya antusiasme pelajar terhadap syiar Al-Qur’an sekaligus meningkatnya kepercayaan masyarakat kepada UNISMA sebagai penyelenggara MTQ tingkat SLTA.
“MTQ ini bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi merupakan bagian dari ikhtiar UNISMA untuk menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur’an kepada generasi muda. Kami ingin menghadirkan ruang bagi para pelajar untuk mengembangkan potensi terbaiknya dalam tilawah, tahfiz, khat, maupun syarhil Qur’an. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi sarana mempererat ukhuwah Islamiyah, memperkuat syiar Al-Qur’an, serta melahirkan generasi Qurani yang unggul dalam prestasi, mulia dalam akhlak, dan siap memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, bangsa, dan peradaban,” ujarnya.
Melalui penyelenggaraan MTQ Tingkat SLTA se-Jawa Timur ini, UNISMA tidak hanya menghadirkan ruang kompetisi, tetapi juga memperkuat ukhuwah Islamiyah serta menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur’an di kalangan generasi muda. Semangat berkompetisi yang berpijak pada nilai-nilai Al-Qur’an diharapkan mampu melahirkan generasi yang berilmu, berakhlak mulia, berprestasi, serta memiliki kepedulian untuk memberikan manfaat bagi sesama.
Sebagai bagian dari rangkaian Lustrum IX UNISMA, kegiatan ini semakin menegaskan peran UNISMA sebagai perguruan tinggi Islam yang unggul dalam pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni, sekaligus konsisten membangun karakter, spiritualitas, dan kepemimpinan generasi muda. Melalui syiar Al-Qur’an yang terus digelorakan, UNISMA berkomitmen melahirkan insan yang religius, inovatif, unggul, dan berdampak bagi Indonesia maupun dunia.
https://kemahasiswaan.unisma.ac.id/wp-content/uploads/2026/08/IMG_0115_11zon-scaled.jpg19202560Administratorhttps://kemahasiswaan.unisma.ac.id/wp-content/uploads/2024/09/Logo-2-1.pngAdministrator2026-08-03 13:33:192026-08-04 13:43:16Lustrum IX UNISMA Gaungkan Syiar Al-Qur’an, Ratusan Pelajar Ikuti MTQ Tingkat SLTA Se-Jawa Timur
MALANG — Kabar gembira kembali menyapa para mahasiswa strata satu (S1) berprestasi di seluruh Indonesia. Sebagai wujud nyata komitmen dalam memajukan kualitas pendidikan dan sumber daya manusia di Tanah Air, PT Bank Central Asia Tbk (BCA) melalui payung Corporate Social Responsibility (CSR) resmi menghadirkan kembali program Beasiswa Bakti BCA.
Program ini bukan sekadar bantuan finansial biasa, melainkan sebuah ekosistem pembinaan komprehensif yang dirancang untuk mencetak generasi pemimpin masa depan yang kompeten, adaptif, dan siap menghadapi tantangan dunia kerja profesional.
Lebih dari Sekadar Bantuan Finansial
Merujuk pada informasi resmi program Bakti BCA, beasiswa ini dirancang dengan pendekatan end-to-end. Mahasiswa yang dinyatakan lolos seleksi (awardee) tidak hanya akan menerima suntikan dana pendidikan berupa bantuan Uang Kuliah Tunggal (UKT) dan uang saku yang sangat meringankan beban ekonomi keluarga, tetapi juga mendapatkan akses eksklusif ke berbagai program pengembangan diri.
BCA menyadari bahwa nilai akademik yang tinggi harus diimbangi dengan soft skills yang mumpuni. Oleh karena itu, para penerima beasiswa akan dibekali dengan berbagai pelatihan terstruktur selama satu tahun penuh. Pelatihan ini mencakup materi kepemimpinan (leadership), kemampuan komunikasi, perencanaan keuangan (financial planning), hingga persiapan menembus dunia kerja (career preparation).
Syarat dan Kualifikasi Unggulan
Program Beasiswa Bakti BCA secara khusus menyasar mahasiswa S1 yang tengah menempuh pendidikan di perguruan tinggi mitra BCA. Beberapa kualifikasi umum yang biasanya dipersyaratkan antara lain:
Berstatus sebagai mahasiswa aktif S1 (umumnya berada di semester 3 atau 5).
Memiliki catatan akademik yang cemerlang dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 3.00.
Aktif dalam kegiatan organisasi kemahasiswaan atau kepanitiaan di kampus.
Memiliki kendala finansial (menjadi nilai tambah) namun tetap berprestasi.
Tidak sedang menerima beasiswa dari instansi atau lembaga lain.
Kesempatan Emas Membangun Relasi
Salah satu keuntungan terbesar menjadi awardee Bakti BCA adalah kesempatan untuk bergabung dalam komunitas alumni beasiswa BCA yang tersebar di seluruh Indonesia. Jaringan (networking) ini sangat bernilai untuk bertukar informasi seputar karier, proyek kolaborasi, maupun wawasan industri langsung dari para praktisi di BCA.
Bagi mahasiswa yang memenuhi kriteria, ini adalah momen yang tepat untuk merapikan Curriculum Vitae (CV), mengumpulkan transkrip nilai, dan mempersiapkan esai terbaik. Segera pantau informasi jadwal pendaftaran, daftar universitas mitra, dan persyaratan dokumen selengkapnya melalui laman resmi CSR BCA di bca.co.id/id/tentang-bca/CSR/Bakti-BCA/bakti-pendidikan.
Jangan lewatkan kesempatan emas ini untuk mengubah potensi diri menjadi prestasi gemilang bersama Beasiswa Bakti BCA!
https://kemahasiswaan.unisma.ac.id/wp-content/uploads/2026/08/Screenshot-2026-08-01-115930.png903717Administratorhttps://kemahasiswaan.unisma.ac.id/wp-content/uploads/2024/09/Logo-2-1.pngAdministrator2026-08-01 12:06:182026-08-01 12:06:31KULIAH Makin Lancar Dengan BEASISWA BAKTI BCA
MALANG — Sebanyak 300 siswa-siswi kelas XI SMA Negeri 9 Kota Malang antusias mengikuti pelatihan fotografi bareng 16 mahasiswa dari Unit Kreativitas Mahasiswa (UKM) Panorama Photography, Senin (27/7/2026). Lewat program Kandidat Sarjana Mengabdi Ekuivalensi (KSM-E), para mahasiswa ini mengajak para pelajar untuk lebih intim mengenali dunia lensa lewat tema yang cukup catchy, yaitu “See Beyond, Shoot Beyond”.
Kehadiran dua kelompok mahasiswa ini disambut hangat oleh Ketua TP MPS SMAN 9 Malang, Bapak Panjilmo Putro, S.Si., M.Si. SMAN 9 Malang sendiri dipilih sebagai lokasi mengabdi bukan tanpa alasan; pihak sekolah dinilai sangat terbuka dan mendukung penuh aktivitas yang bisa mendongkrak minat serta kreativitas siswa di luar rutinitas belajar kelas akademik.
Bukan Sekadar Asal Jepret
Lantas, kenapa materi yang dipilih adalah fotografi? Bagi tim KSM-E UKM Panorama Photography, kamera kini sudah menjadi “teman” sehari-hari para pelajar. Sayangnya, memotret seringkali berujung pada dokumentasi tanpa makna.
Lewat tema “See Beyond, Shoot Beyond”, mahasiswa menantang para siswa untuk tidak sekadar memencet tombol shutter lalu selesai. Fotografi dijadikan medium untuk melatih kepekaan terhadap lingkungan sekitar. Siswa diajak untuk menangkap cerita, emosi, dan keindahan dari sebuah objek menggunakan sudut pandang yang out of the box.
Kupas Tuntas Teknis dan Komposisi
Biar tidak sekadar teori, kelas ini dibekali dengan dua materi fundamental yang padat daging. Pemateri pertama, Akhmad Alfin Mubarok, membedah urusan teknis pencahayaan dasar atau yang dikenal dengan Exposure Triangle—mulai dari cara kerja aperture, shutter speed, hingga ISO.
Setelah urusan cahaya beres, giliran Muhammad Iqbal Ihsani yang mengambil alih kelas untuk mengulik genre fotografi sekaligus membedah teknik komposisi. Iqbal membagikan trik seputar penempatan objek dan pemilihan angle tembakan agar visual yang dihasilkan tidak datar dan pesan dari foto tersebut bisa lebih “bernyawa”.
Praktik Langsung yang Cair dan Seru
Tentu saja, kelas fotografi tidak akan lengkap tanpa sesi hunting. Pada sesi praktik, ratusan siswa ini dilepas untuk bereksperimen langsung menggunakan kamera maupun gawai pintar masing-masing.
Suasana terasa sangat hidup dan komunikatif. Para siswa tampak antusias mengotak-atik setting kamera dan mencoba berbagai angle yang baru saja dipelajari untuk melihat bagaimana perubahan komposisi bisa mengubah hasil akhir sebuah foto secara drastis.
Secara keseluruhan, pelaksanaan KSM-E di SMAN 9 Malang ini sukses membuktikan bahwa fotografi bisa menjadi media pembelajaran yang seru sekaligus eksperimental. Harapannya, skill baru ini bisa terus dikembangkan oleh para siswa. Di sisi lain, momen ini menjadi ruang pembuktian bagi mahasiswa UKM Panorama Photography untuk turun langsung, berbagi ilmu, dan memberikan dampak nyata di lingkungan pendidikan.
MALANG — Tim Kandidat Sarjana Mengabdi Ekuivalensi (KSM-E) Unit Kreativitas Mahasiswa (UKM) Global Language Community (GLC) Universitas Islam Malang (UNISMA) kembali menunjukkan taringnya dalam mencetak generasi muda yang cakap berbahasa. Melalui gebrakan program Global Youth Communication Camp, tim ini sukses membuktikan bahwa belajar bahasa Inggris tidak melulu soal duduk diam dan mendengarkan teori.
Kegiatan edukatif yang mengusung tema “Break the Silence, Lead the World” ini sukses digelar di SMA Al Ma’arif Singosari pada Senin (27/7/2026). Hadir dengan konsep segar, acara ini memadukan materi kelas, praktik langsung, serta ragam permainan edukatif berbasis learning by doing.
Melawan Rasa Takut Melalui Pendekatan Learning by Doing
Berbeda dari metode pembelajaran konvensional yang sering kali terasa kaku, Global Youth Communication Camp dirancang khusus agar setiap siswa dapat terlibat aktif. Sejak menit pertama, para peserta langsung ditantang untuk meruntuhkan dinding rasa malu mereka.
Langkah awal dibangun melalui Communication Bingo Challenge, sebuah permainan yang memaksa siswa berinteraksi menggunakan bahasa Inggris. Setelah keberanian terbangun, kegiatan berlanjut pada pengembangan kemampuan public speaking di mana siswa mempraktikkan penyampaian speech (pidato) di hadapan teman-teman sebaya.
“Kami ingin peserta tidak hanya memahami teori komunikasi, tetapi juga berani mempraktikkannya secara langsung. Melalui berbagai challenge yang kami rancang, mereka belajar berkomunikasi, bekerja sama, dan saling mendukung dalam suasana yang menyenangkan,” ungkap perwakilan Tim KSM-E UKM GLC UNISMA.
Deretan Tantangan Interaktif yang Mengasah Otak
Keseruan acara semakin memuncak ketika para peserta dihadapkan pada serangkaian pos tantangan kompetitif. Beberapa permainan yang dihadirkan antara lain:
Word Building Challenge: Mengasah kecepatan kosa kata.
Follow the Picture Challenge: Melatih deskripsi visual dan imajinasi.
Speaking Challenge & Boom Your Group: Membangun kerja sama tim, berpikir kritis, serta kepercayaan diri di bawah tekanan waktu.
Seluruh permainan ini didesain tidak hanya untuk melatih keahlian linguistik, tetapi juga menumbuhkan kekompakan kelompok dan kepemimpinan.
Banjir Apresiasi dan Tiket Menuju Panggung Nasional
Pendekatan interaktif ini membuahkan hasil manis. Antusiasme siswa SMA Al Ma’arif Singosari meledak sepanjang acara. Banyak siswa yang awalnya pasif berubah menjadi sosok yang berani unjuk gigi menyuarakan speech mereka.
Sebagai bentuk apresiasi atas keberanian dan keaktifan tersebut, panitia menyematkan penghargaan dalam tiga kategori bergengsi: Best Communication, Best Participant, dan Best Group.
Di akhir sesi, tim KSM-E GLC UNISMA turut membuka wawasan siswa akan peluang di kancah nasional dengan menyosialisasikan ajang English Competition—sebuah kompetisi bahasa Inggris tahunan berskala nasional. Sosialisasi ini langsung diserbu dengan berbagai pertanyaan dari siswa yang antusias ingin berpartisipasi.
Kolaborasi Berkelanjutan dengan SMA Al Ma’arif Singosari
Kesuksesan acara ini juga mendapat acungan jempol dari pihak sekolah. Mewakili SMA Al Ma’arif Singosari, jajaran guru dan bidang kesiswaan mengapresiasi inovasi yang dibawa oleh mahasiswa UNISMA. Pihak sekolah bahkan menyatakan pintu mereka terbuka lebar untuk kolaborasi lanjutan dan siap menjembatani distribusi informasi resmi terkait kompetisi yang diselenggarakan oleh GLC di masa mendatang.
Melalui program ini, KSM-E UKM GLC UNISMA berharap semangat kolaborasi dan keberanian berkomunikasi ini dapat terus menyala, menjadi bekal berharga bagi pelajar dalam menaklukkan tantangan global.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai program, kegiatan, hingga kompetisi seru lainnya dari KSM-E UKM Global Language Community UNISMA, kunjungi akun Instagram resmi di @glc.ksme.connect.
Pewarta: Muhammad Imannudin
https://kemahasiswaan.unisma.ac.id/wp-content/uploads/2026/08/11zon_IMG_5515-Muhammad-Imannudin-1-scaled.jpeg25601920Administratorhttps://kemahasiswaan.unisma.ac.id/wp-content/uploads/2024/09/Logo-2-1.pngAdministrator2026-07-31 11:02:212026-08-08 11:15:55Gebrakan KSM-E GLC UNISMA: Global Youth Communication Camp Buktikan Belajar Bahasa Inggris Itu Seru!
MALANG — Semangat melestarikan budaya lokal terus digaungkan oleh mahasiswa Universitas Islam Malang (UNISMA). Kali ini, Unit Kreativitas Mahasiswa (UKM) Seni Tari “Melati Sekar Langit” UNISMA sukses menggelar program Kandidat Sarjana Mengabdi Ekuivalensi (KSM-E) di SMKN 2 Singosari pada Senin (27/7/2026).
Mengambil fokus pada pengenalan kesenian daerah, kegiatan yang dimulai sejak pukul 06.00 WIB ini berhasil menyedot antusiasme para siswa. Rombongan panitia KSM-E hadir tidak sekadar memberikan teori, tetapi juga mengajak para siswa untuk langsung mempraktikkan gerakan luwes nan dinamis dari Tari Bapang.
Acara dibuka dengan meriah oleh Findi Abtsa Ardilla selaku pembawa acara, dilanjutkan dengan kekhidmatan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mars Syubbanul Wathon yang dipandu oleh Widian.
Wakil Ketua Umum UKM Seni Tari “Melati Sekar Langit”, Jannatul Ma’wa, beserta Ketua Pelaksana, Fita Mia Devika, turut memberikan sambutan hangat di awal acara. Kehadiran para mahasiswa ini pun disambut positif oleh pihak sekolah yang diwakili oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SMKN 2 Singosari, Ibu Zulfa Rumailah, S.Pd.
Memasuki acara inti, suasana semakin hidup saat pemateri utama, Andinia Choir Agustiningrum, mengambil alih panggung. Tak hanya membedah sejarah dan makna filosofis di balik Tari Bapang, Andinia juga membedah gerakan-gerakan dasarnya secara detail. Para siswa SMKN 2 Singosari terlihat sangat antusias dan tak canggung saat mempraktikkan langsung gerakan tari tersebut dengan didampingi langsung oleh kakak-kakak panitia.
“Antusiasme peserta sangat luar biasa. Mereka berpartisipasi aktif dan terbukti mampu mengikuti materi gerakan dengan sangat baik,” ujar salah satu panitia.
Keseruan praktik tari ini kemudian ditutup dengan sesi tanya jawab interaktif yang memantik rasa ingin tahu para siswa seputar kesenian tari tradisional. Sebagai simbolis penutup rangkaian acara dan bentuk apresiasi atas kerja sama yang apik, panitia menyerahkan vandel kenang-kenangan kepada perwakilan SMKN 2 Singosari, Ibu Vita Primasari, S.Pd., dan diakhiri dengan sesi foto bersama.
Melalui program KSM-E ini, UKM Seni Tari “Melati Sekar Langit” berharap dapat memupuk kecintaan generasi muda terhadap warisan budaya Indonesia, khususnya Tari Bapang. Lebih dari itu, kolaborasi ini diharapkan mampu merawat hubungan baik antara UNISMA dan SMKN 2 Singosari ke depannya.
Makin Luwes di Panggung! UKM Tari UNISMA Asah Skill Makeup Lewat Beauty Class Bareng Bare and Bliss
MALANG — Bagi seorang penari, tata rias ibarat “nyawa” kedua setelah keluwesan gerak tubuh. Riasan yang tepat tidak hanya mempercantik, tapi juga mempertegas karakter di atas panggung. Menyadari pentingnya hal tersebut, Unit Kreativitas Mahasiswa (UKM) Seni Tari “Melati Sekar Langit” Universitas Islam Malang (UNISMA) menggelar acara seru bertajuk Beauty Class: “The Beauty of Expression” pada Minggu (26/7/2026).
Bertempat di Lantai 6 Gedung Ali bin Abi Thalib (Pascasarjana) UNISMA, antusiasme sudah terlihat sejak pukul 07.30 WIB. Peserta yang hadir tidak hanya berasal dari anggota internal dan pengurus UKM saja, tetapi juga terbuka untuk peserta eksternal yang ingin meng-upgrade kemampuan merias wajah mereka.
Dari Teori Langsung Praktik
Rangkaian acara dibuka dengan khidmat lewat lantunan lagu Indonesia Raya, Mars Subbanul Wathon, dan Sholawat Nuril Anwar. Setelah sambutan hangat dari ketua pelaksana, ketua umum UKM, dan perwakilan sponsor, acara langsung masuk ke agenda inti yang paling ditunggu-tunggu.
Bukan sekadar mendengarkan teori dasar make-up, para peserta langsung diajak berkreasi memoles wajah. Bekerja sama dengan brand kosmetik ternama Bare and Bliss sebagai pemateri utama, serta mendapat dukungan penuh dari Hari Hari Store, peserta diajarkan trik-trik khusus membuat riasan yang tahan lama dan menunjang penampilan seni tari.
“Kegiatan ini memang dirancang khusus untuk mewadahi kreativitas teman-teman. Kami ingin para anggota tidak hanya jago menari, tapi juga mandiri dan paham teknik make-up yang tepat untuk pementasan,” ungkap perwakilan panitia.
Catwalk Dadakan dan Pemilihan Peserta Terbaik
Keseruannya tidak berhenti di sesi praktik rias dan tanya jawab. Setelah sesi penyerahan sertifikat kepada pemateri, suasana makin riuh saat seluruh peserta ditantang untuk memamerkan hasil make-up mereka lewat sesi catwalk dadakan. Dengan penuh percaya diri, mereka melenggang layaknya model profesional.
Acara puncak ditutup dengan pengumuman peserta Beauty Class terbaik yang berhak membawa pulang penghargaan dan sertifikat khusus.
Secara keseluruhan, Beauty Class “The Beauty of Expression” berjalan lancar, interaktif, dan kondusif. Lewat kegiatan ini, diharapkan para peserta bisa mengaplikasikan ilmu tata riasnya, baik untuk menunjang performa panggung yang maksimal maupun untuk menumbuhkan rasa percaya diri di aktivitas sehari-hari.
Keep moving dan teruslah berekspresi, Melati Sekar Langit!
Pewarta: Sayyidah Qurrotul Ayun
https://kemahasiswaan.unisma.ac.id/wp-content/uploads/2026/08/11zon_IMG_7300.HEIC-Nuraini-Mardiana-scaled.jpeg19202560Administratorhttps://kemahasiswaan.unisma.ac.id/wp-content/uploads/2024/09/Logo-2-1.pngAdministrator2026-07-30 09:57:492026-08-19 10:05:05UKM Tari UNISMA Gelar Beauty Class Bareng Bare and Bliss
MALANG — Dalam rangka mewujudkan komitmen transparansi dan akuntabilitas penyaluran bantuan pendidikan dari pemerintah, Universitas Islam Malang (UNISMA) secara resmi menggelar proses Verifikasi dan Validasi (Verval) Gelombang 1 bagi para calon mahasiswa baru penerima program bantuan Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K). Kegiatan krusial ini dilaksanakan secara tatap muka pada Selasa, 28 Juli 2026, bertempat di Gedung Rektorat lantai 4, dan berlangsung secara intensif mulai pukul 09.00 hingga pukul 12.30 WIB siang.
Program KIP Kuliah merupakan wujud nyata kepedulian negara dan institusi dalam menjamin pemerataan akses pendidikan tinggi bagi putra-putri bangsa yang memiliki potensi akademik cemerlang namun terhalang oleh keterbatasan ekonomi keluarga. Menyadari besarnya amanah pendanaan tersebut, pihak kampus mengambil langkah proaktif melalui tahapan verifikasi faktual ini. Agenda evaluasi langsung ini bertujuan mulia, yakni guna mengecek validitas data calon penerima KIP secara langsung untuk memastikan bahwa seluruh kuota bantuan manfaat disalurkan secara objektif, berkeadilan, dan benar-benar jatuh kepada sasaran yang tepat, selaras dengan ketentuan ketat yang telah digariskan oleh pemerintah pusat.
Berbeda dengan proses seleksi administratif daring biasa, mekanisme verifikasi di Gedung Rektorat UNISMA ini mengedepankan pendekatan personal, wawancara, dan presisi data tingkat tinggi. Prosesnya berlangsung sangat tertib, transparan, dan sistematis. Seluruh peserta yang hadir dipanggil untuk maju satu per satu menghadap tim verifikator internal kampus. Dalam sesi wawancara individual tersebut, tim penilai melakukan pengecekan data secara silang (cross-check) dan mendalam.
Para calon mahasiswa penerima bantuan diwajibkan untuk menjawab serangkaian pertanyaan komprehensif yang diajukan oleh verifikator. Pertanyaan-pertanyaan tersebut dirancang untuk mengonfirmasi kesesuaian antara data sosial-ekonomi (seperti data tanggungan keluarga, penghasilan orang tua, dan kondisi aset) yang sebelumnya telah mereka isikan secara mandiri di sistem web pendaftaran KIP dengan kelengkapan berkas dokumen fisik asli yang wajib dibawa langsung pada saat pelaksanaan acara.
Pemberlakuan pencocokan berkas fisik ini ditujukan untuk menutup ruang manipulasi data serta memberikan gambaran riil mengenai kondisi perekonomian calon mahasiswa. Dialog satu per satu ini juga sekaligus menjadi ajang bagi tim penyeleksi untuk menggali motivasi belajar, komitmen akademik, dan rekam jejak prestasi para kandidat jika kelak resmi menyandang status sebagai awardee beasiswa di lingkungan Kampus Hijau UNISMA.
Melalui filterisasi ketat pada Verval Gelombang 1 ini, diharapkan proses penjaringan tidak sekadar menggugurkan kewajiban administratif, melainkan mampu menyaring individu-individu tangguh pembawa perubahan. Mahasiswa yang kelak lolos dari tahapan ini diharapkan dapat berfokus penuh mencetak deretan prestasi gemilang dan berkontribusi aktif dalam berbagai kegiatan kemahasiswaan tanpa harus terbebani oleh bayang-bayang biaya perkuliahan.
https://kemahasiswaan.unisma.ac.id/wp-content/uploads/2026/07/WhatsApp-Image-2026-07-28-at-10.33.07.jpeg16001200Administratorhttps://kemahasiswaan.unisma.ac.id/wp-content/uploads/2024/09/Logo-2-1.pngAdministrator2026-07-29 09:41:052026-07-30 10:01:16KAWAL BANTUAN TEPAT SASARAN, UNISMA GELAR VERIFIKASI DAN VALIDASI KIP KULIAH GELOMBANG 1 TAHUN 2026
MALANG — Tim KSM-E dari Unit Kreativitas Mahasiswa (UKM) Global Language Community (GLC) Universitas Islam Malang (UNISMA) kembali membuktikan komitmen nyata dalam mencetak generasi muda yang cakap berbahasa. Pada Senin (27/7/2026), tim ini sukses menyelenggarakan program Global Youth Communication Camp di SMA Al Ma’arif Singosari.
Mengusung tema besar “Break the Silence, Lead the World”, GLC UNISMA mendobrak batasan metode pembelajaran konvensional yang kerap didominasi oleh teori satu arah. Kali ini, mereka menghadirkan pendekatan learning by doing yang memadukan penyampaian materi komprehensif, praktik public speaking secara langsung, serta serangkaian permainan edukatif yang memicu adrenalin siswa.
Membangun Keberanian Lewat Tantangan Interaktif Sejak menit pertama acara bergulir, para peserta tidak dibiarkan pasif. Siswa-siswi SMA Al Ma’arif langsung diajak memanaskan suasana dan membangun keberanian berkomunikasi melalui sesi Communication Bingo Challenge. Setelah kepercayaan diri terbentuk, mereka diarahkan untuk menyusun serta mempraktikkan pidato (speech) berbahasa Inggris di hadapan teman-teman sebayanya.
Atmosfer kompetitif yang sehat semakin memuncak kala panitia menggelar berbagai tantangan berkelompok, seperti Word Building Challenge, Follow the Picture Challenge, Speaking Challenge, hingga Boom Your Group. Seluruh permainan ini didesain secara khusus untuk menstimulasi kemampuan berpikir cepat (critical thinking), soliditas kerja sama tim, kreativitas, serta keahlian mengekspresikan diri menggunakan bahasa Inggris dalam situasi yang rileks dan menyenangkan.
“Kami ingin peserta tidak hanya memahami teori komunikasi, tetapi juga berani mempraktikkannya secara langsung. Melalui berbagai challenge yang kami rancang, mereka belajar berkomunikasi, bekerja sama, dan saling mendukung dalam suasana yang menyenangkan,” jelas perwakilan Tim KSM-E UKM GLC UNISMA.
Apresiasi dan Peluang Nasional Pendekatan interaktif ini sukses menuai respons positif. Antusiasme tinggi terpancar dari para siswa yang saling berlomba menampilkan performa terbaik mereka. Sebagai bentuk apresiasi atas keberanian dan keaktifan tersebut, panitia menganugerahkan penghargaan dalam tiga kategori bergengsi: Best Communication, Best Participant, dan Best Group.
Lebih dari sekadar kamp bahasa, acara ini juga dimanfaatkan oleh GLC UNISMA untuk membuka wawasan siswa terhadap peluang di tingkat nasional. Panitia menyosialisasikan agenda tahunan English Competition (kompetisi bahasa Inggris tingkat nasional). Informasi ini disambut hangat oleh para siswa yang antusias menggali detail mekanisme perlombaan.
Sinergi Berkelanjutan dengan Pihak Sekolah Kesuksesan acara ini tak lepas dari dukungan penuh pihak SMA Al Ma’arif Singosari. Pihak sekolah memberikan apresiasi tinggi terhadap inovasi GLC UNISMA dan membuka pintu lebar-lebar untuk kolaborasi lanjutan. Sekolah menyatakan kesiapannya untuk memfasilitasi distribusi informasi resmi terkait kegiatan maupun kompetisi dari GLC UNISMA kepada seluruh siswa melalui bidang kesiswaan.
Melalui Global Youth Communication Camp, KSM-E UKM GLC UNISMA menaruh harapan besar agar ruang belajar yang interaktif ini mampu menumbuhkan keberanian, semangat kolaborasi, dan rasa percaya diri pelajar sebagai bekal menghadapi tantangan global di masa depan.
Bagi masyarakat, institusi sekolah, maupun pelajar yang tertarik mengetahui informasi lebih lanjut mengenai program, kegiatan, hingga kompetisi bergengsi dari KSM-E UKM GLC UNISMA, dapat langsung mengunjungi akun Instagram resmi mereka di @glc.ksme.connect.
(Pewarta: Muhammad Imannudin
https://kemahasiswaan.unisma.ac.id/wp-content/uploads/2026/08/11zon_IMG_5481-Muhammad-Imannudin-scaled.jpeg25601920Administratorhttps://kemahasiswaan.unisma.ac.id/wp-content/uploads/2024/09/Logo-2-1.pngAdministrator2026-07-28 09:41:152026-08-01 09:51:55Ubah Stigma Belajar Bahasa Inggris Jadi Menyenangkan Lewat Global Youth Communication Camp