UKM Seni Islami UNISMA Ukir Prestasi Gemilang, Anisa Syahrul Abidah Raih Juara 1 Pop Solo Islami Nasional MUFI 2026

MALANG — Prestasi membanggakan kembali diraih oleh Unit Kreativitas Mahasiswa (UKM) Seni Islami Universitas Islam Malang (Unisma). Anisa Syahrul Abidah, mahasiswi Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) yang juga menjabat sebagai Sekretaris Umum UKM Seni Islami periode 2026, berhasil menyabet Juara 1 Pop Solo Islami Tingkat Umum se-Nasional.

Penghargaan prestisius ini diraih dalam ajang Musabaqah Funnun Islamiyah (MUFI) 2026 yang diselenggarakan oleh JDFI Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang.

Persaingan Ketat di Kancah Nasional

Kompetisi bergengsi tingkat nasional ini dilaksanakan melalui dua tahapan seleksi yang ketat. Tahap pertama adalah babak penyisihan yang digelar secara online, dilanjutkan dengan babak final yang diselenggarakan secara offline di Kampus 1 UIN Maulana Malik Ibrahim Malang pada tanggal 9 Mei 2026.

Ajang ini diikuti oleh peserta dari berbagai penjuru daerah di Indonesia yang memiliki kemampuan terbaik di bidang seni musik Islami. Di tengah persaingan tersebut, Anisa tampil memukau dengan penguasaan teknik vokal yang kuat, penghayatan lagu yang mendalam, serta pembawaan panggung yang penuh percaya diri. Penampilan gemilang tersebut sukses memikat hati dewan juri dan mengantarkannya ke podium tertinggi sebagai Juara 1 dalam kategori Pop Solo Islami.

Bukti Pembinaan Berkelanjutan UKM Seni Islami

Prestasi ini menjadi suntikan kebanggaan yang besar bagi keluarga besar UKM Seni Islami Unisma. Keberhasilan Anisa menjadi bukti konkret bahwa UKM Seni Islami tidak sekadar menjadi wadah penyaluran bakat, melainkan inkubator pencetak generasi berprestasi yang siap bersaing di kancah nasional.

Selama ini, UKM Seni Islami Unisma secara aktif membina dan mendukung para anggotanya dalam mengembangkan kapasitas seni religius, mulai dari olah vokal, musik, hingga cabang seni lainnya. Kedisiplinan latihan, rasa kekeluargaan yang erat, serta determinasi untuk terus berkarya menjadi fondasi utama organisasi ini dalam melahirkan deretan prestasi.

“Prestasi yang diraih Anisa menjadi bukti bahwa UKM Seni Islami Unisma mampu terus berkembang dan bersaing di tingkat nasional. Kami sangat bangga karena kemenangan ini lahir dari proses panjang, latihan yang disiplin, serta semangat untuk terus belajar.”

— Kurniawan Rangga Putra Arifin, Ketua Umum UKM Seni Islami Unisma Periode 2026.

Lebih lanjut, Kurniawan berharap pencapaian ini dapat menular menjadi motivasi bagi seluruh anggota UKM Seni Islami agar semakin percaya diri dalam menunjukkan potensi terbaiknya, sekaligus terus mengharumkan nama baik Unisma melalui dedikasi dan karya nyata.

Media Dakwah Melalui Seni

Keberhasilan ini sekaligus menjadi afirmasi bahwa seni Islami tetap memiliki pijakan yang kuat di tengah dinamisnya perkembangan zaman. Di tangan generasi muda, seni religi tidak hanya menjadi torehan prestasi, tetapi juga bertransformasi menjadi instrumen dakwah yang efektif dan menyejukkan.

Capaian mahasiswi PGMI ini diharapkan dapat menjadi oase inspirasi bagi seluruh mahasiswa Unisma untuk berani mengambil langkah, menikmati proses, dan memaksimalkan potensi yang dimiliki demi mengukir jejak prestasi di masa depan.

Pewarta: Kurniawan Rangga Putra Arifin

Editor: Tim Redaksi / Kemahasiswaan UNISMA

PRESTASI GEMILANG, ANGGOTA UKM JQH UNISMA RAIH JUARA 3 MTQ TINGKAT NASIONAL DI BALI

MALANG, Senin, 04 Mei 2026 — Unit Kreativitas Mahasiswa (UKM) Jam’iyyatul Qurra’ wal Huffadz (JQH) Universitas Islam Malang (UNISMA) kembali menorehkan tinta emas di kancah nasional. Delegasi UNISMA berhasil menyabet Juara 3 pada cabang lomba Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat nasional yang diselenggarakan oleh PMM Al-Hikmah Universitas Pendidikan Ganesha (UNDIKSHA), Bali.

Mahasiswa berprestasi yang berhasil mengharumkan nama almamater tersebut adalah Ahmad If’anlala Qoyyum Aslam. Ia tampil memukau pada babak final yang diselenggarakan secara luring (offline) di Pulau Dewata pada 2–3 Mei 2026.

Perjuangan Ahmad menuju mimbar juara cukup panjang dan kompetitif. Kompetisi ini diawali dengan penilaian karya secara daring (online) oleh dewan juri pada 22 April 2026. Ahmad kemudian dinyatakan lolos pada pengumuman finalis tanggal 25 April 2026. Pada babak penentuan, ia berhasil memikat perhatian juri lewat lantunan suara yang syahdu, kefasihan tajwid yang mumpuni, penguasaan variasi lagu, serta penghayatan makna ayat yang sangat mendalam.

“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur atas hasil dari kerja keras ini. Ini adalah buah dari latihan intensif, serta dukungan luar biasa dari teman-teman UKM JQH UNISMA dan pembina yang telah mendedikasikan tenaga serta waktunya untuk melatih kami,” ungkap Ahmad If’anlala. Ia berharap pencapaian ini dapat menjadi motor penggerak bagi mahasiswa lain untuk terus berkarya di bidang keislaman.

Apresiasi dari Pembina dan Ketua Umum UKM

Di balik kesuksesan seorang delegasi, terdapat peran sentral dari para pembimbing. Ustadz Ali Zainal Abidin, salah satu pembina UKM JQH UNISMA, turut menyuarakan rasa syukurnya atas keberhasilan ini.

“Saya sangat bangga atas perjuangan ini. Mereka telah menunjukkan semangat dan dedikasi yang luar biasa. Prestasi ini merupakan hasil dari proses panjang yang tidak hanya melibatkan latihan, tetapi juga tekad dan doa. Semoga capaian ini menjadi inspirasi bagi semua anggota untuk terus mengembangkan potensi dan memaknai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari,” tutur Ustadz Ali.

Apresiasi senada juga datang dari Ketua Umum UKM JQH UNISMA, Andiko Fatur Rachman. Menurutnya, kemenangan ini adalah representasi dari komitmen dan persistensi anggota UKM.

“Kami sangat bersyukur dan bangga. Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa kesungguhan, kerja keras, dan doa selalu membuahkan hasil terbaik. Teruslah melangkah, berkontribusi, dan belajar dengan sepenuh hati, karena setiap langkah kecil yang kita ambil hari ini adalah pijakan menuju masa depan yang gemilang,” tegas Andiko. Ia juga berharap agar momentum kejuaraan ini menjadi langkah awal bagi seluruh anggota untuk meningkatkan peran aktif mereka dalam syiar Islam.

Melalui raihan prestasi ini, UKM JQH UNISMA berkomitmen untuk terus berekspansi dan berkontribusi secara nyata. Tidak hanya fokus pada pendalaman ilmu Al-Qur’an secara akademis, tetapi juga mengambil peran proaktif dalam dakwah kemasyarakatan. Prestasi gemilang ini bukan sekadar piala pajangan bagi kampus, melainkan nyala inspirasi bagi generasi muda agar tidak lelah memperdalam pemahaman agama.

Pewarta: Durrotun ‘Ainiya Editor:

Tim Redaksi BAKAK UNISMA

Syahdu Bait Ghina’ Araby: Dedikasi Moch. Nukman Zainuddin Bawa UKM Seni Islami Unisma Harumkan Nama Kampus di Level Jawa Timur

MALANG — Universitas Islam Malang (Unisma) kembali memanen prestasi membanggakan melalui jalur seni religi. Dalam kemeriahan Dies Maulidiyah Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Seni Religius UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, delegasi Unisma berhasil mencuri perhatian dewan juri pada ajang Festival Ghina’ Araby Tingkat Umum se-Jawa Timur. Prestasi ini menjadi kado indah sekaligus bukti nyata kualitas talenta mahasiswa Unisma di tingkat regional.

Sosok di balik keberhasilan meraih Juara II tersebut adalah Moch. Nukman Zainuddin. Di tengah persaingan ketat dengan para peserta berbakat dari berbagai daerah di Jawa Timur, Nukman berhasil membuktikan bahwa kedalaman rasa dan teknik vokal yang mumpuni adalah kunci utama sebuah penampilan. Menariknya, prestasi gemilang ini ditorehkannya di sela-sela kesibukan mengemban amanah sebagai Koordinator Bidang Kreator Pengurus UKM Seni Islami Unisma periode 2026.

Penampilan Nukman di atas panggung bukan sekadar bernyanyi, melainkan sebuah pertunjukan seni yang penuh penjiwaan. Harmonisasi antara teknik pernapasan yang stabil dengan pelafalan syair Arab yang presisi membuatnya unggul dalam penilaian estetika dan teknik. Keberhasilan ini menegaskan bahwa peran aktif sebagai pengurus organisasi (kreator) justru berbanding lurus dengan terasahnya sisi artistik dan kepercayaan diri di hadapan publik.

Ajang yang mempertemukan para pegiat seni suara Islami se-Jawa Timur ini berlangsung dengan tensi kompetisi yang tinggi. Namun, berkat persiapan yang matang di bawah naungan UKM Seni Islami, Nukman mampu tampil lepas dan menyalurkan pesan damai melalui setiap nada yang dilantunkan.

Menanggapi pencapaian ini, Kurniawan Rangga Putra Arifin selaku Ketua Umum UKM Seni Islami Unisma periode 2026, turut memberikan apresiasi tinggi.

“Prestasi yang diraih Saudara Nukman Zainuddin adalah manifestasi dari kerja keras yang selaras dengan tanggung jawab. Sebagai Koordinator Bidang Kreator, ia tidak hanya bicara soal teori kreativitas, tetapi membuktikannya langsung melalui prestasi nyata. Kami bangga memiliki kader yang mampu menyeimbangkan peran antara pengabdian organisasi dan pengembangan bakat pribadi,” ujarnya.

Kurniawan juga berharap momentum ini dapat menjadi energi baru bagi seluruh keluarga besar UKM Seni Islami untuk terus melahirkan karya-karya yang membanggakan kampus.

Dengan raihan trofi Juara II ini, UKM Seni Islami Unisma semakin memantapkan posisinya sebagai wadah yang inklusif bagi mahasiswa untuk berdakwah melalui keindahan seni. Keberhasilan ini diharapkan dapat memotivasi seluruh sivitas akademika untuk terus menggali potensi dan memberikan kontribusi terbaik demi nama baik universitas.

Pewarta: Kurniawan Rangga Putra Arifin

Gemuruh Sholawat dari Malang: Syauqon Ilaih Putra UKM Seni Islami Universitas Islam Malang Raih Juara II di Festival Al-Banjari Se-Jawa Madura

TUBAN — Suasana penuh khidmat dan semarak lantunan sholawat mewarnai Festival Al-Banjari Tingkat Umum Se-Jawa Madura yang digelar dalam rangka memperingati haul Syech Maulana Ibrahim Asmoro Qondi di Tuban. Dalam ajang bergengsi yang berlangsung selama tiga hari tersebut, grup Syauqon Ilaih Putra dari Unit Kreativitas Mahasiswa (UKM) Seni Islami Universitas Islam Malang (UNISMA) berhasil menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih Juara II.

Festival ini diikuti oleh 67 peserta dari berbagai daerah di Jawa dan Madura, mulai dari kalangan pesantren, komunitas sholawat, hingga masyarakat umum. Kompetisi berlangsung dalam dua tahap utama, yakni babak penyisihan yang berlangsung sangat ketat pada hari pertama dan kedua, serta babak final di hari terakhir yang mempertemukan para peserta terbaik.

Perjalanan Syauqon Ilaih Putra menuju posisi juara bukanlah hal yang mudah. Mereka harus bersaing dengan puluhan grup berkualitas tinggi yang masing-masing menampilkan keunikan dan kekuatan tersendiri. Namun, dengan persiapan matang, latihan intensif, serta kekompakan tim yang solid, delegasi kampus hijau ini mampu tampil maksimal di setiap tahap perlombaan.

Penampilan mereka sukses memikat dewan juri melalui harmonisasi vokal yang padu, ketepatan ritme tabuhan rebana, serta penghayatan mendalam terhadap syair sholawat. Nuansa spiritual yang mereka hadirkan di atas panggung turut memberikan kesan kuat, baik bagi dewan juri maupun penonton yang memadati lokasi acara.

Ketua Umum UKM Seni Islami periode 2026, Kurniawan Rangga Putra Arifin, mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaannya atas capaian gemilang tersebut. Ia menyampaikan bahwa prestasi ini merupakan buah manis dari kerja keras, kedisiplinan, serta semangat kebersamaan seluruh anggota tim.

“Alhamdulillah, capaian ini adalah bukti bahwa usaha dan kebersamaan tidak pernah mengkhianati hasil. Kami berharap prestasi ini bisa menjadi motivasi untuk terus berkembang dan membawa dakwah melalui seni ke ranah yang lebih luas.” — Kurniawan Rangga Putra Arifin, Ketua Umum UKM Seni Islami UNISMA 2026.

Keberhasilan ini semakin mempertegas eksistensi UKM Seni Islami sebagai wadah pengembangan bakat sekaligus sarana dakwah kreatif di lingkungan Universitas Islam Malang. Melalui seni Al-Banjari, mereka terus berkomitmen menyampaikan nilai-nilai Islam yang damai, indah, dan membumi.

Dengan semangat yang terus menyala, Syauqon Ilaih Putra optimis dapat melangkah lebih jauh, mengukir deretan prestasi berikutnya, sekaligus mengharumkan nama almamater UNISMA di tingkat yang lebih tinggi.

Pewarta: Dewi Astriana Safitri

Mahasiswi UKM Seni Islami UNISMA Sabet Juara II Musabaqah Ghina’ Araby Tingkat Nasional

MALANG — Universitas Islam Malang (UNISMA) kembali menorehkan tinta emas di kancah nasional melalui prestasi mahasiswanya di bidang seni Islami. Anisa Syahrul Abidah, mahasiswi yang tergabung dalam Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Seni Islami, berhasil mengharumkan nama almamater dengan meraih Juara II pada cabang lomba Musabaqah Ghina’ Araby.

Prestasi tersebut diraih dalam ajang bergengsi Gema Ramadhan Festival yang diselenggarakan oleh UKM MTQ Universitas Islam Surabaya.

Kompetisi berskala nasional ini diikuti oleh perwakilan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di seluruh Indonesia. Proses perlombaan dilangsungkan secara daring (online), di mana para peserta bersaing menampilkan vokal Islami terbaik mereka. Hasil kejuaraan ini kemudian diumumkan secara resmi pada Sabtu, 14 Maret 2026.

Ajang ini bukan sekadar kompetisi, melainkan wadah strategis bagi mahasiswa untuk menyalurkan bakat vokal sekaligus melantunkan lagu-lagu Arab yang kaya akan nilai spiritual dan estetika. Berbekal persiapan matang dan semangat juang yang tinggi, Anisa tampil memukau dan sukses mengungguli puluhan peserta lainnya dari berbagai kampus.

Ketua Umum UKM Seni Islami UNISMA Periode 2026, Kurniawan Rangga Putra Arifin, menyampaikan apresiasi dan rasa syukurnya atas pencapaian ini. Menurutnya, keberhasilan Anisa adalah buah manis dari dedikasi dan latihan konsisten dalam mengembangkan potensi seni bernapaskan Islam.

“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur atas capaian yang diraih oleh Saudari Anisa Syahrul Abidah. Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa mahasiswa Universitas Islam Malang mampu bersaing dan menunjukkan kualitas unggulnya di tingkat nasional. Kami berharap pencapaian ini menjadi motor penggerak bagi seluruh anggota UKM Seni Islami untuk terus berkarya, berlatih, dan berdakwah melalui jalur seni,” ujar Kurniawan.

Kemenangan ini sekaligus menegaskan bahwa mahasiswa UNISMA memiliki keseimbangan prestasi, tidak hanya unggul di bidang akademik, tetapi juga berdaya saing tinggi di bidang non-akademik. Partisipasi aktif dalam kompetisi ini wujud nyata komitmen sivitas akademika UNISMA dalam syiar Islam.

Melalui raihan ini, UKM Seni Islami UNISMA semakin mengokohkan perannya sebagai inkubator kreativitas, pengembangan bakat, dan media dakwah mahasiswa. Ke depannya, UKM Seni Islami berkomitmen penuh untuk terus mendampingi serta memfasilitasi para anggotanya agar senantiasa membawa harum nama kampus hijau UNISMA di berbagai ajang, baik di tingkat regional maupun nasional.

(Pewarta: Kurniawan Rangga Putra Arifin

PRESTASI GEMILANG: TIM DELEGASI UKM JQH UNISMA RAIH JUARA 2 MUSABAQOH SYARHIL QUR’AN TINGKAT NASIONAL

MALANG, Minggu, 1 Maret 2026 — Unit Kreativitas Mahasiswa (UKM) Jam’iyyatul Qurro’ Wal Huffadz (JQH) Universitas Islam Malang (UNISMA) kembali menorehkan tinta emas dan mengharumkan nama kampus. Tim delegasi UKM JQH sukses merebut Juara 2 dalam cabang lomba Musabaqoh Syarhil Qur’an (MSQ) tingkat nasional yang diselenggarakan oleh STIU Darul Qur’an, Bogor.

Kompetisi bergengsi ini berlangsung dalam dua tahapan seleksi yang ketat. Babak penyisihan digelar secara daring pada 1 hingga 10 Februari 2026. Setelah lolos seleksi, tim UNISMA melaju ke babak final yang diselenggarakan secara luring (offline) pada Minggu, 1 Maret 2026, bersaing dengan para peserta unggulan dari berbagai instansi dan perguruan tinggi se-Indonesia.

Tim delegasi kebanggaan kampus hijau ini beranggotakan tiga mahasiswi tangguh, yakni Nidaa Nasywaa, Shafira Fathul Jannah, dan Dewi Safiroh Wardati. Penampilan mereka di hadapan dewan juri dinilai sangat memukau. Dengan kemampuan komunikasi publik yang kuat dan kerja sama yang solid, ketiganya mampu menguraikan isi, tafsir, dan hikmah ayat-ayat suci Al-Qur’an secara mendalam sekaligus menarik perhatian seluruh hadirin.

“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur atas hasil kerja keras ini,” ungkap Nidaa Nasywaa mewakili timnya. Ia menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan buah manis dari rangkaian persiapan yang matang. “Ini adalah hasil dari latihan intensif, kekompakan tim, serta dukungan luar biasa dari teman-teman UKM JQH UNISMA dan pembina yang telah mendedikasikan tenaga serta waktunya untuk melatih kami. Kami harap pencapaian ini dapat memotivasi kami dan mahasiswa lain untuk terus berkarya di bidang keislaman.”

Rasa syukur dan bangga turut diutarakan oleh Ustadz Ali Zainal Abidin, salah satu pembina UKM JQH UNISMA. Menurutnya, torehan prestasi tingkat nasional ini tidak didapatkan secara instan.

“Saya sangat bangga atas perjuangan tim ini. Mereka telah menunjukkan semangat dan dedikasi yang luar biasa. Prestasi ini merupakan hasil dari proses panjang yang tidak hanya melibatkan latihan, tetapi juga tekad dan doa. Semoga capaian ini menjadi inspirasi bagi semua anggota untuk terus mengembangkan potensi dan memaknai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari,” tutur Ustadz Ali.

Apresiasi senada juga disampaikan oleh Ketua Umum UKM JQH UNISMA, Andiko Fatur Rachman. Ia melihat kemenangan ini sebagai momentum penggerak semangat berorganisasi dan berprestasi bagi seluruh anggotanya.

“Kami sangat bersyukur dan bangga dengan capaian ini. Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa kesungguhan, kerja keras, dan doa selalu membuahkan hasil terbaik,” ujar Andiko. “Teruslah melangkah, berkontribusi, dan belajar dengan sepenuh hati, karena setiap langkah kecil yang kita ambil hari ini adalah pijakan menuju masa depan yang gemilang. Kami berharap raihan membanggakan ini menjadi langkah awal untuk terus meningkatkan kompetensi dan peran aktif kita dalam syiar Islam.”

Melalui momentum kemenangan ini, UKM JQH UNISMA berkomitmen untuk terus berekspansi dan berkontribusi, baik dalam kajian dan pengembangan ilmu Al-Qur’an di lingkungan akademis, maupun dalam wujud dakwah kepada masyarakat luas. Prestasi ini bukan sekadar kebanggaan bagi almamater, melainkan juga mercusuar inspirasi bagi generasi muda untuk makin mencintai dan memperdalam pemahaman agama.

Pewarta: Durrotun ‘Ainiya

Penyunting: Kemahasiswaan UNISMA

TIM TAEKWONDO UNISMA SABET TIGA MEDALI DI BRAWIJAYA TAEKWONDO CHAMPIONSHIP 2026

MALANG — Tim Taekwondo Universitas Islam Malang (UNISMA) kembali menorehkan tinta emas dalam daftar prestasi olahraga mahasiswa. Pada ajang Brawijaya Taekwondo Championship 2026 yang digelar di GOR Pertamina Universitas Brawijaya, Malang, pada 14–15 Februari lalu, delegasi kampus hijau ini sukses membawa pulang tiga medali bergengsi.

Kejuaraan tingkat regional ini berlangsung sengit dengan partisipasi lebih dari seribu atlet yang berasal dari berbagai sekolah, perguruan tinggi, dan klub taekwondo se-Malang Raya. Di tengah ketatnya persaingan, Unit Kreativitas Mahasiswa (UKM) Olahraga UNISMA menerjunkan tiga atlet andalannya untuk berlaga di kategori Kyorugi Senior Pemula.

Hasilnya sangat memuaskan, ketiga atlet tersebut berhasil tampil maksimal dengan membawa pulang satu medali emas, satu medali perak, dan satu medali perunggu.

Ketiga patriot olahraga yang mewakili UNISMA dalam kejuaraan ini adalah Ardhito Raka Wardana, Rufiatil Minna Hartono, dan Muhamad Rizqi Sandy Ramadhan. Mereka menunjukkan ketangguhan fisik dan taktik saat bertanding pada kategori Kyorugi Senior Pemula, sebuah kelas kompetitif yang dikhususkan bagi para atlet dengan tingkat sabuk kuning ke atas.

Keberhasilan menyabet tiga medali ini merupakan buah manis dari kedisiplinan, intensitas latihan, dan persiapan matang yang dijalani secara konsisten oleh para atlet. Selain mengharumkan nama almamater, torehan ini juga menegaskan daya saing mahasiswa UNISMA pada ajang olahraga bela diri di tingkat regional.

Brawijaya Taekwondo Championship 2026 sendiri merupakan salah satu wadah kompetisi taekwondo bergengsi yang mempertemukan talenta-talenta terbaik dari berbagai daerah di Malang Raya. Ajang ini menjadi episentrum bagi para atlet untuk mengasah jam terbang, menambah pengalaman bertanding, serta mendongkrak portofolio prestasi mereka.

Prestasi gemilang yang dicetak oleh Tim Taekwondo UNISMA ini diharapkan mampu memantik motivasi mahasiswa lainnya untuk terus berprestasi dan berani unjuk gigi, baik di bidang akademik maupun non-akademik. Keberhasilan ini sekaligus menjadi manifestasi nyata dari dukungan Biro Administrasi Kemahasiswaan, Alumni, dan Keagamaan (BAKAK) dalam memfasilitasi pengembangan minat dan bakat mahasiswa melalui berbagai program kemahasiswaan yang terstruktur.

(Pewarta: Muhamad Rizal)

Syauqon Ilaih Putra UKM Seni Islami UNISMA Sabet Juara I Festival Sholawat Al-Banjari Tingkat Nasional

MOJOKERTO — Universitas Islam Malang (UNISMA) kembali menorehkan prestasi gemilang di kancah nasional. Kali ini, kebanggaan datang dari Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Seni Islami melalui salah satu tim unggulannya, Syauqon Ilaih Putra. Tim ini sukses merebut posisi Juara I pada Festival Sholawat Al-Banjari Tingkat Umum se-Nasional yang diselenggarakan di Pondok Pesantren Darul Dakwah, Mojokerto.

Kompetisi bergengsi yang berlangsung pada Sabtu, 7 Februari 2026 ini diikuti oleh puluhan grup hadrah dari seluruh penjuru Indonesia. Para peserta datang dari beragam latar belakang, mulai dari perwakilan perguruan tinggi, pondok pesantren, komunitas sholawat, hingga masyarakat umum.

Di tengah suasana kompetisi yang khidmat, meriah, dan penuh semangat spiritual, kegiatan ini bukan sekadar ajang unjuk gigi, melainkan menjadi wadah silaturahmi nasional. Festival ini juga mengukuhkan kesenian Al-Banjari sebagai media dakwah yang positif, kreatif, dan sarat akan nilai-nilai luhur keislaman.

Dedikasi dan Persiapan Matang Tim Syauqon Ilaih Putra

Keberhasilan meraih podium tertinggi ini tidak lepas dari kerja keras 10 personel terbaik Syauqon Ilaih Putra. Tim yang merupakan gabungan dari pengurus dan anggota aktif UKM Seni Islami angkatan 2026 ini telah melalui serangkaian persiapan yang panjang. Mulai dari latihan fisik dan vokal yang intensif, pematangan aransemen musik, hingga evaluasi rutin yang disiplin sebelum akhirnya tampil maksimal di panggung utama.

Dengan penuh dedikasi, kekompakan, dan rasa tanggung jawab yang tinggi, tim ini berhasil membuktikan kualitas musikalitas mereka di tingkat nasional, sekaligus membawa harum nama Universitas Islam Malang.

Ketua Umum UKM Seni Islami Periode 2026, Kurniawan Rangga Putra Arifin, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas pencapaian luar biasa tersebut.

“Alhamdulillah, capaian Juara I di tingkat nasional ini merupakan buah dari kerja keras, disiplin, dan kekompakan seluruh tim Syauqon Ilaih Putra. Persaingan tentu sangat ketat karena diikuti peserta terbaik dari berbagai daerah di Indonesia. Prestasi ini menjadi motivasi besar bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas dan memperluas dakwah melalui seni sholawat. Semoga ke depan kami mampu mempertahankan dan bahkan melampaui pencapaian ini.”

Pionir Dakwah Kreatif Kampus Hijau

Prestasi ini semakin menegaskan posisi UKM Seni Islami sebagai pionir dakwah kreatif di lingkungan kampus hijau UNISMA. Organisasi ini terbukti tidak hanya berfungsi sebagai wadah pengembangan minat dan bakat kesenian, tetapi juga sebagai ruang pembinaan karakter mahasiswa.

Melalui semangat kolaborasi, kreativitas, dan spiritualitas, UKM Seni Islami berkomitmen untuk melestarikan budaya sholawat serta menyebarkan nilai-nilai Islam yang damai dan adaptif. Keberhasilan hari ini menjadi batu loncatan penting menuju kontribusi dakwah dan seni yang lebih luas di masa mendatang, baik di tingkat regional maupun nasional.

Pewarta: Kurniawan Rangga Putra Arifin

Editor: Redaksi Kemahasiswaan UNISMA

Prestasi Mendunia! UNISMA Raih Silver Medal di AISEEF 2026, Mantap Menuju World Class University

MALANG — Universitas Islam Malang (UNISMA) kembali menorehkan tinta emas di kancah global. Pada 29 Januari 2026, delegasi mahasiswa UNISMA berhasil membawa pulang Silver Medal dalam ajang bergengsi internasional ASEAN Innovative Science and Engineering Exhibition Fair (AISEEF) 2026 yang diselenggarakan oleh Indonesian Young Scientist Association (IYSA) bekerja sama dengan Fakultas Teknik Universitas Diponegoro.

Kemenangan ini diraih melalui karya inovatif bertajuk “BREW Project: Biofilter from REcycled Waste – Coffee Husk Innovation for Affordable Treatment Solutions.” Proyek ini menawarkan solusi penanganan limbah berbasis lingkungan yang murah dan aplikatif dengan memanfaatkan limbah kulit kopi sebagai biofilter.

Tim riset kebanggaan kampus hijau ini dipimpin langsung oleh Alvina Putri Maharani, yang juga menjabat sebagai Komandan Satuan Resimen Mahasiswa (Menwa) 836 Macan Putih UNISMA. Tampil sebagai figur sentral, Alvina sukses mengoordinasikan strategi, riset, dan menjaga semangat juang timnya. Kepemimpinannya yang visioner menjadi motor penggerak lahirnya inovasi yang menunjukkan kepedulian nyata mahasiswa UNISMA terhadap isu-isu lingkungan krusial.

Prestasi gemilang ini tak lepas dari soliditas dan kolaborasi apik seluruh anggota tim, yakni Aqidatul Izzah Putri Naila dan Nazamira Oktavirani (angkatan 2023), serta Nirmala Sariputri Harsono dan Tasya Bella Indriani (angkatan 2025). Sinergi mereka membuktikan bahwa gagasan akademis dapat bertransformasi menjadi karya nyata yang sangat relevan dengan kebutuhan masyarakat dalam menghadapi tantangan ekologi saat ini.

Raihan Silver Medal di AISEEF 2026 ini semakin memperpanjang daftar rekam jejak gemilang tim tersebut. Sebelumnya, mereka juga sukses menyabet Gold Medal di ajang International Applied Science Project Olympiad (I2ASPO) melalui karya “Upcycling Aquaculture Sludge into Functional Biochar for Thermal Solar Panel Enhancement: A Low-Cost Waste-to-Energy Innovation.” Rentetan kemenangan beruntun di panggung internasional ini menjadi bukti sahih atas konsistensi mahasiswa UNISMA dalam melahirkan karya ilmiah yang berdaya guna tinggi. Keberhasilan ini sekaligus menegaskan kesiapan institusi dalam menapaki persaingan global, selaras dengan visi besar UNISMA menuju World Class University.

Melalui dedikasi dan kepemimpinan yang inspiratif, Alvina dan timnya telah membuktikan bahwa mahasiswa UNISMA tidak gentar menghadapi ketatnya persaingan global. Keberhasilan di I2ASPO dan AISEEF ini diharapkan menjadi pijakan kuat bagi sivitas akademika lainnya untuk terus berinovasi, mencetak prestasi yang berdampak luas, dan memastikan nama UNISMA terus melesat di dunia internasional.

Macan Putih UNISMA Melesat Mendunia: Gold Medal di I2ASPO Energi

Pada bulan Desember 2025, sebuah torehan sejarah lahir dari Universitas Islam Malang. Komandan Resimen Mahasiswa 836/Macan Putih UNISMA, bersama tim mahasiswa dari Fakultas Biologi, berhasil meraih Gold Medal dalam ajang internasional bergengsi International Invention and Innovative Science Project Olympiad (I2ASPO) kategori Energi. Ajang ini mempertemukan ide-ide terbaik dari berbagai perguruan tinggi dunia, dan kehadiran UNISMA menjadi bukti nyata bahwa semangat juang mahasiswa Indonesia mampu bersinar di panggung global.

Tim yang dipimpin oleh Alvina Putri Maharani sebagai ketua, beranggotakan Aqidatul Izzah Putri Naila dan Nazamira Oktavirani dari angkatan 2023, serta Fasya Regita Aurelia dan Tasya Bella Indriani dari angkatan 2025. Mereka hadir dengan semangat lintas generasi, menyatukan tekad dan kerja sama untuk membuktikan bahwa mahasiswa Biologi UNISMA, di bawah kepemimpinan komandan resimen, mampu membawa almamater melesat mendunia.

Karya tulis ilmiah yang mereka persembahkan berjudul: “Upcycling Aquaculture Sludge into Functional Biochar for Thermal Solar Panel Enhancement: A Low-Cost Waste-to-Energy Innovation.” Gagasan ini lahir dari keprihatinan terhadap limbah budidaya perikanan yang sering kali terabaikan. Dengan pendekatan ilmiah yang matang, limbah tersebut diolah menjadi biochar fungsional yang dapat meningkatkan efisiensi panel surya termal dengan biaya rendah. Inovasi ini bukan hanya sekadar solusi teknis, tetapi juga jawaban atas tantangan global: bagaimana mengubah limbah menjadi energi terbarukan yang ramah lingkungan sekaligus terjangkau.

Perjalanan menuju kemenangan penuh dengan kerja keras dan pengorbanan. Sejak awal, tim menyusun penelitian secara sistematis, mengumpulkan data, dan menulis karya sesuai kaidah akademik internasional. Mereka berlatih menyampaikan presentasi dengan bahasa yang jelas, meyakinkan, dan mampu menjawab pertanyaan kritis dari dewan juri. Kepemimpinan komandan resimen menjadi penguat semangat, sementara dukungan antaranggota tim memastikan setiap langkah berjalan dengan solid.

Hari perlombaan menjadi momen yang menegangkan sekaligus membanggakan. Ketika giliran mereka tiba, tim Biologi UNISMA tampil penuh percaya diri. Penjelasan yang runtut, data yang kuat, serta visi yang jelas tentang keberlanjutan energi membuat juri terkesan. Pada akhirnya, penghargaan tertinggi berupa Gold Medal pun berhasil mereka raih. Kemenangan ini menjadi bukti bahwa mahasiswa UNISMA mampu bersaing di tingkat global dengan gagasan yang relevan, berdampak, dan berorientasi pada masa depan.

Lebih dari sekadar medali, pencapaian ini mencerminkan semangat juang Resimen Mahasiswa 836/Macan Putih UNISMA. Mereka menunjukkan bahwa ilmu pengetahuan dapat menjadi senjata untuk menjawab tantangan zaman, dan bahwa kerja sama lintas angkatan mampu melahirkan karya yang berdaya guna. Prestasi ini juga menjadi inspirasi bagi seluruh mahasiswa untuk terus berinovasi, berprestasi, dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, bangsa, dan dunia.

Berita acara ini dibuat sebagai dokumentasi resmi atas pencapaian luar biasa Komandan Resimen Mahasiswa 836/Macan Putih UNISMA bersama tim Biologi. Semoga kemenangan ini menjadi motivasi bagi generasi berikutnya untuk tidak berhenti bermimpi, berusaha, dan berkontribusi dalam membangun masa depan yang lebih berkelanjutan. Dengan semangat ini, Universitas Islam Malang terus melangkah maju, membawa nama UNISMA melesat mendunia.