Syahdu Bait Ghina’ Araby: Dedikasi Moch. Nukman Zainuddin Bawa UKM Seni Islami Unisma Harumkan Nama Kampus di Level Jawa Timur

MALANG — Universitas Islam Malang (Unisma) kembali memanen prestasi membanggakan melalui jalur seni religi. Dalam kemeriahan Dies Maulidiyah Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Seni Religius UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, delegasi Unisma berhasil mencuri perhatian dewan juri pada ajang Festival Ghina’ Araby Tingkat Umum se-Jawa Timur. Prestasi ini menjadi kado indah sekaligus bukti nyata kualitas talenta mahasiswa Unisma di tingkat regional.

Sosok di balik keberhasilan meraih Juara II tersebut adalah Moch. Nukman Zainuddin. Di tengah persaingan ketat dengan para peserta berbakat dari berbagai daerah di Jawa Timur, Nukman berhasil membuktikan bahwa kedalaman rasa dan teknik vokal yang mumpuni adalah kunci utama sebuah penampilan. Menariknya, prestasi gemilang ini ditorehkannya di sela-sela kesibukan mengemban amanah sebagai Koordinator Bidang Kreator Pengurus UKM Seni Islami Unisma periode 2026.

Penampilan Nukman di atas panggung bukan sekadar bernyanyi, melainkan sebuah pertunjukan seni yang penuh penjiwaan. Harmonisasi antara teknik pernapasan yang stabil dengan pelafalan syair Arab yang presisi membuatnya unggul dalam penilaian estetika dan teknik. Keberhasilan ini menegaskan bahwa peran aktif sebagai pengurus organisasi (kreator) justru berbanding lurus dengan terasahnya sisi artistik dan kepercayaan diri di hadapan publik.

Ajang yang mempertemukan para pegiat seni suara Islami se-Jawa Timur ini berlangsung dengan tensi kompetisi yang tinggi. Namun, berkat persiapan yang matang di bawah naungan UKM Seni Islami, Nukman mampu tampil lepas dan menyalurkan pesan damai melalui setiap nada yang dilantunkan.

Menanggapi pencapaian ini, Kurniawan Rangga Putra Arifin selaku Ketua Umum UKM Seni Islami Unisma periode 2026, turut memberikan apresiasi tinggi.

“Prestasi yang diraih Saudara Nukman Zainuddin adalah manifestasi dari kerja keras yang selaras dengan tanggung jawab. Sebagai Koordinator Bidang Kreator, ia tidak hanya bicara soal teori kreativitas, tetapi membuktikannya langsung melalui prestasi nyata. Kami bangga memiliki kader yang mampu menyeimbangkan peran antara pengabdian organisasi dan pengembangan bakat pribadi,” ujarnya.

Kurniawan juga berharap momentum ini dapat menjadi energi baru bagi seluruh keluarga besar UKM Seni Islami untuk terus melahirkan karya-karya yang membanggakan kampus.

Dengan raihan trofi Juara II ini, UKM Seni Islami Unisma semakin memantapkan posisinya sebagai wadah yang inklusif bagi mahasiswa untuk berdakwah melalui keindahan seni. Keberhasilan ini diharapkan dapat memotivasi seluruh sivitas akademika untuk terus menggali potensi dan memberikan kontribusi terbaik demi nama baik universitas.

Pewarta: Kurniawan Rangga Putra Arifin