Gemuruh Sholawat dari Malang: Syauqon Ilaih Putra UKM Seni Islami Universitas Islam Malang Raih Juara II di Festival Al-Banjari Se-Jawa Madura

TUBAN — Suasana penuh khidmat dan semarak lantunan sholawat mewarnai Festival Al-Banjari Tingkat Umum Se-Jawa Madura yang digelar dalam rangka memperingati haul Syech Maulana Ibrahim Asmoro Qondi di Tuban. Dalam ajang bergengsi yang berlangsung selama tiga hari tersebut, grup Syauqon Ilaih Putra dari Unit Kreativitas Mahasiswa (UKM) Seni Islami Universitas Islam Malang (UNISMA) berhasil menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih Juara II.

Festival ini diikuti oleh 67 peserta dari berbagai daerah di Jawa dan Madura, mulai dari kalangan pesantren, komunitas sholawat, hingga masyarakat umum. Kompetisi berlangsung dalam dua tahap utama, yakni babak penyisihan yang berlangsung sangat ketat pada hari pertama dan kedua, serta babak final di hari terakhir yang mempertemukan para peserta terbaik.

Perjalanan Syauqon Ilaih Putra menuju posisi juara bukanlah hal yang mudah. Mereka harus bersaing dengan puluhan grup berkualitas tinggi yang masing-masing menampilkan keunikan dan kekuatan tersendiri. Namun, dengan persiapan matang, latihan intensif, serta kekompakan tim yang solid, delegasi kampus hijau ini mampu tampil maksimal di setiap tahap perlombaan.

Penampilan mereka sukses memikat dewan juri melalui harmonisasi vokal yang padu, ketepatan ritme tabuhan rebana, serta penghayatan mendalam terhadap syair sholawat. Nuansa spiritual yang mereka hadirkan di atas panggung turut memberikan kesan kuat, baik bagi dewan juri maupun penonton yang memadati lokasi acara.

Ketua Umum UKM Seni Islami periode 2026, Kurniawan Rangga Putra Arifin, mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaannya atas capaian gemilang tersebut. Ia menyampaikan bahwa prestasi ini merupakan buah manis dari kerja keras, kedisiplinan, serta semangat kebersamaan seluruh anggota tim.

“Alhamdulillah, capaian ini adalah bukti bahwa usaha dan kebersamaan tidak pernah mengkhianati hasil. Kami berharap prestasi ini bisa menjadi motivasi untuk terus berkembang dan membawa dakwah melalui seni ke ranah yang lebih luas.” — Kurniawan Rangga Putra Arifin, Ketua Umum UKM Seni Islami UNISMA 2026.

Keberhasilan ini semakin mempertegas eksistensi UKM Seni Islami sebagai wadah pengembangan bakat sekaligus sarana dakwah kreatif di lingkungan Universitas Islam Malang. Melalui seni Al-Banjari, mereka terus berkomitmen menyampaikan nilai-nilai Islam yang damai, indah, dan membumi.

Dengan semangat yang terus menyala, Syauqon Ilaih Putra optimis dapat melangkah lebih jauh, mengukir deretan prestasi berikutnya, sekaligus mengharumkan nama almamater UNISMA di tingkat yang lebih tinggi.

Pewarta: Dewi Astriana Safitri