Bangkitkan Peradaban dari Masjid, KSM-E ARMY UNISMA Edukasi Siswa MA An-Nashr
MALANG — Masjid bukan sekadar tempat untuk menunaikan salat, melainkan titik awal kebangkitan sebuah peradaban. Pesan kuat inilah yang dibawa oleh tim Kandidat Sarjana Mengabdi Ekuivalensi (KSM-E) Asosiasi Remaja Masjid Ainul Yaqin (ARMY) Universitas Islam Malang (UNISMA) saat menyambangi MA An-Nashr pada Sabtu (18/7/2026).
Melalui sebuah seminar edukatif bertajuk “From Masjid to Civilization”, para mahasiswa UNISMA ini mengajak para pelajar untuk menengok kembali fungsi hakiki masjid. Kegiatan ini merupakan wujud nyata implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi di bidang pengabdian kepada masyarakat, yang secara khusus menargetkan generasi muda agar kembali dekat dengan masjid di tengah gempuran era digital.

Acara yang dimulai pukul 13.00 WIB ini berlangsung khidmat sekaligus hangat. Setelah dibuka dengan lantunan kebangsaan Indonesia Raya, Syubbanul Wathan, dan Sholawat Nuril Anwar, kegiatan dilanjutkan dengan prosesi penyerahan cinderamata serta serangkaian sambutan dari Ketua Pelaksana, Ketua ARMY UNISMA, dan Kepala MA An-Nashr.
Memasuki sesi inti, tim KSM-E ARMY UNISMA menyajikan materi yang membuka wawasan para siswa. Mereka mengupas tuntas sejarah keemasan Islam sejak zaman Rasulullah SAW, di mana masjid saat itu berdiri sebagai sentra pendidikan, ruang dakwah, titik kumpul pemberdayaan masyarakat, hingga wadah pembinaan karakter umat.
“Di era digital seperti sekarang, tantangan generasi muda sangat kompleks. Oleh karena itu, kita harus kembali menjadikan masjid sebagai ruang pembinaan generasi yang berilmu, berakhlak mulia, berdaya saing, dan tentunya mampu berkontribusi positif bagi agama maupun bangsa,” ungkap tim pemateri di hadapan para siswa.

Gagasan segar ini rupanya disambut dengan antusiasme tinggi. Hal ini terlihat dari jalannya sesi diskusi dan tanya jawab yang interaktif. Para siswa MA An-Nashr tak ragu melontarkan pertanyaan dan gagasan mereka terkait bagaimana anak muda modern bisa ikut serta memakmurkan masjid dengan cara-cara yang kreatif namun tetap berlandaskan Al-Qur’an dan As-Sunnah.
Melalui program KSM-E ini, Universitas Islam Malang berharap dapat terus menjalin hubungan baik dan membawa manfaat langsung bagi masyarakat luas, khususnya di lingkungan MA An-Nashr. Lebih dari itu, tertanam sebuah asa agar dari tangan para pemuda ini, masjid-masjid akan kembali makmur dan menjadi pilar utama kebangkitan peradaban Islam di masa depan.
Pewarta: Fira Imel Handayani (Sekretaris KSM-E ARMY UNISMA)





