UKM Musik Gaung 193 UNISMA Unjuk Vokal di PEKSIMIDA Jatim 2026

MALANG — Universitas Islam Malang (UNISMA) kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak generasi berprestasi, tidak hanya di bidang akademik, tetapi juga non-akademik. Melalui Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Musik Gaung 193, UNISMA resmi menerjunkan tiga delegasi terbaiknya untuk berlaga di ajang bergengsi Pekan Seni Mahasiswa Daerah (PEKSIMIDA) Jawa Timur 2026.

Ajang yang diselenggarakan oleh Badan Pembina Seni Mahasiswa Indonesia (BPSMI) Provinsi Jawa Timur ini merupakan ruang unjuk gigi, apresiasi, sekaligus seleksi bagi mahasiswa se-Jawa Timur untuk melaju ke tingkat nasional (PEKSIMINAS).

Tahun ini, UKM Musik Gaung 193 mengirimkan tiga perwakilan mahasiswa yang akan berkompetisi pada tiga tangkai lomba berbeda, yakni Menyanyi Pop, Menyanyi Dangdut, dan Menyanyi Keroncong. Ketiganya bukanlah nama sembarangan; mereka adalah mahasiswa terpilih yang telah melewati ketatnya proses seleksi internal, evaluasi, hingga pemusatan latihan intensif di bawah bimbingan pembina UKM.

“Persiapan telah kami lakukan secara komprehensif. Mulai dari pematangan teknik vokal, interpretasi lagu, tata panggung, hingga kesiapan mental para peserta. Kami juga telah menyelesaikan seluruh tahapan administratif jauh-jauh hari agar delegasi bisa fokus tampil maksimal,” ungkap perwakilan pengurus UKM Musik Gaung 193.

Rangkaian Kompetisi di Dua Kampus Berbeda

Perjuangan delegasi UNISMA dimulai pada Kamis, 9 Juli 2026, di Universitas Brawijaya (UB) Malang. Tangkai lomba Menyanyi Pop mengambil tempat di Gedung Pandhita Majapahit, sementara Menyanyi Dangdut dilangsungkan di Gedung Widyaloka. Di hadapan dewan juri, perwakilan UNISMA tampil percaya diri, memamerkan kualitas vokal dan penghayatan lagu yang bersaing ketat dengan puluhan delegasi dari perguruan tinggi negeri maupun swasta lainnya.

Dua hari berselang, tepatnya pada Sabtu, 11 Juli 2026, giliran delegasi tangkai lomba Menyanyi Keroncong yang unjuk kemampuan. Bertempat di Gedung Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Surabaya (UNESA) Kampus Lidah Wetan, kompetisi ini menjadi pembuktian bahwa mahasiswa UNISMA juga turut andil dalam melestarikan warisan musik tradisional kebanggaan bangsa.

Membangun Relasi dan Reputasi Almamater

Selama mengikuti rangkaian PEKSIMIDA 2026, seluruh delegasi UNISMA mendapat apresiasi karena berhasil menjaga ketertiban, sportivitas, dan nama baik almamater. Ajang ini tidak semata-mata dilihat sebagai ladang perburuan gelar juara, melainkan wadah strategis untuk memperluas jejaring antar-mahasiswa seni se-Jawa Timur.

Keikutsertaan UKM Musik Gaung 193 dalam PEKSIMIDA 2026 ini berjalan dengan lancar tanpa kendala berarti. Partisipasi ini menjadi bukti nyata keseriusan UNISMA dalam membangun iklim kompetitif yang sehat, sekaligus meneguhkan eksistensi Kampus Kebanggaan Nahdlatul Ulama ini dalam kancah seni budaya di tingkat regional.

(Pewarta: Fachry Wildan Mahmudi)