UNSPOKEN IN LENS: TINGKATKAN KEPEKAAN ESTETIKA, UKM PANORAMA PHOTOGRAPHY UNISMA SUKSES GELAR PRAKTIK LAPANG
MALANG — Guna mengasah insting visual dan kemampuan teknis para anggotanya, Unit Kreativitas Mahasiswa (UKM) Panorama Photography Universitas Islam Malang (UNISMA) sukses menggelar kegiatan Hunting dan Praktik Lapang pada Sabtu hingga Minggu (25–26/4/2026). Mengusung tema “Unspoken in Lens”, agenda ini menjadi langkah lanjutan dari rangkaian pelatihan dasar fotografi yang menitikberatkan pada pengalaman langsung di lapangan.
Kegiatan ini tidak hanya sekadar memindahkan ruang kelas ke alam terbuka, tetapi dirancang secara khusus untuk memperdalam pemahaman anggota mengenai komposisi, pencahayaan, dan kepekaan estetika. Peserta didorong untuk mengeksplorasi kreativitas serta menemukan gaya visual otentik mereka masing-masing saat menangkap sebuah momen.
Tema “Unspoken in Lens” sendiri diangkat untuk merepresentasikan kekuatan sebuah foto. Melalui lensa, sebuah karya visual diharapkan mampu menyampaikan pesan yang tak terucap. Setiap jepretan didorong untuk tidak sekadar menjadi gambar mati, melainkan menjadi medium yang mewakili emosi, cerita, serta sudut pandang personal sang fotografer.

Rangkaian Kegiatan yang Komprehensif
Intensitas kegiatan sudah terlihat sejak hari pertama (Sabtu, 25/4). Usai proses check-in dan pengarahan, rombongan langsung bertolak menuju lokasi diklat. Setibanya di sana, acara resmi dibuka dan dilanjutkan dengan pendirian tenda, istirahat, serta ice breaking untuk meleburkan kecanggungan antar peserta.
Memasuki sore hari, peserta langsung dihadapkan pada agenda utama, yakni sesi Hunting 1. Pada sesi ini, mereka ditantang untuk mengaplikasikan teori fotografi secara langsung dengan memanfaatkan karakter golden hour atau cahaya sore. Hasil jepretan tersebut kemudian dievaluasi bersama pada sesi “Bedah Karya” di malam hari, sebelum ditutup dengan malam keakraban (makrab) yang hangat.

Tantangan berlanjut pada hari kedua (Minggu, 26/4). Sejak dini hari, para peserta sudah bersiap untuk sesi Hunting 2. Kali ini, fokus utamanya adalah melatih adaptasi teknis terhadap kondisi pencahayaan yang berbeda, khususnya menangkap pendaran cahaya pagi. Sama seperti hari pertama, sesi ini ditutup dengan bedah karya interaktif di mana para pengurus memberikan masukan konstruktif atas presentasi karya para peserta.
Sebelum bertolak kembali ke kampus UNISMA, kegiatan diakhiri dengan pengumuman peserta terbaik dan sterilisasi area diklat. Hal ini merupakan wujud tanggung jawab moral UKM Panorama Photography dalam menjaga kelestarian lingkungan.
Secara keseluruhan, kegiatan Hunting dan Praktik Lapang ini berjalan interaktif dengan antusiasme peserta yang tinggi. Diskusi yang hidup selama sesi bedah karya menjadi indikator utama keberhasilan acara. Melalui agenda ini, anggota UKM Panorama Photography diharapkan semakin percaya diri dalam menghasilkan karya visual yang bermakna dan siap menjadi fotografer muda yang kompeten.
Pewarta: Navisa Nur Rohmah




