KSR-PMI Unit UNISMA Tutup Perjalanan Kepengurusan 2025

UKM KSR-PMI Unit Universitas Islam Malang telah sukses menyelenggarakan Musyawarah Anggota Tahunan Unit pada tanggal 19-21 Desember 2025 di Lab Kebonagung UNISMA, Kabupaten Malang dengan mengusung tema “Menjejak Evaluasi, Melangkah dalam Revolusi, Regenerasi untuk Lembaran Baru.” Kegiatan ini menjadi ajang refleksi tahunan yang mencakup tiga agenda utama, yaitu evaluasi kinerja melalui Laporan Pertanggungjawaban (LPJ), pembahasan AD-ART, dan pemilihan Ketua Umum KSR-PMI UNISMA periode 2026. Seluruh agenda ini dilaksanakan secara formal dengan mekanisme persidangan yang mengedepankan musyawarah mufakat. 

Sidang Pleno I dimulai dengan agenda penyampaian laporan pertanggungjawaban oleh pengurus divisi dan Badan Pengurus Harian KSR-PMI UNISMA periode 2026. Setiap divisi memaparkan progam kerja yang telah dilaksanakan, disertakan dengan capaian, kendala serta masukan-masukan untuk perbaikan di masa mendatang. Kemudian dilanjut dengan seluruh jajaran BPHU. Agenda ini bukan hanya menjadi evaluasi internal, tetapi juga forum diskusi kritis. Para pengurus dan alumni yang hadir turut memberikan masukan serta catatan atas kinerja selama periode ini, yang nantinya akan menjadi dasar untuk penyusunan program kerja berikutnya.

Agenda selanjutnya, Sidang Pleno II adalah pembahasan AD-ART. Sidang ini dipimpin oleh presidium sidang yang dipilih dari anggota biasa angkatan XXXV KSR-PMI UNISMA. Selama pembahasan, setiap pasal AD-ART dibedah dan dianalisis secara rinci, dengan fokus pada pembaruan yang sesuai dengan kebutuhan organisasi kedepannya. Kemudian, pada Sidang Pleno III, anggota forum dibagi menjadi beberapa kelompok untuk membahas Komisi A, B, dan C. 

Acara dilanjutkan dengan pemilihan ketua umum baru untuk kepengurusan 2026. Proses pemilihan dilakukan menggunakan mekanisme persidangan, dimulai dari pemaparan visi dan misi oleh calon-calon ketum, hingga pemungutan suara. Hasil pemilu menetapkan Muhammad Akhtar Azhari sebagai Ketua Umum Terpilih KSR-PMI Unit UNISMA 2026. Dalam sambutannya, Akhtar mengungkapkan rasa terimakasih atas kepercayaan yang telah diberikan. “Terimakasih karena telah memilih saya sebagai Ketua Umum periode selanjutnya, saya akan menjalankan tugas sebaik mungkin semaksimal mungkin.” ungkapnya.

Usai sesi penyerahan tali kur, Siti Nurhestyana selaku Ketua Umum Demisioner 2025 mengucapkan “Selamat dan semangat menempuh kepengurusan baru, semoga Ketum Akhtar dapat mengembankan amanah dengan baik, bertanggung jawab tidak hanya untuk diri sendiri tapi untuk semua anggotanya juga. Dimohon untuk semua pengurus dapat membantu ketum terpilih dalam menjalankan tugasnya menuju KSR yang lebih baik. Terimakasih untuk semua pengurus dan anggota yang telah menemani kepengurusan 2025 baik dalam suka maupun duka, saya ketum 2025 memohon maaf apabila dalam kepengurusan tahun ini terdapat banyak kesalahan yang disadari maupun tidak. Saya yakin KSR akan jadi lebih baik di masa 2026.”

Berikutnya setelah penyerahan tali kur, tim formatur yang terdiri dari ketua umum terpilih 2026, mantan ketua umum 2025, dan pimpinan sidang akan menyusun kepengurusan KSR yang baru dalam kurun waktu selambat-lambatnya 4×24 jam sesuai dengan ketentuan AD-ART yang telah disahkan.

Musyawarah Anggota Tahunan Unit kali ini, acara ditutup dengan Farewell Party, berupa pemutaran video rekap selama setahun kepengurusan 2025, serta pengisian kesan, pesan, dan harapan untuk KSR di masa yang akan datang oleh pengurus dan anggota muda yang hadir melalui website interaktif Mentimeter.

RATNIT menjadi momentum penting bagi Unit KSR-PMI untuk mengevaluasi diri, memperbaiki sistem internal, dan mempersiapkan langkah strategis ke depan. Muhammad Akhtar Azhari selaku Ketua Pelaksana RATNIT sekaligus Ketum KSR-PMI Unit UNISMA, menutup kegiatan dengan ajakan untuk terus menjaga semangat solidaritas dan kemanusiaan. Kegiatan ini berlangsung lancar dan ditutup dengan sesi foto bersama seluruh anggota sebagai simbol kebersamaan dan komitmen terhadap visi organisasi.