Dari Arena Gulat ke Emas Sambo: Songo Eka Sanjaya, Mahasiswa UNISMA, Ukir Prestasi di Porprov Jatim

Kemahasiswaan – Universitas Islam Malang (UNISMA) kembali mengukuhkan dedikasinya dalam membina talenta olahraga mahasiswanya. Songo Eka Sanjaya, mahasiswa Program Studi Administrasi Bisnis angkatan 2023, sukses meraih medali emas di cabang olahraga Sambo, mewakili kontingen Kota Malang dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur.

Sambo, seni bela diri yang berasal dari Rusia, terbagi dalam dua kategori utama: Sambo Combat dan Sport Sambo. Songo berkompetisi dalam kategori Sambo Combat, yang dikenal sebagai seni bela diri campuran yang mencakup teknik pukulan, tendangan, patahan, cekikan, bantingan, dan grappling. Ini berbeda dengan Sport Sambo yang lebih berfokus pada bantingan dan kuncian seperti armbar serta leglock.

Perjalanan Songo menuju medali emas di Porprov Jatim bukan tanpa rintangan. Baginya, momen meraih emas adalah yang paling berkesan, mengingat berbagai fase sulit yang dilaluinya selama latihan. “Saya melewati beberapa fase sulit seperti patah tulang, cedera, dan lain-lain,” ungkap Songo, menunjukkan ketangguhan mental dan fisik yang luar biasa dengan meraih medali emas walaupun terhalang cedera selama ajang berlangsung. Bahkan ia masih cedera hingga ajang PORPROV IX ini selesai.

Ketertarikan Songo pada dunia bela diri bermula dari kegemarannya pada gulat, sebuah cabang yang ia tekuni atas ajakan saudaranya. Kecintaannya pada tantangan dan keinginan untuk mengelola emosi secara positif mendorongnya untuk memilih jalur olahraga bela diri. “Saya suka berantem, jadi saya diarahkan ke olahraga bela diri agar bisa mengontrol emosi saya,” jelasnya.

Konsistensi dan prestasi Songo telah terlihat sejak sebelumnya. Pada Porprov 2023, ia juga berhasil meraih medali emas. Berbekal prestasi tersebut, pengurus Sambo turut berperan dalam membantunya menanyakan peluang beasiswa juara. Kebetulan, Gus Sodiq, yang saat itu menjabat di KONI Kota Malang sekaligus Wakil Rektor UNISMA, memfasilitasi proses tersebut. Songo Eka Sanjaya mendapatkan penyerahan beasiswa juara secara langsung dari Wali Kota Malang, Bapak Sutiaji, di Gedung Bundar saat acara Oshika Mahasiswa Baru (Maba), yang semakin mengukuhkan pengakuannya sebagai atlet berprestasi.

Raihan medali emas ini tidak hanya mengharumkan nama Songo Eka Sanjaya dan Kota Malang, tetapi juga menjadi bukti nyata dukungan UNISMA terhadap pengembangan bakat mahasiswa di bidang non-akademik. Kisah Songo menjadi inspirasi bagi seluruh mahasiswa UNISMA untuk terus berjuang, mengatasi tantangan, dan meraih prestasi tertinggi di bidang apapun yang mereka geluti.

Tekad Baja Mahasiswa UNISMA: Irmanda Putra Raih Medali Emas Combat Sambo di Porprov IX Jatim 2025

Kemahasiswaan – Universitas Islam Malang (UNISMA) kembali mengukir prestasi emas di kancah olahraga provinsi. Irmanda Putra, mahasiswa kelahiran tahun 2003 asal Turen, Malang Selatan, berhasil meraih medali emas di cabang olahraga Combat Sambo. Irmanda mewakili kontingen Kabupaten Malang dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IX Jawa Timur 2025.

Combat Sambo, sebagai salah satu seni bela diri, memiliki karakteristik unik di mana kemenangan hanya dapat diraih melalui knockout (KO), bantingan, atau kuncian. Ini menuntut penguasaan teknik dan strategi yang presisi dari setiap atletnya.

Ketertarikan Irmanda pada dunia bela diri berawal dari kegemarannya pada hal-hal yang memacu adrenalin, khususnya pertarungan. Ia melihat olahraga sebagai wadah positif untuk menyalurkan emosi dan mencapai prestasi. “Saya sangat suka hal-hal yang berbau adrenalin, salah satunya adalah pertarungan. Saya hanya ingin melampiaskan emosi menjadi hal positif dan juga agar bisa menjadi orang yang berprestasi,” ungkap Irmanda. Ia juga menilai Combat Sambo sebagai bela diri paling menantang dari semua yang pernah ia geluti.

Perjalanan Irmanda menuju podium tertinggi penuh dengan tantangan. Ia hanya memiliki waktu persiapan sekitar satu bulan lebih di cabang Combat Sambo sebelum mengikuti Porprov. Sebuah durasi yang terbilang singkat dibandingkan lawan-lawannya yang telah berlatih sambo selama bertahun-tahun, bahkan beberapa di antaranya merupakan peraih medali emas sebelumnya.

Meski sempat diselimuti keraguan, Irmanda tidak gentar. Ia memilih untuk terus maju dan berlatih dengan intensitas tinggi, dua kali sehari selama sebulan penuh. Dedikasi luar biasa ini berbuah manis di arena pertandingan. Dengan mental juara dan teknik yang diasah dalam waktu singkat, Irmanda berhasil mengalahkan lawan-lawannya di Porprov.

“Jangan takut siapa lawanmu, tapi tunjukkan siapa dirimu,” pesan Irmanda, mencerminkan semangat juang yang tak kenal menyerah. Ia juga menegaskan, “Medali emas bukan terbuat dari emas, melainkan dari usaha, doa, dan tekad.”

Prestasi gemilang Irmanda Putra ini menjadi bukti nyata bahwa bakat, tekad kuat, dan disiplin tinggi mampu menghasilkan capaian luar biasa. UNISMA bangga dengan semangat juang mahasiswanya dan berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan potensi mahasiswa di berbagai bidang, baik akademik maupun non-akademik, demi mengharumkan nama almamater di tingkat provinsi, nasional, bahkan internasional.

Mahasiswa Teknik Mesin UNISMA, Wahyu Aji Saputra, Raih Medali Perunggu di Porprov IX Jatim 2025

Kemahasiswaan – Universitas Islam Malang (UNISMA) kembali menorehkan prestasi di kancah olahraga provinsi. Wahyu Aji Saputra, mahasiswa Program Studi Teknik Mesin UNISMA, berhasil menyumbangkan satu medali perunggu di cabang olahraga Angkat Berat (PABERSI) kelas 83kg putra pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IX Jawa Timur 2025. Kompetisi bergengsi ini diselenggarakan di Kota Malang, yang sekaligus bertindak sebagai tuan rumah.

Perjalanan Wahyu di dunia angkat berat dimulai sejak kelas 12 SMK. Pengalaman pertamanya di Porprov terjadi pada tahun 2023 di Sidoarjo, di mana ia belum berkesempatan naik podium. Namun, semangatnya tak surut. Ia terus berlatih dan berkompetisi, hingga akhirnya berhasil membawa pulang satu medali perak pada Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Angkat Berat 2024 di Kediri. Konsistensi dan kegigihan ini menjadi bekal penting dalam menghadapi Porprov tahun ini.

Bagi Wahyu Aji Saputra, Porprov tahun ini memiliki kesan mendalam. Selain karena berlaga di kota sendiri, ia berhasil memberikan kontribusi nyata bagi kontingen Kota Malang dengan perolehan medali perunggu. Prestasi ini merupakan buah dari dedikasi dan latihan keras yang telah ia jalani, membuktikan bahwa mahasiswa UNISMA memiliki potensi untuk bersaing di tingkat provinsi.

“Porprov tahun ini lebih berkesan, selain karena sebagai tuan rumah, saya turut menyumbangkan 1 medali perunggu,” ungkap Wahyu Aji Saputra. Ia juga menyampaikan pesan inspiratif bagi rekan-rekan atlet lainnya, “Tetap semangat jangan berkecil hati untuk para atlet yang belum berkesempatan naik podium, dan selamat untuk para atlet yang sudah mendapat medali dalam ajang Porprov IX Jatim 2025.”

Raihan medali perunggu ini adalah buah dari dedikasi dan latihan keras yang telah ia jalani, membuktikan bahwa mahasiswa UNISMA memiliki potensi untuk bersaing di tingkat provinsi. Wahyu juga tak lupa menyampaikan pesan inspiratifnya bagi rekan-rekan atlet lainnya. Pencapaian ini menegaskan komitmen UNISMA dalam mendukung pengembangan potensi non-akademik mahasiswanya. Keberhasilan Wahyu Aji Saputra menambah daftar panjang prestasi mahasiswa UNISMA di berbagai bidang, mengukuhkan nama almamater di kancah olahraga Jawa Timur.

Prestasi Wahyu Aji Saputra diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh mahasiswa UNISMA untuk terus mengembangkan minat dan bakat mereka. Universitas berkomitmen penuh untuk mendukung dan memfasilitasi mahasiswa dalam meraih capaian tertinggi di berbagai bidang, baik akademik maupun non-akademik, demi mengharumkan nama UNISMA dan memberikan kontribusi positif bagi Jawa Timur.

UKM KREASI UNISMA Raih Pendanaan PPK ORMAWA 2025 untuk Pemberdayaan Masyarakat

Kemahasiswaan – Universitas Islam Malang (UNISMA) kembali menunjukkan komitmennya dalam pengembangan potensi mahasiswa dan kontribusi nyata bagi masyarakat. Tim mahasiswa dari Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Kreativitas dan Inovasi Ilmiah (KREASI) UNISMA berhasil lolos sebagai peraih Pendanaan Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK ORMAWA) tahun 2025, sebuah program prestisius yang diadakan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) Republik Indonesia.

Tim UKM KREASI UNISMA mengajukan program berjudul “Sekolah Membatik Anom sebagai Program Pemberdayaan dan Peningkatan Kemandirian Perempuan dalam Berpartisipasi Membangun Desa Wisata Wringinanom Poncokusumo.” Inisiatif ini berfokus pada pengembangan keterampilan membatik sebagai sarana untuk meningkatkan kemandirian ekonomi perempuan dan mendukung pembangunan desa wisata di Wringinanom, Poncokusumo.

Program ini dibimbing oleh Dr. drh. Nurul Humaidah, M.Kes., dan diketuai oleh Rizky Yuliana Prasetyo Putri. Tim ini memiliki anggota yang berjumlah sebelas mahasiswa, yaitu Merlin Diah Pitaloka, Bahrul Ulum, Siti Afidhotun Amalia, Baiq Assyifa Ilyatul Aulia, Heni Sri Enda Setyorini, Vina Aula Septia, Siti Nurriskiani, Anisa Wahyu Adzkiya Atsar, Aisyah Nur Hanifah, Fahmi Axel Revanda, dan Shany Putri Nabilla. Keberagaman anggota tim ini diharapkan mampu membawa perspektif dan keahlian yang komprehensif dalam menjalankan program.

Keberhasilan UKM KREASI UNISMA dalam mendapatkan pendanaan PPK ORMAWA 2025 merupakan pengakuan atas ide program yang inovatif dan relevan dengan kebutuhan masyarakat. Hal ini juga menegaskan peran aktif mahasiswa UNISMA dalam mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya di bidang pengabdian masyarakat.

Diharapkan, dengan adanya pendanaan ini, program “Sekolah Membatik Anom” dapat berjalan optimal, memberikan dampak positif yang signifikan bagi kemandirian perempuan di Desa Wringinanom, serta turut serta dalam pengembangan sektor pariwisata berbasis budaya lokal. Prestasi ini menjadi motivasi bagi seluruh UKM dan mahasiswa UNISMA untuk terus berinovasi dan berkontribusi bagi kemajuan bangsa.

Tujuh Tim Mahasiswa UNISMA Raih Pendanaan PKM 2025 dari Kemendikbudristek

Kemahasiswaan – Universitas Islam Malang (UNISMA) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong inovasi dan kreativitas mahasiswa di tingkat nasional. Sebanyak tujuh tim mahasiswa UNISMA berhasil lolos sebagai peraih pendanaan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) 8 Bidang Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek). Prestasi ini menjadi bukti nyata kapasitas UNISMA dalam menghasilkan karya-karya ilmiah dan inovatif yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Ketujuh tim yang berhasil mendapatkan pendanaan ini tersebar dalam beberapa kategori PKM, dengan melibatkan mahasiswa dari berbagai program studi dan fakultas, mencerminkan kolaborasi multidisiplin di UNISMA:

  1. PKM Karsa Cipta (PKM-KC): Inovasi Alat Pencacah Pakan Ternak Berbasis Tenaga Mekanis Tim yang dibimbing oleh Riswan Sepriyatno, S.T., M.T. ini berfokus pada pengembangan karya kreatif inovatif. Diketuai oleh Moch. Aditya (Teknik Mesin), tim ini juga beranggotakan Muzanni Albasyari, Arif Almuhroji, Kelfin Dwi Efendi, dan Difa Arifatul Khusnah dari Program Studi Peternakan.
  2. PKM Penerapan Iptek (PKM-PI): Litter Waste Eco-Friendly Biochar Stove Berfokus pada penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk menyelesaikan masalah di masyarakat. Tim ini dibimbing oleh Nisa’us Sholikah, SPt., MPt. dengan ketua tim Dio Rizqi (Peternakan), serta Rahmi Junia Hildayana (Peternakan), Riki Wahyu Saputra (Peternakan), dan Muhammad Nur Rosikin (Teknik Mesin).
  3. PKM Riset Eksakta (PKM-RE): Carbon Quantum DOTS dari Limbah Ampas Tebu Menekankan penelitian ilmiah di bidang eksakta. Tim yang dibimbing oleh Dr. Ena Marlina, S.T., M.T. ini diketuai oleh Bilal Zahron Niza (Teknik Mesin), bersama Haidar Hanief (Teknik Mesin), Muhammad Dzulkarnain Alfaris (Teknik Mesin), Kurnia Bintang Prastiko (Teknik Mesin), dan Naili Zulfatul Jannah (Agroteknologi).
  4. PKM Riset Eksakta (PKM-RE): Dual Injection Bioetanol-Gasoline Juga berfokus pada penelitian ilmiah. Dibimbing oleh Riswan Sepriyatno, S.T., M.T., tim ini diketuai oleh Yudiono (Teknik Mesin), dengan anggota Sofyan Soleh (Teknik Mesin), Dimas Rama Aprilian Sasangka (Teknik Mesin), Ahmad Nur Fitratulloh (Teknik Mesin), dan M. Syiham Lazuardi Samson (Teknik Elektro).
  5. PKM Riset Eksakta (PKM-RE): Immunoeskalasi dan Rekayasa Kualitas Daging Ayam Broiler Berfokus pada penelitian ilmiah di bidang eksakta. Tim ini dibimbing oleh Ir. Brahmadhita Pratama Mahardhika, S.Pt.,M.Si.,IPP. dan diketuai oleh Arjuna Adi Rahma Putra (Peternakan). Anggota tim lainnya adalah Nifana Dewi (Peternakan), Ahmad Haris Hermansah (Peternakan), Abdul Malik Sirojuddin (Peternakan), dan Moch. Habibulloh (Peternakan).
  6. PKM Riset Eksakta (PKM-RE): Rekacipta Telur Ayam Tinggi Unsaturated Fatty Acid Tim ini juga melakukan penelitian ilmiah, dibimbing oleh Ir. Brahmadhita Pratama Mahardhika, S.Pt.,M.Si.,IPP. Ketua tim Rio Hendra Pratama (Peternakan), bersama Miftakhul Huda (Peternakan), Mohammad Sahrul Khoirul Anam (Peternakan), dan Rodinatul Munawaroh (Biologi).
  7. PKM Riset Eksakta (PKM-RE): Uji Potensi Anabolik Hormon Herbal Sambiloto Berfokus pada penelitian ilmiah. Dibimbing oleh Dr. drh. Nurul Humaidah., M.Kes., tim ini diketuai oleh Lailatul Maslikha (Peternakan), dengan anggota Maulana Azka Mahogra (Peternakan), Meifa Rahmah Nurlita (Biologi), M. Rifky (Peternakan), dan Muhammad Nazwar Ismail (Peternakan).

Pencapaian ini mengukuhkan posisi UNISMA sebagai perguruan tinggi yang aktif mendorong mahasiswa dalam penelitian, inovasi, dan pengabdian masyarakat. Diharapkan, pendanaan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk merealisasikan ide-ide kreatif dan inovatif mahasiswa, serta memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan kesejahteraan masyarakat Indonesia.

Mahasiswa UNISMA Ukir Prestasi Gemilang di Porprov IX Jatim 2025: Raih Emas dan Perak di Berbagai Cabang Olahraga

Kemahasiswaan – Universitas Islam Malang (UNISMA) patut berbangga atas kontribusi luar biasa mahasiswanya dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IX Jawa Timur 2025. Tiga mahasiswa UNISMA berhasil membawa pulang total tiga medali emas dan dua medali perak dari berbagai cabang olahraga, menunjukkan dominasi dan semangat juang yang tinggi di kancah olahraga provinsi.

Ketiga pahlawan olahraga dari UNISMA tersebut adalah:

  1. M. Ali Khan Ridlo (Teknik Sipil, Penerima Beasiswa Jalur Prestasi 2024): Dua Emas dan Satu Perak Angkat Besi. Ali Khan Ridlo menunjukkan kekuatan dan ketangguhan di cabang Angkat Besi Kelas 88kg Putra. Mewakili kontingen Kota Malang, Ali berhasil meraih dua medali emas dan satu medali perak, menegaskan dominasinya di kelasnya. Prestasinya ini menjadi bukti nyata dari dedikasi dan latihan keras yang telah ia jalani.
  2. Dicka Yoga Pratama (Agribisnis, Penerima Beasiswa KIPK 2024): Medali Perak Hoki Outdoor Putra. Dicka Yoga Pratama, mahasiswa Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian, turut mengharumkan nama UNISMA dengan meraih medali perak di cabang olahraga Hoki Outdoor Putra. Mewakili kontingen Kabupaten Malang, Dicka menunjukkan performa tim yang solid dan kemampuan individu yang mumpuni dalam kompetisi yang ketat.
  3. Muhammad Mahir Qushoyyi (Teknik Elektro, Angkatan 2022): Medali Emas Hapkido. Dari Fakultas Teknik, Muhammad Mahir Qushoyyi berhasil menyabet medali emas di cabang olahraga Hapkido kelas Daeryun U-78kg. Mewakili kontingen Kota Malang, Mahir menunjukkan teknik dan mental baja, bahkan setelah sempat mengalami cedera menjelang pertandingan. Ketekunan dan kegigihannya dalam berlatih berbuah manis di podium juara.

Raihan prestasi kolektif ini tidak hanya mengharumkan nama UNISMA di kancah olahraga Jawa Timur, tetapi juga menegaskan komitmen universitas dalam mengembangkan potensi non-akademik mahasiswanya. Keberhasilan ketiga mahasiswa ini dalam menyeimbangkan studi dengan latihan intensif patut menjadi teladan. UNISMA senantiasa mendukung penuh setiap upaya mahasiswa untuk berprestasi, baik di bidang akademik maupun non-akademik, demi menciptakan generasi muda yang unggul dan berkontribusi bagi bangsa.

UNISMA Gelar Khatmil Qur’an Bersama Jantiko Mantab, Rangkai Spiritualitas dan Pesan Akhlak Mulia

Malang, 3 Juli 2025 – Universitas Islam Malang (UNISMA) kembali menyemarakkan syiar Islam dengan menggelar kegiatan Khatmil Qur’an Bersama Majlis Semaan Al-Qur’an & Dzikrul Ghofilin Jantiko Mantab. Acara yang penuh spiritualitas ini dilaksanakan pada hari Rabu, 2 Juli 2025, di Masjid Ainul Yaqin UNISMA.

Kegiatan dimulai sejak dini hari dengan Sholat Subuh berjamaah, dilanjutkan dengan pembacaan Al-Qur’an 30 juz secara khusyuk yang disimak oleh seluruh jamaah. Sepanjang hari, masjid menjadi pusat ibadah dengan pelaksanaan sholat lima waktu berjamaah, hingga puncaknya pada malam hari diakhiri dengan doa bersama dan Mauidhoh Hasanah oleh KH. Agus Sabuth Panoto Projo, Pengasuh Jantiko Mantab dan Dzikrul Ghofilin.

Rektor UNISMA, Prof. Drs. H. Junaidi, M.Pd., Ph.D., dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada segenap jamaah dari Majlis Sema’an Al-Quran dan Dzikrul Ghofilin Jantiko Mantab. Beliau mengapresiasi semangat para jamaah yang telah memulai khotmil Qur’an setelah Shubuh.

“Kami mohon maaf atas segala kekurangan dari pihak UNISMA dalam pelaksanaan kegiatan ini. Mudah-mudahan, kerja sama ini bisa terus berlanjut dan selalu diridhoi oleh Allah SWT,” ungkap Prof. Junaidi, menegaskan komitmen UNISMA dalam menjaga dan mempererat tali silaturahmi dengan Majelis Jantiko Mantab.

Pesan Gus Miek dan Makna Dzikrul Ghofilin oleh Gus Sabuth

Inti dari Mauidhoh Hasanah yang disampaikan oleh KH. Agus Sabuth Panoto Projo (Gus Sabuth) adalah refleksi mendalam mengenai filosofi Dzikrul Ghofilin dan ajaran-ajaran Guru beliau, KH. Hamim Tohari Djazuli (Gus Miek). Gus Sabuth memulai dengan mengisyaratkan bahwa sebagian besar jamaah pecinta kegiatan Gus Miek yang berbasis Al-Qur’an dan dzikir dari seluruh Indonesia kini didominasi oleh usia lanjut. “Ini adalah isyarat dari Gus Miek bahwa kita semua mengharapkan khusnul khotimah (akhir yang baik),” jelasnya.

Gus Sabuth kemudian menguraikan bahwa Dzikrul Ghofilin merupakan gambaran sosok Gus Miek yang penuh dengan ketawadhuan, yang senantiasa merasa lupa kepada Allah. Beliau mencontohkan kisah Gus Miek yang pernah berkata, “Aku ini manusia yang paling banyak dosanya di dunia.” Namun, Gus Sabuth menegaskan bahwa Dzikrul Ghofilin justru adalah dzikir agar kita selalu ingat kepada Allah, bukan sebaliknya.

“Semoga Allah selalu memberi ridho, perlindungan, dan kesuksesan dunia akhiratnya kepada seluruh sivitas akademika UNISMA, karena selalu mengadakan kegiatan semaan khotmil Qur’an setiap tahunnya,” doa Gus Sabuth. Beliau juga mengutip pesan penting Gus Miek: “Dari segala bacaan di alam semesta, apakah ada yang mampu menandingi Al-Qur’an? Di mana pun tempat Al-Qur’an dibaca, di situ pasti banyak manfaat dan barokah.”

Gus Sabuth turut mengingatkan pesan fundamental Gus Miek bahwa manusia bukanlah apa-apa tanpa pertolongan Allah SWT. “Jangan pernah merasa bahwa saya bisa tanpa campur tangan Allah,” tegasnya. Beliau juga berpesan agar anak-anak kita, apapun profesi dan jalannya—baik pengusaha, petani, pedagang, maupun pengajar—yang terpenting adalah memiliki akhlak mulia, sehingga mereka dapat menjadi penyangga orang tua di akhirat kelak.

Mengakhiri tausiyahnya, Gus Sabuth membagikan kisah karomah Gus Miek yang mengajarkan, “Mulai sekarang pikirkan tentang ibadahmu sendiri, tak perlu memikirkan ibadah orang lain.” Beliau juga menekankan pentingnya mendoakan orang tua, karena apa yang dilakukan orang tua akan dicontoh oleh anak-anak. Dua ajaran Gus Miek yang terpatri dalam hidup Gus Sabuth adalah: sesibuk apapun, jangan pernah tinggalkan sholat; dan hormati serta berbuat baiklah pada semua manusia.

Acara Khatmil Qur’an dan Dzikrul Ghofilin ini diharapkan dapat memperkuat tali silaturahmi antara jamaah Jantiko Mantab dan UNISMA, serta senantiasa mendapat pertolongan dan ridho dari Allah SWT.


#UNISMA #KhatmilQuran #JantikoMantab #DzikrulGhofilin #GusSabuth #MasjidAinulYaqin #SpiritualitasUNISMA

Muhammad Mahir Qushoyyi, Mahasiswa Teknik Elektro UNISMA, Raih Medali Emas di Porprov IX Jatim

Kemahasiswaan – Universitas Islam Malang (UNISMA) kembali mengukir prestasi gemilang di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur IX. Muhammad Mahir Qushoyyi, mahasiswa Teknik Elektro angkatan 2022, berhasil meraih medali emas di cabang olahraga Hapkido kelas Daeryun U-78kg. Kompetisi ini diselenggarakan di GOR Kanjuruhan, Kabupaten Malang, pada tanggal 9-10 Juni.

Mahir Qushoyyi, yang mewakili kontingen Kota Malang, menunjukkan mental juara sejak awal.  Optimisme tinggi telah menyertainya sejak awal, didasari oleh persiapan latihan intensif selama satu tahun penuh, dengan porsi empat kali seminggu. Bahkan, tiga bulan menjelang kompetisi, intensitas latihannya ditingkatkan menjadi dua kali sehari. Ia yakin bahwa porsi latihannya yang berat akan membuahkan hasil optimal. “Dari situ saya optimis juara karena saya beranggapan latihan saya lebih berat daripada musuh-musuh saya,” ungkap Mahir.

Mahir, yang mewakili kontingen Kota Malang, menunjukkan mental juara sejak awal. Persiapan intensif selama satu tahun, dengan porsi latihan empat kali seminggu, dan bahkan meningkat menjadi dua kali sehari dalam tiga bulan terakhir, menjadi kunci utama optimismenya.

Namun, perjalanan Mahir tidak tanpa rintangan. Empat hari menjelang pertandingan, ia mengalami cedera atfl pada engkel kanan, yang sempat menimbulkan keraguan. “Sampai hari H pertandingan itu masih sakit,” kenangnya. Berkat penanganan yang tepat dan semangat juang yang tak padam, Mahir mampu tampil maksimal dan menunjukkan performa luar biasa dalam pertandingan sehingga bisa menjuarai kompetisi tersebut.

“Saya bisa menjuarai pertandingan tersebut karena Allah SWT, jasa pelatih-pelatih saya yang selalu menggembleng timnya agar bermain maksimal saat pertandingan, dan yang pasti kedua orang tua yang selalu mensupport saya dari awal hingga akhir,” ujar Mahir, mengungkapkan rasa syukurnya atas dukungan yang tak terhingga. Mahir Qushoyyi dengan rendah hati menyampaikan bahwa kemenangannya adalah berkat rahmat Allah SWT, jasa para pelatih yang tak kenal lelah menggembleng timnya, serta dukungan tak terhingga dari kedua orang tuanya yang selalu menyertai dari awal hingga akhir.

Prestasi ini tidak hanya mengharumkan nama UNISMA dan Kota Malang, tetapi juga menjadi inspirasi bagi seluruh mahasiswa untuk tidak menyerah di tengah tantangan. Keberhasilan Mahir membuktikan bahwa dedikasi, kerja keras, dan mentalitas juara dapat membawa pada puncak pencapaian. UNISMA bangga memiliki mahasiswa berprestasi yang mampu mengharumkan nama almamater di kancah olahraga.

Prestasi ini tidak hanya mengharumkan nama UNISMA dan Kota Malang di kancah olahraga provinsi, tetapi juga menjadi bukti nyata dari kegigihan, disiplin, dan semangat juang yang dimiliki mahasiswa UNISMA. Keberhasilan Muhammad Mahir Qushoyyi dalam menghadapi tantangan fisik dan mental diyakini akan menginspirasi mahasiswa lainnya untuk berani mengejar mimpi dan berprestasi di berbagai bidang. Keberhasilan Mahir membuktikan bahwa dedikasi, kerja keras, dan mentalitas juara dapat membawa pada puncak pencapaian. UNISMA bangga memiliki mahasiswa berprestasi yang mampu mengharumkan nama almamater di kancah olahraga dan akan terus berkomitmen untuk mendukung dan memfasilitasi mahasiswa dalam mengembangkan potensi terbaik mereka.

Dari Lapangan Sekolah ke Podium Porprov: Dicka Yoga Pratama, Mahasiswa UNISMA, Raih Perak Hoki Outdoor di Porprov Jatim 2025

Kemahasiswaan – Universitas Islam Malang (UNISMA) kembali mengukir kebanggaan di ajang olahraga tingkat provinsi melalui salah satu mahasiswanya. Dicka Yoga Pratama, mahasiswa Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian, berhasil meraih medali perak di cabang olahraga hoki outdoor putra pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2025. Kompetisi bergengsi ini diselenggarakan di Kota Malang pada 23 hingga 29 Juni 2025.

Perjalanan Dicka di dunia hoki dimulai dari bangku sekolah. Berawal dari keikutsertaan dalam ekstrakurikuler, ia kemudian aktif mengikuti berbagai lomba antar sekolah. Bakat dan semangatnya yang menonjol menarik perhatian, hingga akhirnya ia diajak oleh kakak keponakannya untuk bergabung dengan tim yang lebih besar, membuka jalan bagi Dicka untuk berkompetisi di turnamen-turnamen besar.

“Saya diajak untuk masuk tim kabupaten karena domisili saya di Kabupaten Malang, dan dari situ saya bisa mengikuti turnamen yang lebih besar,” ungkap Dicka.

Konsistensi dan dedikasi Dicka dalam berlatih telah membuahkan serangkaian prestasi gemilang. Sebelumnya, ia pernah berpartisipasi dalam Porprov tahun 2023 yang dilaksanakan di Mojokerto pada bulan September, di mana timnya berhasil meraih Juara 1 se-Jawa Timur. Tak berhenti di situ, pada bulan Mei 2024, ia juga turut membawa timnya meraih Juara 1 di ajang Piala Walikota Malang se-Jawa Timur.

Berbekal rentetan prestasi membanggakan ini, Dicka Yoga Pratama berhasil mewujudkan cita-cita orang tuanya untuk kuliah di UNISMA melalui jalur beasiswa Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIPK) 2024. Kisahnya menjadi inspirasi bahwa prestasi di bidang olahraga dapat membuka gerbang pendidikan tinggi.

Dalam Porprov Jatim 2025, Dicka bersama tim kontingen Kabupaten Malang menunjukkan performa yang luar biasa. Mereka berjuang keras menghadapi tim-tim tangguh dari berbagai daerah, menampilkan permainan solid dan strategi matang hingga mencapai babak final. Meskipun harus puas dengan medali perak, pencapaian ini adalah hasil dari kerja keras dan semangat juang yang patut diacungi jempol.

Prestasi Dicka Yoga Pratama ini bukan hanya kebanggaan bagi dirinya sendiri dan Fakultas Pertanian, tetapi juga bagi seluruh civitas akademika UNISMA. Hal ini membuktikan bahwa UNISMA tidak hanya mencetak akademisi unggul, tetapi juga atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama almamater di tingkat provinsi dan nasional. UNISMA berkomitmen penuh untuk terus mendukung dan memfasilitasi mahasiswa dalam mengembangkan potensi diri di berbagai bidang.

Mahasiswa UNISMA, M. Ali Khan Ridlo, Raih Tiga Medali di Porprov Jatim 2025

Kemahasiswaan – Universitas Islam Malang (UNISMA) kembali mengukir prestasi membanggakan di kancah olahraga provinsi melalui mahasiswanya. M. Ali Khan Ridlo, mahasiswa Teknik Sipil angkatan 2024 dan penerima Beasiswa Jalur Prestasi, sukses meraih dua medali emas dan satu medali perak di cabang olahraga Angkat Besi Kelas 88kg Putra pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2025. Ali mewakili kontingen Kota Malang dalam kompetisi bergengsi ini.

Keberhasilan Ali Khan Ridlo di Porprov Jatim 2025 menjadi bukti nyata dari dedikasi, disiplin, dan kerja kerasnya dalam menekuni olahraga angkat besi. Dalam kompetisi bergengsi tersebut, Ali Khan Ridlo menunjukkan dominasinya di cabang olahraga Angkat Besi Kelas 88kg Putra. Dengan performa yang impresif, ia berhasil mengalahkan para pesaingnya di kelasnya, mengibarkan bendera kebanggaan Kota Malang dan almamater UNISMA. Raihan tiga medali ini menegaskan kualitas Ali sebagai atlet dan mahasiswa berprestasi, serta menjadi bukti nyata dari konsistensi latihan dan komitmennya terhadap olahraga angkat besi.

Prestasi ini tidak hanya mengharumkan nama UNISMA di tingkat provinsi, tetapi juga menegaskan komitmen universitas dalam mendukung pengembangan potensi non-akademik mahasiswanya. Keberhasilan Ali dalam menggabungkan keunggulan akademik sebagai penerima beasiswa dengan capaian olahraga tingkat provinsi patut menjadi teladan bagi seluruh sivitas akademika UNISMA.

Rektor UNISMA, Prof. Drs. H. Junaidi, M.Pd., Ph.D., dalam kesempatan terpisah menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Ali Khan Ridlo. “Kami sangat bangga dengan pencapaian Ali. Ini menunjukkan bahwa mahasiswa UNISMA memiliki potensi luar biasa yang perlu terus didukung dan dikembangkan, baik di bidang akademik maupun non-akademik,” ujarnya.

Diharapkan, prestasi gemilang M. Ali Khan Ridlo dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa UNISMA lainnya untuk terus mengasah bakat dan berprestasi di berbagai bidang, serta memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan almamater dan bangsa. UNISMA akan senantiasa berkomitmen untuk memfasilitasi mahasiswa dalam mencapai puncak potensi mereka.