Tingkatkan Keterampilan Bisnis Mahasiswa, UKM KOPMA Ilham Ramadhan UNISMA Sukses Gelar Workshop Digital Marketing dan Pelatihan Usaha
MALANG — Guna meningkatkan wawasan pemasaran di era modern, Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Koperasi Mahasiswa (KOPMA) Ilham Ramadhan Universitas Islam Malang (UNISMA) sukses menyelenggarakan “Workshop Digital Marketing dan Pelatihan Pembinaan Usaha”. Kegiatan yang berlangsung antusias ini digelar pada Sabtu (18/4/2026) bertempat di Ruang F1.16 Gedung Al-Asy’ari UNISMA.
Acara yang berlangsung sejak pukul 07.00 hingga 16.00 WIB ini dirancang khusus untuk membekali para anggota KOPMA dan pelaku UKM dengan strategi promosi digital dan pengembangan kreativitas produk, salah satunya melalui peluang bisnis bouquet (buket).
Pembina UKM KOPMA UNISMA, Ibu Lia Rohmatul Maula, S.P., M.P., yang turut hadir dan membuka acara, menyampaikan apresiasi tingginya terhadap inisiatif mahasiswa. Dalam sambutannya, ia mengaku sangat bangga melihat program kerja UKM KOPMA ini dapat direalisasikan dengan persiapan yang matang dan eksekusi yang baik.

Memasuki sesi materi utama, Bapak M. Khoirul Anwaruddin BS., S.E., M.M., selaku pakar sekaligus pemateri, mengupas tuntas urgensi pemasaran digital bagi wirausahawan muda. Ia menegaskan bahwa digital marketing bukan lagi sekadar pilihan, melainkan keharusan.
“Digital marketing merupakan strategi pemasaran esensial melalui internet dan media digital. Ini adalah kunci untuk meningkatkan penjualan, memperluas jangkauan pasar, serta membangun reputasi brand secara cepat, efektif, dan tentunya terukur,” papar Bapak Khoirul di hadapan para peserta.
Selain strategi digital, peserta juga dibekali keterampilan teknis dan mentalitas berbisnis melalui Pelatihan Pembinaan Usaha yang diisi oleh Saudari Lidia Sandy Kartika, S.H., M.H. Sebagai praktisi bisnis sekaligus founder “Buqiet Bell”, Lidia membagikan kisah inspiratif perjalanan usahanya yang dirintis sejak tahun 2022.

Ia menceritakan bahwa usahanya bermula dari coba-coba merangkai buket untuk teman tanpa modal besar maupun niat berjualan. Usahanya pun tak luput dari tantangan, termasuk saat ia gagal berjualan di sebuah event wisuda karena sepi pembeli. Namun, dari kegagalan tersebut lahir proses evaluasi, konsistensi, dan semangat belajar yang membuat usahanya bertahan dan berkembang hingga hari ini.
“Intinya, memulai usaha tidak harus menunggu semuanya sempurna atau merasa siap seutuhnya. Keberanian untuk memulai dari hal-hal kecil justru bisa menjadi pijakan awal menuju kesuksesan yang besar,” pesan Lidia yang disambut tepuk tangan peserta.
Secara keseluruhan, rangkaian acara dari pembukaan hingga sesi diskusi dan tanya jawab berjalan dengan lancar dan tertib. Antusiasme peserta terlihat jelas dari keaktifan mereka saat sesi interaktif, menunjukkan minat yang besar untuk segera mengaplikasikan inovasi produk buket dan memasarkannya melalui media digital.
Pewarta: Selvi Dwi Anita Sari




