Kontribusi Nyata, Mahasiswa UNISMA Gelar Pembinaan Keagamaan Melalui Pondok Ramadhan di SMPN 9 Malang
MALANG — Sebanyak 24 mahasiswa Universitas Islam Malang (UNISMA) menunjukkan dedikasi nyata dalam pembinaan karakter generasi muda melalui kegiatan Pondok Ramadhan di SMP Negeri 9 Kota Malang. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, mulai Senin hingga Rabu (2–4 Maret 2026) ini, menjadi ajang bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan ilmu keguruan mereka secara langsung di lapangan.
Program ini dilaksanakan dengan tujuan utama untuk meningkatkan pemahaman keislaman, memperdalam pengetahuan Al-Qur’an, serta menumbuhkan akhlakul karimah (akhlak mulia) pada diri siswa dalam kehidupan sehari-hari.
Komitmen di Tengah Masa Libur
Di balik kelancaran acara, terdapat tantangan tersendiri yang harus dihadapi oleh tim. Meski telah menyiapkan 24 pengajar, beberapa mahasiswa berhalangan hadir secara penuh karena kendala tertentu. Namun, dinamika ini tidak menghambat jalannya kegiatan.

Mengingat agenda ini bertepatan dengan masa libur perkuliahan, para mahasiswa UNISMA menunjukkan sikap responsif dan profesional. Mereka bergerak cepat mencarikan pengajar pengganti untuk memastikan setiap kelas tetap mendapatkan materi keagamaan secara optimal.
Keberhasilan program ini juga tidak lepas dari bimbingan intensif yang diberikan kepada para mahasiswa. Dalam pelaksanaannya, mahasiswa UNISMA berada di bawah pembinaan dosen Dr. Kukuh Santoso, M.Pd.I., serta mendapat arahan langsung dari Bapak Toha selaku guru pamong di SMP Negeri 9 Kota Malang. Sinergi apik antara akademisi kampus dan praktisi pendidikan ini menjaga standar mutu pengajaran yang diberikan kepada para siswa.
Pengalaman Berharga Calon Pendidik
Interaksi langsung dengan para siswa jenjang menengah pertama ini menjadi momen emosional dan membanggakan bagi para mahasiswa. Nanda Risky Abdillah, salah satu perwakilan mahasiswa pengajar, mengungkapkan rasa syukurnya atas kesempatan berharga yang diberikan pihak sekolah.
“Alhamdulillah, kesempatan mengajar di SMP Negeri 9 Malang merupakan salah satu pengalaman terbaik yang kami peroleh setelah mempelajari berbagai teori pembelajaran di bangku perkuliahan. Dapat berinteraksi secara langsung dengan para siswa menjadi pengalaman yang sangat berharga,” ujar Nanda.

Ia juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada pihak sekolah yang telah memfasilitasi kegiatan tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Kepala Sekolah SMP Negeri 9 Malang yang berkenan memberikan kesempatan kepada kami untuk turut membersamai kegiatan Pondok Ramadhan. Terima kasih juga kepada Bapak Toha yang menyambut kami dengan hangat. Kami berharap di masa mendatang sinergi ini dapat terus berlanjut,” imbuhnya.
Kegiatan Pondok Ramadhan ini menjadi bukti konkret bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah menengah mampu menciptakan dampak positif bagi penguatan spiritualitas pelajar. Melalui dedikasi para calon pendidik masa depan ini, diharapkan lahir generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki fondasi akhlak yang kokoh.
Penulis: Miranda Agustin dan Elvina Hera (Mahasiswa PAI UNISMA)




