Tim Bola Voli Unisma Berpartisipasi Dalam Volleyball Tournament Yang Diadakan Yonkes 2 Kostrad Karang Ploso, Malang

Yonkes 2 Kostrad Karang Ploso pada tanggal 05 November 2023 resmi membuka Open Tournament Danyokes 2 Kostrad 2023. Turnamen tersebut merupakan kejuaraan Volly tingkat Umum. Dalam Open Tournament Danyokes 2 Kostrad 2023 ini di ikuti 64 tim yang  berasal dari Jawa Timur yang dilaksanakan selama 30 hari, dari babak 64 besar hingga partai final.

Mahasiswa UNISMA yang turut serta mengikuti turnament tersebut sudah menjadi salah satu bagian dari atlet UKM Olahraga Universitas Islam Malang. Dalam kejuaraan tersebut, tim UNISMA hanya berhasil memenangkan satu set pertandingan melawan VVBC, yang mana Tim UNISMA menerima kekalahan dengan score akhir 3-1. Dikarenakan sistem turnament ini menggunakan sistem gugur maka Tim UNISMA dinyatakan kalah dan tidak dapat melanjutkan ke babak 32 besar.

 

Mengembangkan Wawasan Dan Bakat Melalui Workshop Copywriting Bersama UKM KOPERASI MAHASISWA “ILHAM RAMADHAN” UNIVERSITAS ISLAM MALANG

Pada hari Sabtu, tanggal 4 November 2023, UKM Koperasi Mahasiswa “Ilham Ramadhan” UNISMA menggelar acara yang memukau, yakni Workshop Copywriting dengan tema, “Strategi Promosi dalam Penulisan Copywriting untuk Memikat Konsumen”. Antusiasme memuncak dari Pengurus dan Anggota UKM Koperasi Mahasiswa “Ilham Ramadhan” UNISMA, serta sejumlah Mahasiswa Umum yang turut hadir dalam acara penuh inspirasi ini.

Dalam acara yang dipandu oleh Amalia Ramadhanti, S. I. Kom, sebagai pemateri utama, pengetahuan tentang Copywriting disajikan dengan baik. Mulai dari mengetahui dan memahami bagaimana cara membuat Copywriting yang kreatif agar mampu menarik customer, mengetahui manfaat Workshop Copywriting, mengetahui teknik-teknik Workshop Copywriting yang efektif dan efisien, serta sebagai wadah diskusi bagi peserta dan pembicara. Peserta tak hanya mendengarkan, tetapi juga bersemangat bertanya pada akhir sesi, menggambarkan kecerdasan mereka dalam menangkap materi yang disampaikan oleh kak Amalia Ramadhanti, S. I. Kom.

Sesi tak terlupakan dalam Workshop Copywriting ini ditutup dengan penuh makna. Penyerahan sertifikat kepada pemateri sebagai apresiasi atas kontribusinya yang luar biasa, diikuti oleh sesi foto bersama pemateri dan peserta. Acara yang tidak hanya memperkaya pengetahuan, namun juga memupuk semangat kolaborasi dan kreativitas ini, menjadi momen berharga bagi semua yang turut serta.

Pewarta: Erlina Dwi Antika, Staff Divisi Inventaris dan Kerumahtanggaan, Bidang Administrasi dan Umum.

Inovasi Program Layanan Jasa Digital Marketing HIMAGRI Unisma Berhasil Lolos Pendanaan RKM

Kabar menggembirakan dari Himpunan Mahasiswa Agribisnis (HIMAGRI) Unisma Malang yang telah mendapatkan pendanaan pada Program Rumah Kreatif Mahasiswa (RKM) tahun pendanaan 2023. Program tersebut diikuti oleh bidang Kajian Ilmiah HIMAGRI yang membentuk kelompok 10 orang bekerjasama dengan anggota bidang lain di bawah bimbingan Dosen Pembimbing, Titis Surya Maha Rianti, SP., MP. yang diketuai oleh Nabilla Ardiyan Putri dengan anggota Moh. Zakaria Anshori, Siti Rohmatul Mudawamah, Nisfaturrohmalia Asnafi, Imalatul Royhana, Aura Lintang Firdaus, Rafli, M. Aqil Dzulfikri, M. Nafi’ Izzuddin, dan Nurul Fauzhi.

Adapun proposal yang diajukan mengangkat mengenai suatu ide bisnis penawaran jasa yaitu “Jasa Konsultasi dan Inovasi Digital Marketing”.

Konteks penyusunan program layanan jasa ini terkait dengan digital marketing dengan tujuan untuk mendukung UMKM manjadi Go Digital. Dengan beralih ke pemasaran digital, harapannya UMKM tersebut dapat berkembang menjadi lebih baik, dapat bersaing secara global, memperluas cakupan konsumen, dan dapat meningkatkan penjualan. UMKM sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi daerah dan pendapatan daerah, sehingga dalam upaya pengembangan UMKM, pelaku UMKM diharapkan mampu untuk beradaptasi dengan perkembangan zaman khususnya dari segi teknologi, peran teknologi sangat penting untuk meningkatkan produktivitas, dan efektivitas kerja.

Jannati atau “Jasa Konsultasi dan Inovasi Digital Marketing” memiliki beberapa layanan yang ditawarkan yakni pembuatan desain logo, pembuatan desain kemasan, layanan konsultasi digital marketing, video produk, foto katalog dan lain-lain. Informasi lebih detail tentang “Jasa Konsultasi dan Inovasi Digital Marketing” dapat dilihat melalui https://bit.ly/aboutjannati.

Lolosnya pendanaan pada program RKM ini menghasilkan nilai positif bagi Himpunan Mahasiswa Agribisnis UNISMA khususnya dan masyarakat pada umumnya. Nilai positif tersebut berupa mahasiswa mampu membuat usaha dengan memulai dari penyusunan proposal bisnis, mempersiapkan bisnis yang dibuatnya dan langkah-langkah dalam membangun bisnisnya.

Selain itu mampu mengasah kemampuan dan kekreatifitasan serta inovasi dalam melakukan kegiatan pemasaran. Program ini juga diharapkan dapat memberikan nilai positif kepada masyarakat umum khususnya para pelaku UMKM untuk dapat mengembangkan bisnisnya dan meraih keunggulan bersaing dari berbagai kompetitor yang potensial.

UMKM dapat memanfaatkan peran teknologi sebagai pondasi utama dalam kegiatan pemasaran ataupun publikasi dengan branding produk unggulannya, dengan beralihnya ke pemasaran digital, harapannya UMKM tersebut dapat berkembang menjadi lebih baik, dapat bersaing secara global, memperluas cakupan konsumen, dan dapat meningkatkan penjualan. (*)

Inovasi Mahasiswa UNISMA Terdepan di RKM dalam Membangun Masa Depan dengan Robotika

Mahasiswa Unisma Malang dari Prodi Teknik Elektro yang didampingi oleh Anang Habibi S.ST., M.T. dengan anggota mahasiswa Hilda afifah, Achmad Faisal Qhofari, Sitti Khairunnisak, M. Ufi Ishbar Maulana, Farhan Wirayudha, Zakky Syahrul Aziz, Aina Afrina Fairusiya, Adelia Ayu Firnanda dan beberapa anggota tim yang lainnya berhasil mendapatkan pendanaan melalui program Rumah Kreatifitas Mahasiswa (RKM). Robotika sering kali mempromosikan inovasi, pengembangan teknologi, serta kreativitas dalam merancang dan memprogram robot serta memberikan platform bagi pelajar maupun profesional, untuk menunjukkan kemampuan mereka dalam mengatasi tantangan teknis yang beragam. Program ini mengusung kegiatan untuk membantu dan melayani sekolah yang memiliki ekstrakurikuler robotika untuk melakukan pembelajaran dan pembuatan modul robotika. Dimana output dari pembelajaran tersebut dapat menciptakan suatu komunitas yang aktif mengikuti perlombaan robotik.

Saat ini Tim RKM sudah membimbing dan melakukan pembelajaran pembuatan modul bersama dengan SMPN 6 Surabaya, SMP Kalam Kudus dan MTSN 1 Batu untuk membentuk sebuah komunitas dan telah mengikuti perlombaan robotic. MTSN 1 Batu yang telah dibimbing oleh Tim RKM UNISMA juga berhasil meraih juara 2 pada lomba IMRO (International Modern Robotic Olympiad) di Ngawi, Senin (16/10/2023).

Tentu membimbing suatu komunitas tidak mudah apalagi mengenai kegiatan didalamnya terdapat beragam aksi. Namun hal tersebut juga akan memiliki dampak yang besar di masa yang akan datang. Selain mengikuti perkembangan zaman pada era 5.0, juga akan memberikan ruang bagi komunitas untuk berkreasi dan berinovasi terkait robotik.

Tim RKM Mahasiswa Universitas Islam Malang berharap program ini dapat terselenggara dengan baik dan mampu membangun relasi dengan berbagai sekolah maupun pihak-pihak lain yang melek akan teknologi karena generasi muda merupakan pemimpin teknologi di era 5.0. (*)

Mahasiswa Program Studi Agribisnis Unisma Malang Lolos Pendanaan Program Rumah Kreatif Mahasiswa

Mahasiswa Prodi Agribisnis Unisma Malang berhasil lolos pendanaan dalam Program Rumah Kreatif Mahasiswa (RKM) yang diadakan oleh Universitas Islam Malang. Pengumuman diberikan pada tanggal 24 Juli 2023 dengan judul Rumah Edukasi Ramah Lingkungan. Tim tersebut diketuai oleh Ahmad Kami Arifin, yang beranggotakan Devi Berlianingrum, Aphis Salma Saumi, Intan Seftiana Ayu Lestari, Ulfi Wahyu Rahmawati, Eka Yulia Nur Pangesti, Siti Fatimah, dan Aringga Raka Putratama, Kegiatan RKM ini dilaksanakan berdasarkan pada misi untuk mendidik masyarakat yang tidak berdaya. RKM bukan penelitian, bukan pengabdian dan bukan bisnis. Namun, kegiatan di bidang sosial yang bersifat strategis dan berkelanjutan berdasarkan potensi dan identifikasi masalah.

Roadmap kegiatan dibuat menggambarkan partisipasi masyarakat, Perguruan Tinggi, Pemda, DUDI, dan pihak-pihak terkait. Selain itu, peran program RKM ini bisa menjadi media untuk kegiatan praktikum dan magang mahasiswa. Lebih lanjut, sasarannya akan diperluas tidak hanya UMKM pengusaha buah dan sayur yang berkaitan erat dengan fenomena food loss and food waste.

Food Loss dan food waste sering dianggap sampah makanan tak bernilai karena kurangnya pemanfaatan. Setiap hari banyak Food Loss dan food waste yang dihasilkan dari dapur rumah tangga. Menurut laporan dari United Nations Environment Programme (UNEP) yang bertajuk Food Waste Index 2021, produksi limbah makanan di Indonesia menjadi yang terbanyak di Asia Tenggara, yakni mencapai 20,9 juta ton tiap tahunnya. Oleh karena itu, pentingnya kesadaran untuk mengelola sisa makanan secara efektif dan berkelanjutan guna mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan dan masyarakat.

Berdasarkan latar belakang tersebut, tim yang diketuai oleh Mahasiswa Prodi Agribisnis Unisma Malang, Ahmad Kamil Arifin berusaha membuat masyarakat sadar akan peluang dari pemanfaatan food loss dan food waste melalui berbagai kegiatan, meliputi: Penyuluhan dan Seminar Edukasi, Pengembangan Materi Edukasi, Pelatihan Praktis, dan lain sebagainya. (*)

Mahasiswa RUDAYA Unisma Malang Siap Menjadi Jembatan Penghubung Lestarikan Budaya Bangsa

Mahasiswa Unisma Malang yang didampingi oleh Dr. Zuhkhriyan Zakaria, M.Pd  dengan mahasiswanya Afriska Nur Azizah, Mia Yustiningrum, Rahmaputri Salsabilla Harsono, Aurellia Fairuzzia M. L (Prodi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Agama Islam), serta Dyah Vivi Andriana (Prodi Administrasi Bisnis Fakultas Ilmu Administrasi) berhasil mendapatkan pendanaan melalui program Rumah Budaya dan peradaban (RUDAYA). Kesenian kerap dikaitkan menghasilkan karya seni yang indah, unik, dan bermakna. Ia menjadi wadah penyampaian ekspresi budaya suatu entitas. Bagian dari identitas bangsa yang patut dilestarikan. Jangan sampai eksistensinya terkalahkan oleh perkembangan zaman yang semakin pesat. Sebagai tanda syukur dan hormat terhadap masa lalu. Bangsa Indonesia dikenal di mata bangsa lain sebagai bangsa yang kaya akan budaya dan warisan berkat budaya khas Nusantara. Karena keberagaman itulah yang menjadikan Indonesia memiliki semboyan “Bhinneka Tunggal Ika” yang memiliki makna berbeda-beda tetapi tetap satu. Berangkat dari pemikiran demikian, mahasiswa Unisma Malang berusaha untuk terus melestarikan budaya bangsa.

Program ini dengan mengusung tema Api Daya akan membantu membentuk jiwa-jiwa nasionalisme anak terhadap budaya melalui kerja sama dengan Sanggar Srikandi Tumpang yang di dalamnya terdapat sebuah kegiatan yang patut diapresiasi, yaitu karawitan anak. Karawitan yang seluruhnya akan dilakonkan oleh anak-anak usia dasar.

Tentu melatih anak tidak akan mudah, apalagi mengenai kegiatan budaya yang didalamnya terdapat ragam aksi. Namun hal tersebut juga akan memiliki dampak yang besar di masa yang akan mendatang. Selain menumbuhkan motivasi pada anak juga akan memberikan ruang bagi anak untuk berkreasi. hal ini tidak akan tumbuh secara langsung, namun membutuhkan waktu secara bertahap dan dalam tempo waktu yang juga tidak terbatas.

Tim Rudaya Mahasiswa Unisma Malang beharap program ini dapat terselenggara dengan baik dan membangun relasi bersama pihak-pihak yang mampu menghidupkan semangat anak untuk terus melestarikan budaya yang ada di lingkungan sekitarnya. Karena jika bukan kita yang mulai dari sekarang, maka siapa lagi.

BSI Scholarship Goes to Campus Hadir di Unisma Malang

Bank Syariah Indonesia bekerja sama dengan Universitas Isla, Malang untuk menggelar Goes to Campus di Unisma Malang, Senin (2/10/2023).

BSI Scholarship merupakan program beasiswa yang diinisiasi oleh BSI Maslahat dan Bank Syariah Indonesia. Target dari program ini dikhususkan untuk mahasiswa tingat sarjana (S1) mahasiswa tingkat 2 dan 3. Masa program ini berlangsung selama 2 tahun atau 4 semester.

Keterbukaan informasi terhadap publik akan beasiswa BSI Scholarship

(Pimpinan PT BSI Area Malang, Bpk Anang Hery Anshory) menjelaskan bahwa dalam sosialisasi tersebut bertujuan untuk memberikan informasi kepada mahasiswa bahwasannya BSI Scholarship dapat membentuk pemimpin masa depan umat khususnya dibidang Industri Ekonomi dan Keuangan Syariah. BSI Scholarship memiliki 2 program: BSI Inspirasi dan BSI Prestasi. Tujuannya agar mahasiswa dapat mengawal sekaligus mendapatkan informasi publik dalam kegiatan belajar dan kehidupan sehari-sehari.

“BSI Scholarship hadir di Unisma untuk membantu mahasiswa menjadi seorang pemimpin masa depan yang berkarakter, amanah, dan bisa menjadi teladan serta mampu berkontribusi dalam membangun keumatan khususnya dibidang Industri Ekonomi Syariah. Selain itu BSI Scholarship juga memberikan bantuan ukt, berpeluang magang di Industri Ekonomi Syariah, Program Sosial Project dan Pelatihan Ekonomi Syariah,” ujarnya.

Sitti Khairunisak (20), mahasiswi Universitas Islam Malang merasa mendapat banyak pengetahuan dan pengalaman dengan menjadi Awardee BSI Scholarship Universitas Islam Malang Batch 1. Dan merasa sangat terbantu dengan adanya bantuan UKT dari BSI Scholarship.

Dengan adanya Goes to Campus dari BSI Scholarship di Unisma Malang sangat membantu mahasiswa dalam mengetahui informasi tentang beasiswa yang diadakan oleh Bank Syariah Indonesia. Informasi lebih lengkapnya bisa mengunjungi Instagram dari BSI Scholarship.

Unisma Tutup Oshika Maba 2023 dengan Pecahkan Rekor Dunia dari MURI

Membanggakan, Universitas Islam Malang (Unisma) memecahkan Rekor MURI Kategori Dunia untuk pertama kalinya. Sebanyak 3.567 mahasiswa baru (maba) memecahkan Rekor MURI atas ‘Penulisan Buku Biografi Kiai Kampung Terbanyak oleh Mahasiswa’.

Penghargaan MURI itu diserahkan saat penutupan Orientasi Studi dan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru (Oshika Maba) 2023 di Gedung Bundar Al-Asy’ari, pada Rabu (20/9/2023).

Senior Manager MURI Triyono, menyampaikan kali ini MURI kembali memberikan penghargaan atas karya dan karsa kepada maba Unisma. Istimewanya, yang diberikan kepada Unisma bukan lagi MURI kategori Indonesia, namun kategori Dunia.

“Kalian telah menjadi bagian dari suatu mahakarya, dimana hari ini saya serahkan piagam penghargaan. Bukan lagi Rekor MURI kategori Indonesia tapi Ketegori Dunia. Selamat pada Unisma semoga terus maju dan berbakti pada Indonesia dan dunia,“ katanya.

Rektor Unisma Prof Dr H Maskusi MSi menyampaikan apresiasi kepada seluruh keluarga besar Unisma termasuk para mahasiswa baru. Menurutnya, pencapaian Rekor MURI ini tidak akan terjadi tanpa adanya kekompakan dan kebersamaan berbagai pihak dalam mengembangkan Unisma.

“Saya apresiasi anak-anak sekalian yang mencetak satu Rekor MURI Dunia dan ini menjadi suatu kebanggan,” ujarnya.

Ia melanjutkan, berbagai macam inovasi telah dilakukan Unisma hingga mendapatkan Rekor MURI Dunia. Banyak kehebatan yang diorganisir, dikumpulkan menjadi satu kesatuan dengan visi yang sama dan gerak langkah selaras.

“Tanpa anak-anak (mahasiswa), Rekor MURI ini nonsense. Kalau hanya pikiran besar, siapa saja punya, tapi pikiran besar akan menjadi besar apabila diimplementasikan menjadi satu produk yang membanggakan,” sambungnya.

Apalagi, kata Maskuri, tokoh yang dilibatkan adalah sosok kiai kampung. Tokoh agama di kalangan masyarakat yang menjadi pembimbing, motivator hingga panutan dan tauladan.
“Kiai kampung yang diulas adalah kiai kampung di daerah masing-masing yang mendapatkan apresiasi, dihormati masyarakat tapi tidak di-SK,” tukasnya.

Usai Oshika Maba masih ada beberapa aktivitas lainnya yang harus diikuti oleh para maba. Yakni Halaqoh Diniyah hingga Master Maba.

“Halaqoh Diniyah dan Master Maba tidak dimiliki perguruan tinggi lain, tapi hanya dimiliki Unisma. Oshika Maba merupakan wadah memberikan orientasi pada mahasiswa terkait akademik,” tambah Maskuri.

Tsabita Tirta Rahmania, maba prodi Agribisnis 2023 mengaku senang mengikuti rangkaian Oshika Maba. Terlebih, mencari biografi kiai kampung menjadi tugas yang menarik.

“Sebenarnya agak bingung karena pertama kali wawancara sama kyai. Tapi rangkaian Oshika ini seru. Ada capeknya tapi menyenangkan, jadi kenal sama temam-teman dari jauh. Misalnya kemarim dari fakultas ada yang dari Timor Leste,” urai mahasiswa asal Bululawang itu,

Dengan begitu, Unisma sebagai perguruan tinggi dibawah bendera NU mampu melejit begitu cepat. Tak hanya membawa misi untuk di kancah nasional saja, namun juga membawa misi di dunia selaras dengan tagline Unisma Dari NU Untuk Indonesia dan Peradaban Dunia.

Rekor MURI ini juga menjadi rekor ke-11 sekaligus rekor dunia pertama yang sudah dipecahkan Unisma. Berikut daftar 10 Rekor MURI Unisma antara lain :
1. 2015 : Perkuliahan Bersarung peserta Terbanyak
2. 2016 : Tadarus Al – Quran Pesarta Terbanyak
3. 2017 : Pembentangan Bendera Organisasi Kemasyarakatan Terbesar se Indoensia yaitu Bendera NU
4. 2017 : Penandatanganan Sikap Ideologi Pancasila dan Bentuk Negara RI
5. 2018 : Pembacaan dan Penulisan Sholawat Terbanyak
6. 2018 : Rangkaian Kaligrafi Al – Quran dengan Media Kanvas Terbanyak
7. 2019 : Unggahan Video Perdamaian Indonesia dan Peradaban Dunia oleh Sivitas Akademika Dengan Views, Like, Subscribe, Download dan Share Terbanyak
8. 2020 : Unggahan Youtube oleh Mahasiswa Terbanyak
9. 2021 : Unggahan Video Ekspresi Cinta Tanah Air di Media Sosial oleh Maba Terbanyak
10. 2022 : Pembuatan Video dan Slogan Anti Intoleransi, Kekerasan Seksual dan Perundungan Terbanyak
11.2023 : Penulisan Buku Biografi Kiai Kampung Terbanyak oleh Mahasiswa

Unisma Beri Ratusan Beasiswa Salah Satunya Peraih Medali Emas Porprov

Universitas Islam Malang (Unisma) tak hanya dikenal sebagai Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (PTNU) yang mendunia dan moncer prestasinya. Tapi juga dekat dengan masyarakat.

Kampus ini, memang seringkali memberikan kesempatan pada para talenta muda untuk menuntut ilmu lewat program beasiswa di Unisma. Tahun ini, ada sekitar 299 mahasiswa baru (maba) yang mendapat beasiswa. Salah satunya, peraih medali emas cabang olahraga (cabor) sambo di Porprov Jatim VIII/2023 bernama Songo Eka Sanjaya.

Pemberian beasiswa kepada atlet berprestasi tersebut diserahkan secara simbolis bersama Wali Kota Malang Sutiaji. Dalam Rapat Senat Terbuka dalam rangka Orientasi Studi dan Kehidupan Kampus (Oshika) Mahasiswa Baru (Maba) tahun 2023, Senin (18/9/2023).

“Pemberian beasiswa (tahun ini) hampir 300. salah satunya yang baru saja mendapatkan medali emas di event provinsi, baru kemarin malam (17/9),” kata Rektor Unisma Prof Dr H Maskuri MSi.

Tak hanya kepada atlet, Unisma kerap memberikan beasiswa untuk para siswa berprestasi dan benar-benar punya keinginan besar untuk berkuliah. Baik prestasi di bidang akademik, maupun bidang yang lainya.

Khususnya pada mereka yang berhasil menjadi juara dalam gelaran kompetisi yang diselenggarakan oleh Unisma.

“Karena nantinya mereka akan menjadi duta Unisma di berbagai event nasional, bahkan internasional,” imbuhnya.

Lebih jauh, ini sebagai langkah konkrit Unisma dalam mendukung lahirnya generasi unggul dan berkualitas. Terlebih, Unisma juga banyak melakukan kerjasama dengan 37 negara.
Mulai dari transfer kredit, student exchange, international conference, joint research, KSM/KKN Internastional, Professional Learning Experience for Community (PLEC/PPL), dan seterusnya.

Ia berharap, agar mahasiswa baru dapat memanfaatkan kesempatan terbaik selama berada di Unisma. Bukan hanya belajar, tapi juga memperluas perspektif dan memperluas jauh horizon.
“Ikutilah kesempatan mobilitas global, jika mungkin. Pekan depan, jika belum mempunyai paspor, buatlah sesegera mungkin. Bisa jadi itu menjadi doa dan bagian dari ikhtiar untuk membuka pintu menjadi warga global,” tegasnya.

Di sisi lain, tahun ini Unisma menerima 3.567 maba. Dimana, 3.531 mahasiswa berasal dari 32 provinsi di Indonesia dan 36 mahasiswa merupakan mahasiswa asing yang berasal dari 8 negara.
Antara lain Rumania, Belgia, Yaman, Sudan, Korea, Palestina, Mesir, dan Timor Leste. Artinya, saat ini mahasiswa Unisma secara keseluruhan hampir mencapai 17.000 mahasiswa, mereka berasal dari 34 Provinsi di Indonesia dan 37 Negara.

Sementara, 299 program beasiswa yang diberikan antara lain KIP Kuliah sebanyak 136, beasiswa Juara sebanyak 26, beasiswa OSC (Online Scholarship Competition) Medcom sebanyak 22 mahasiswa dimana 14 untuk S-1 dan 8 untuk S-2.

Kemudian Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) dari Kementerian Agama RI sebanyak 61 mahasiswa terdiri dari 39 mahasiswa S-1 untuk 9 prodi, 11 mahasiswa S-2 dan 11 mahasiswa S-3.

Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI) dari Kemendikbudristek sejumlah 24, Program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB) dari Kementerian Agama RI sebanyak 30, diperuntukkan 3 mahasiswa FK, 5 mahasiswa Agroteknologi, 8 mahasiswa S-1 Ilmu Hukum dan 14 mahasiswa S-2 PAI.

Di samping itu, dari keseluruhan jumlah maba 1,59 persen diantaranya adalah maba non muslim dengan 1,27 persen beragama Katolik, 0,26 persen Kristen dan 0,05 persen beragama Budha.

“Masalah ilmu adalah pilihan. Semua manusia di atas bumi berhak menunut ilmu dimana saja hingga akhir hayat. Unisma memposisikan diri sebagai kampus Rahmatan Lil Alamin, kampus multikultur dan inklusif yang mengayomi terhadap berbagai kehidupan manusia,” tutupnya.

Sementara itu, Songo mengaku senang. Ia merasa bersyukur atas beasiswa penuh yang ia dapat. “Tentu senang sekali, kemarin (17/9) setelah juara dapat emas, langsung dihubungi Gus Shodiq (WR II Unisma), ditawari beasiswa,” jelas peraih emas abor sambo di Porprov Jatim VIII/2023 itu

Songo lantas menyampaikan kabar gembira ini kepada orangtuanya dan disetujui. Mengingat, atlet KONI Kota Malang asal Bumiayu itu juga sudah pernah mendaftar kuliah di tahun 2022 melalui jalur prestasi mandiri, namun niatnya diurungkan karena terkendala biaya.

“Sebenarnya lolos tapi tidak beasiswa penuh, jadi harus ada yang membayar, dari situ saya tidak jadi kuliah meski ingin. Karena itu saya sangat bersyukur saat ini bisa mendapatkan beasiswa di Unisma,” sambungnya.

 

OSHIKA MABA 2023, Sambut Calon Pemimpin Perubahan

Ucapan Selamat Datang disampaikan Rektor Universitas Islam Malang (Unisma) Prof. Dr. Maskuri, M.Si kepada mahasiswa Baru Tahun Akademik 2023-2024. Dengan penuh bangga rektor dan jajarannya menyambut mahasiswa baru dalam kegiatan Orientasi Studi dan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (OSHIKA MABA), Senin (18/9) kemarin. Kegiatan pembukaan digelar di halaman depan Kampus Hijau Unisma, Jalan MT Haryono Dinoyo Malang.

Turut hadir menyambut mahasiswa baru, Dewan Pembina Yayasan Unisma dan jajarannya, Pengawas Dewan Pembina dan Pengurus Yayasan Unisma. Juga hadir para wakil rektor, para dekan dan kaprodi.

Rektor Unisma dengan ciri khas suaranya yang lantang menyampaikan apresiasi kepada seluruh mahasiswa baru. Dia mengatakan, mereka mahasiswa baru punya tekad besar bergabung dengan dengan Unisma. “Selamat datang calon pemimpin perubahan, selamat datang di Kampus Unisma, kampus calon pemimpin peradaban dunia,” ucapnya.

Prof Maskuri menegaskan, bahwa mahasiswa baru Unisma akan dididik sesuai dengan zaman mereka. Zaman berkemajuan berbasis teknologi. Sesuai dengan tuntutan nasional dan global. “Melalui pendidikan di Unisma ini kami mempersiapkan calon pemimpin yang berdaya saing tinggi, mampu berkompetisi di tengah kehidupan global,” katanya.

Oshika Maba Unisma tahun ini diikuti mahasiswa baru yang berasal dari 32 provinsi di Indonesia. Serta ada 36 mahasiswa asing yang berasal dari delapan negara. Antara lain Rumania, Belgia, Yaman, Sudan, Korea, Palestina, Mesir, dan Timor Leste.

“Keseluruhan di Unisma terdapat hampir 17.000 mahasiswa, mereka berasal dari 34 negara di dunia. Ini membuktikan bahwa Unisma dipercaya tidak hanya di tingkat nasional tetapi juga di dunia internasional,” ungkapnya.

Rektor mengimbau agar mahasiswa baru memulai aktivitas studi mereka dengan hati yang ikhlas. Demikian di hari-hari berikutnya. Niat suci untuk tholabul ilmi sesuai amanah yang diberikan oleh orang tua.

“Dengan hati yang ikhlas maka seluruh aktivitas akan dilaksanakan dengan mudah. Dinamika tugas dan belajar, semuanya dipersiapkan untuk anda menjadi generasi calon pemimpin perubahan yang kreatif dan adaptif,” tuturnya.

Wakil Rektor 4 Unisma, Dr. Ir. H. Istirochah Pujiwati, MP mengungkapkan bahwa mahasiswa baru Unisma tidak hanya beragama Islam. Ada juga yang beragama Katolik, Protestan dan Budha. “Ini menunjukkan bahkan Unisma adalah kampus yang inklusif dan multikultural. Selamat bergabung para mahasiswa baru, semoga mendapat ilmu dan keberkahan,” ucap Istirochah Pujiwati, saat menyampaikan laporannya.

Wakil Rektor 3 Unisma Dr. Ir. H. Badat Muwakhid, MP juga menyampaikan bahwa Oshika Maba merupakan bagian dari program pengenalan kampus yang dilatarbelakangi keragaman mahasiswa baru. Mulai dari asal sekolah, daerah, agama, suku, budaya dan tradisi.

“Kini mereka bersatu. Berada dalam pranata dan lingkungan sosial yang baru. Maka perlu adanya penyesuaian dalam rangka menggelar kegiatan akademik, untuk menjadikan akhlak mulia, kreatif, mandiri dan berdaya saing,” ucapnya.