Kepemimpinan, Kepedulian, dan Perlindungan Generasi: Refleksi Ramadan Bersama Prof. Mas’ud Said di UNISMA

MALANG – Momentum bulan suci Ramadan sejatinya merupakan kawah candradimuka untuk melatih kepekaan spiritual sekaligus tanggung jawab sosial umat Islam. Pesan fundamental ini diuraikan dengan penuh kedalaman dalam sesi Kultum Mutiara Hikmah yang diselenggarakan pada Selasa, 10 Maret 2026, bertempat di Masjid Ainul Yaqin, Universitas Islam Malang (UNISMA).

Mengangkat tema besar mengenai “Pengabdian dan Kepedulian dalam Bulan Ramadan”, Prof. H. Mas’ud Said, MM., Ph.D. hadir sebagai penceramah utama. Beliau mengajak seluruh sivitas akademika untuk meredefinisi makna kepemimpinan dan interaksi sosial di era modern. Dalam paparannya, Prof. Mas’ud Said memberikan penegasan kuat bahwa model kepemimpinan yang ideal dan sejati adalah kepemimpinan yang tidak sekadar menduduki posisi struktural, melainkan kepemimpinan yang mampu membawa berkah serta terbukti memiliki kapasitas untuk menyelesaikan berbagai permasalahan konkret yang menjerat masyarakat. Sejalan dengan hal tersebut, kepedulian tidak boleh hanya berhenti pada retorika, melainkan harus termanifestasi sebagai bentuk kepekaan nurani yang tajam terhadap kesulitan yang tengah dipikul oleh orang lain di sekitar kita.

Lebih jauh, kultum ini secara spesifik menyoroti sebuah fenomena krisis kontemporer yang amat mendesak, yakni dampak destruktif dari disrupsi digital terhadap psikologi anak. Prof. Mas’ud Said menggarisbawahi terjadinya krisis psikologis yang secara masif melanda anak-anak pada rentang usia 10 hingga 15 tahun, sebagai akibat langsung dari paparan teknologi yang tidak terkendali.

Sebagai konklusi sekaligus solusi taktis, beliau mengingatkan para jamaah akan urgensi pembatasan penggunaan gawai (gadget) pada anak-anak. Tindakan preventif dan pembatasan yang tegas ini, menurut beliau, bukanlah bentuk pengekangan, melainkan sebuah kewajiban moral dan wujud pengamalan langsung dari perintah Allah SWT dalam Al-Qur’an: Qu anfusakum wa ahlikum nara—jagalah dirimu dan keluargamu dari siksa api neraka.