Filosofi “Mikul Dhuwur Mendhem Jero” di Haul Akbar UNISMA: Meneladani Kebajikan, Menuju World Class University
MALANG – Gema tahlil dan doa memenuhi Masjid Ainul Yaqin Universitas Islam Malang (UNISMA) pada Selasa (10/02/2026). Ribuan sivitas akademika, mulai dari jajaran Yayasan, Rektorat, hingga keluarga besar para pendiri (muassis), berkumpul dalam kehusyukan Haul Akbar 2026.
Dalam momen sakral tersebut, Ketua Pengurus Yayasan UNISMA, Prof. Dr. Ir. H. Agus Sugianto, S.P., M.P., menyampaikan pesan mendalam tentang etika mengenang para pendahulu. Ia menekankan filosofi Jawa “Mikul Dhuwur Mendhem Jero” sebagai landasan moral bagi generasi penerus kampus Nahdlatul Ulama tersebut.
“Hari ini UNISMA telah melaksanakan Mikul Dhuwur Mendhem Jero. Artinya, kita kenang kebaikannya (para pendiri) dan kita curahkan penghormatan hari ini. Adapun sisi kemanusiaan atau kekurangan mereka, kita pendam sedalam-dalamnya dan tidak kita ungkap kembali,” ujar Prof. Agus di hadapan para hadirin.
Prof. Agus mengingatkan bahwa perjalanan 44 tahun UNISMA bukanlah waktu yang singkat. Berbagai dinamika suka dan duka telah dilalui hingga kampus ini berdiri kokoh. Menurutnya, para pendiri bukanlah malaikat tanpa cela, namun jasa besar mereka dalam meletakkan fondasi pendidikan patut menjadi teladan abadi.
“Apa yang kita kenang sampai hari ini adalah kebaikan-kebaikannya. Sehingga UNISMA akan mendapatkan barakah untuk terus bisa melanglang dunia sesuai dengan tujuannya, yaitu menjadi World Class University,” tegasnya.
Ia juga memberikan peringatan keras namun penuh kasih agar UNISMA tidak berhenti berinovasi. Semangat kerja keras para pendiri harus ditransformasikan menjadi energi untuk keberlangsungan institusi di masa depan. “Jangan sampai UNISMA ini kemudian berhenti di tengah jalan. Tidak dikehendaki oleh para pendiri bahwa UNISMA berhenti di tengah jalan,” imbuh Prof. Agus.
Acara Haul Akbar ini turut dihadiri oleh keluarga besar pendiri, termasuk keluarga KH. Masykur, KH. Oesman Mansoer, dan Prof. KH. M. Tholchah Hasan. Rektor UNISMA beserta jajarannya juga tampak hadir, mengamini harapan agar amal jariyah para pendiri terus mengalir seiring kemajuan universitas.


