Semarak Hari Santri di UNISMA, Santri Berikrar Menjaga Persatuan Bangsa

Dalam rangka merayakan Hari Santri Nasional, Universitas Islam Malang (UNISMA) mengadakan apel Hari Santri. Apel ini dihadiri oleh seluruh civitas akademika UNISMA mulai dari rektorat hingga mahasiswa. Dalam peringatan tahunan ini, seluruh civitas akademika berkumpul untuk memperingati peran penting santri dalam sejarah bangsa Indonesia. Dalam nuansa khas santri, seluruh civitas akademika mengenakan sarung, sementara wanita memakai rok, hal ini turut menciptakan suasana yang penuh makna dan kekhasan tradisi.

Tak lupa, pembacaan ikrar santri yang dipimpin oleh Prof. Drs. H. Junaidi, M.Pd., Ph.D diikuti oleh seluruh peserta sebagai tanda komitmen untuk mempertahankan nilai-nilai Islam dan Nasionalisme.

Apel ini bukan hanya sekadar seremonial semata, melainkan momen penting bagi UNISMA untuk mengidupkan kembali semangat kebangsaan dan nilai-nilai perjuangan santri yang telah menjadi bagian dari sejarah panjang kemerdekaan Indonesia. Melalui kegiatan ini, UNISMA berharap para mahasiswa dapat menghayati peran santri sebagai pejuang bangsa dan mengimplementasikan nilai-nilai keislaman serta kecintaan terhadap tanah air.

 

Pewarta: Sindy Kartika Rahayu – Ilmu Administrasi Bisnis

UNISMA Rayakan Hari Santri Nasional dengan Tradisi Bersarung dan Berbusana Islami

Sarung merupakan kain panjang dengan motif tertentu dimana setiap ujungnya dijahit sedemikian rupa sehingga dapat membentuk seperti sebuah tabung. Kain sarung tidak hanya popular di Indonesia, tetapi banyak juga digunakan di sejumlah negara-negara Asia Tenggara lainnya seperti Malaysia, Brunei Darussalam, Thailand, Singapore, dan Myanmar.

Di era penjajahan Belanda, keberadaan sarung dikaitkan dengan perjuangan pribumi saat melawan budaya barat yang dibawa oleh kaum penjajah. Saat itu, masyarakat santri merupakan golongan masyarakat yang konsisten menggunakan sarung dalam aktivitas sehari-harinya.

Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional, Universitas Islam Malang (UNISMA) menggelar rangkaian acara yang meriah dan sarat dengan makna budaya. Salah satu tradisi khas dalam perayaan ini adalah himbauan bagi seluruh civitas akademika pria untuk mengenakan sarung, sementara para Wanita dianjurkan memakai rok. Langkah ini bertujuan untuk menghormati identitas santri yang telah menjadi bagian penting dari sejarah Islam di Indonesia.

Selain itu, kegiatan ini bertujuan untuk menghidupkan kembali rasa kebersamaan serta menjunjung tinggi nilai-nilai keislaman dan pesantren. Dengan demikian, UNISMA tidak hanya memperingati Hari Santri secara seremonial, tetapi juga memperkuat nilai-nilai kebudayaan dan spiritualitas di kalangan mahasiswa dan masyarakat luas.

 

Pewarta: Sindy Kartika Rahayu – Ilmu Administrasi Bisnis

Seminar Kebangsaan UNISMA Menghidupkan Kembali Semangat Resolusi Jihad bagi Generasi Z di Hari Santri 2024

Universitas Islam Malang (UNISMA) berkolaborasi dengan Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur dengan menyelenggarakan Seminar Kebangsaan bertajuk “Reaktualiasasi Spirit Resolusi Jihad Bagi Generasi Z”. Tema ini menyoroti semangat perjuangan Resolusi Jihad yang dahulu dicetuskan oleh KH.Hasyim Asy`ari sebagai seruan untuk mempertahankan kemerdekaan dan kini diadaptasi sebagai inspirasi bagi generasi muda, khususnya generasi Z dalam menghadapi tantangan di era modern seperti sekarang.

Seminar ini menghadirkan beberapa narasumber terkemuka, antara lain KH. Abdul Hakim Mahfud selaku Ketua PWNU Jawa timur, Dr. H, Mahrus, M.Ag selaku Kepala Subdirektorat Pendidikan Diniyah dan Ma`had Aly, dan Prof. Dr. H. Maskuri, M.Si selaku Guru Besar Universitas Islam Malang. Ketiga narasumber tersebut memberikan pandangan serta pemahaman mendalam mengenai makna Resolusi Jihad dan relevansinya bagi generasi muda saat ini.

Abdul Hakim Mahfud, membahas pentingnya Resolusi Jihad sebagai upaya menjaga keutuhan NKRI. Beliau menyoroti bahwa fatwa jihad yang dikeluarkan oleh Mbah Hasyim Asy`ari pada masa penjajahan memiliki relevansi yang mendalam, tidak hanya mempertahankan kemerdekaan fisik, tetapi juga dalam mempertahankan nilai-nilai kebangsaaan dan kemanusiaan yang sesuai dengan ajaran yang ada dalam agama Islam.

Dr. H. Mahrus, M.Ag, selaku Kepala Subdirektorat Pendidikan Diniyah dan Ma`had Aly pun turut serta mengajak generasi muda untuk meningkatkan literasi digital agar dapat menyaring konten-konten yang berpotensi merusah moralitas dan nilai kemanusiaan. Di era digital seperti ini, beliau mengutarakan bahwa mempertahankan kemanusiaan dan nilai-nilai agama menjadi tantangan tersendiri yang harus dihadapi dengan berbekal iman dan ilmu.

Prof. Dr. H. Maskuri, M.Si, Guru Besar Universitas Islam Malang memberikan pandangannya mengenai peran santri dalam era modern. Beliau menjelaskan bagaimana pesantren kini telah berkembang dan menyesuaikan diri dengan zaman dengan menghasilkan santri-santri yang tidak hanya ahli dalam ilmu agama, namun juga siap berkontribusi dalam berbagai profesi seperti pendidikan, ekonomi, dan teknologi. Prof. Maskuri menegaskan bahwa santri memiliki peran vital sebagai agen perdamaian dan penjaga moralitas dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Seminar ini menjadi tonggak baru dalam memperkuat pemahaman generasi muda, khususnya santri, tentang nilai-nilai jihad dalam konteks perjuangan moral, sosial, dan kebangsaan. Dengan inspirasi dari Resolusi Jihad dan pembekalan wawasan keislaman yang inklusif, diharapkan generasi Z mampu menjalani peran sebagai pilar yang memperkokoh persatuan dan kebersamaan dalam masyarakat. Universitas Islam Malang melalui penyelenggaraan seminar ini menunjukkan komitmennya untuk terus mendorong kontribusi positif generasi muda dalan membangun bangsa yang sesuai dengan nilai-nilai luhur keislaman dan kecintaan terhadap tanah air.

Pewarta : Sindy Kartika Rahayu – Ilmu Administrasi Bisnis

Bersama Al-Khidmah, UNISMA Adakan Dzikir Bersama

Universitas Islam Malang (Unisma) menggelar Majelis Dzikir Maulidurrasul SAW dan Majlis Khotmil Qur`an pada Sabtu, 19 Oktober 2024 yang bertepatan dengan 14 Rabiul Awal 1445 H. Acara ini diselenggarakan di Gedung Bundar Unisma mulai pukul 07.00 WIB, serta dihadiri oleh mahasiswa, dosen, staf kampus, serta masyarakat dari berbagai daerah.

 

Acara tersebut dipandu oleh Al-Khidmah, yakni sebuah gerakan keagamaan yang didirikan oleh KH. Achmad Asrori Al Isyaqy RA dari Pondok Pesantren Al Fitrah Surabaya. Gerakan Al-Khidmah berfokus kepada pengembangan spiritualitas dan penyebaran nilai keislaman melalui dzikir, do`a, dan pendidikan berbasis pesantren. Dalam setiap kegiatannya, Al-Khidmah mengajak anggotanya untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT melalui amalan dzikir yang berlandaskan Al-Qur`an dan hadist, serta ajaran ahlusunnah wal jamaah, yang diharapkan menjadi oase rohani di tengah kehidupan duniawi.

 

Hubungan antara Unisma dengan Majelis Dzikir Al-Khidmah telah terjalin sejak tahun 2007. Kehadiran Al-Khidmah di Unisma telah memberikan warna baru dalam kehidupan keagamaan kampus dengan berbagai kegiatan yang diselenggarakan yakni meliputi majelis dzikir, pengajian, dan kajian ke-Islaman. Unisma sebagai perguruan tinggi Islam menekankan pengembangan 3 karakter dalam mahasiswa, yakni penguatan karakter ke-Islaman dengan ajaran ahlusunnah wal jamaah an-nahdliyah, pengembangan karakter kecendekiaan, dan pengembangan karakter kebangsaan dengan kuat.

 

Acara Majelis Dzikir Maulidurrasul SAW dan Khotmil Qur’an yang diselenggarakan oleh Universitas Islam Malang bersama Al-Khidmah ini diharapkan menjadi ajang yang memperkuat ikatan spiritual dan keagamaan di lingkungan kampus. Dengan dukungan dan partisipasi berbagai elemen masyarakat, Unisma terus berupaya memajukan pendidikan berlandaskan nilai-nilai Islam, serta memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar.

 

Pewarta : Sindy Kartika Rahayu – Ilmu Administrasi Bisnis (BPH Panorama Photography)

LAUNCHING Komunitas Baru, UNISMA Meresmikannya di Pembukaan OSHIKA

Malang – Pembukaan Orientasi Studi dan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru atau disingkat OSHIKA MABA berhasil dihelat pada Senin, 23/September 2024. Bertemakan “Advancing Together with UNISMA toward Greater Heights”, kegiatan ini dibuka oleh Rektor Unisma Malang, Prof. Dr. Junaidi. M.Pd. Ph. D. dengan semboyan barunya, “Terbang Melesat Menuju World Class University.”

 

Serangkaian acara, penampilan dan Launching beberapa hal baru mewarnai pembukaan OSHIKA MABA ini. Salah satu yang menarik adalah peresmian 2 Unit Kreativitas Mahasiswa baru, yaitu UKM KREASI dan UKM GLC.

 

Ditemui di gedung rektorat UNISMA, Muhamad Abdillah, salah satu pengurus UKM GLC menuturkan visi, misi dan tujuan dibentuknya UKM Global Language Community ini.

 

“Sebenarnya UKM ini ada karena meneruskan cita-cita UNISMA sebagai World Class University. Harapannya sebagai media pengembangan bahasa, tidak bahasa inggris saja, tapi juga berbagai bahasa lain yang ada di dunia,” ujarnya.

 

Abdillah menjelaskan, visi dan misi UKM GLC sejatinya hasil dari pemikiran beberapa mahasiswa yang merasa kurang minatnya mahasiswa UNISMA dalam mempelajari bahasa lain. Setelah ditelusuri, ternyata bukannya tidak mau, tapi mahalnya kursus untuk mempelajari bahasa-bahasa itu.

 

Maka dari itu, UKM ini hadir sebagai pelaksana dan ruang bagi mahasiswa dalam pembelajaran bahasa internasional dan hubungan lintas budaya, yang membentuk individu profesional, berdaya saing global, dan memahami keberagaman budaya dunia.

 

Bernama Global Language Community atau Komunitas Bahasa Dunia, UKM ini memiliki logo berbentuk Lingkaran kecil dan dikelilingi oleh garis-garis yang melambangkan relasi. Sedangkan, huruf-huruf bertuliskan nama GLC bermakna bahwa dengan bahasa, hubungan internasional dapat tercipta.

 

Sedangkan salah satu pengurus UKM KREASI, Salma, menuturkan, “ UKM ini awalnya komunitas yang dibentuk bagi mahasiswa yang paham akan kepenulisan. Sehingga dapat memfasilitasi mahasiswa lain untuk mempelajarinya lebih dalam.”

Toreh Prestasi Membanggakan, 4 Tim Mahasiswa Universitas Islam Malang, Lolos KMI XV di UHO Kendari

 

Kampus Universitas Islam Malang Kembali menorehkan prestasi membanggakan. 4 Tim Bisnis  Mahasiswa UNISMA yang terdiri dari Tim “Veggie Burger”, Tim “Bumetik”, Tim “Sardinafrika” dan Tim “Pertabayak” berhasil lolos sebagai peserta dalam Kewirausahaan Mahasiswa Indonesia (KMI) Expo XV 2024. Kesuksesan ini merupakan hasil dari seleksi penilaian kemajuan dari Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) 2024.

KMI Expo XV 2024 merupakan ajang bergengsi mahasiswa dari seluruh Indonesia dalam menampilkan inovasi dan bisnis mereka, serta menjadi tempat bertemunya wirausaha mahasiswa dari seluruh Indonesia untuk saling membangun jejaring bisnis. Puncak acara KMI Expo XV 2024 akan dilaksanakan di Universitas Halu Oleo (UHO), Kota Kendari, pada Rabu-Jumat, 23-25 Oktober 2024.

Selain itu, Kegiatan KMI Expo XV tahun 2024 akan menjadi platform bagi para wirausaha muda untuk berbagi pengetahuan, pengalaman, dan best practices dalam menghadapi tantangan di era disruption serta mendorong terciptanya jaringan kolaborasi antara para wirausaha muda dengan pemangku kepentingan terkait, seperti investor, mentor, dan pakar industri.

Program KMI Expo melibatkan 741 produk mahasiswa dari 364 Perguruan Tinggi seluruh Indonesia yang telah tersaring dari ribuan produk yang telah diajukan di Belmawa. Tim Unisma telah melakukan berbagai macam kegiatan selama program P2MW, mulai dari penciptaan dan pengolahan produk, pemasaran, penjualan serta telah mendapat pendampingan legalitas bisnis yang dijalankan. Melalui berbagai kegiatan tersebut Sehingga dapat mengantarkan 4 Tim Unisma lolos di ajang KMI Expo XV.

10 Mahasiswa Universitas Islam Malang telah Lolos Seleksi Beasiswa Baznas

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) telah resmi mengumumkan hasil seleksi Beasiswa Cendekia BAZNAS (BCB) S1 Dalam Negeri dan Mahad Aly 2024, yang bekerja sama dengan 162 kampus di Indonesia. Beasiswa Cendekia BAZNAS adalah program BAZNAS yang menyediakan dana pendidikan bagi mahasiswa yang menempuh studi di perguruan tinggi mitra BAZNAS. Saat ini, dari total 162 kampus mitra, BAZNAS bekerja sama dengan 113 perguruan tinggi dalam negeri dan 49 kampus Mahad Aly yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Salah satu kampus mitra, Universitas Islam Malang, turut berpartisipasi dalam tahapan seleksi yang diselenggarakan oleh BCB pusat.

 

Dari 50 mahasiswa yang terdafdar mengikuti seleksi, hanya tersaring 10 Mahasiswa saja yang berhasil lolos seleksi beasiswa Program Beasiswa Cendekia BAZNAS, yaitu atas nama Ahmad Yusril Musthofa Kamaluzzaman (Fakultas Agama Islam), Audiyah Shinta Bela (Fakultas Keguruan Ilmu Pengetahuan), Choirun Nisa (Fakultas Ekonomi Bisnis), Erlyn Wahyu Safitri (Fakultas Hukum), Ibana Farikha Khoiriyah (Fakultas Agama Islam), Muhammad Dzunnurain (Fakultas Keguruan Ilmu pengetahuan), Muhammad Wahid Luthfi Al Hakim (Fakultas Agama Islam), Safira Ramadani Mahfud (Fakultas Keguruan Ilmu Pengetahuan), Siti Nur Haliza Putri (Fakultas Ekonomi Bisnis), Tomy Darioga (Fakultas Ekonomi Bisnis). Perlu diketauhui ke 10 mahasiswa berprestasi ini lolos dengan mengikuti beberapa tahap seleksi. Seleksi pertama yakni seleksi berkas yang dilaksanakan pada tanggal 5 hingga 11 Agustus 2024, tak hanya itu tetapi ada seleksi wawancara yang dilaksanakan pada tanggal 12 hinnga 18 Agustus 2024, seleksi yang kedua ini merupakan penentuan kelolosan beasiswa  yang akan di umumkan pada tanggal 11 September 2024.

 

Para penerima beasiswa ini akan memperoleh dukungan finansial berbagai fasilitas akademik seperti pementoran setiap bulannya yang didampingi oleh Bapak Abdul Halim Fathoni, S.Si.,M.Pd selaku pembina beasiswa cendekian baznas Unisma untuk mendukung dan mengembangkan bakat disetiap mahasiswa. Menurut Siti Nur Haliza Putri, salah satu mahasiswa yang lolos beasiswa, ia merasa bersyukur yang mendalam karena mendapatkan kesempatan tersebut. “Tidak hanya membantu secara finansial tetapi juga membuka banyak pintu untuk pengalaman yang baru”, ujarnya. Dia juga akan merencanakan kedepannya, bahwa ia akan lebih aktif berpatisipasi di organisasi, serta siap terlibat dalam program – program yang akan diadakan BAZNAS atau organisasi lain untuk membantu masyarakat.

 

Penulis : Moch. Muchlis Zamzami

Launching Tari Unisma “ BASWARANING BAWANA “ karya UKM Tari Melati Sekar Langit, Sukses Digelar

Dalam acara pelantikan pengurus Unit Kreativitas Mahasiswa (UKM ) Universitas Islam Malang  periode 2021  yang diselenggarakan di  Gedung Bundar Al-Asy’ari  pada kamis 8 april 2021. Dihadiri Prof. Dr. H. Maskuri M.Si., beserta jajaranya dan para pengurus UKM periode 2021. UKM Seni Tari Melati Sekar Langit  mempersembahkan karya  tari  untuk  Unisma berjudul “Baswaraning Bawana“.

Launching Tari yang disaksikan para pengurus UKM di lingkungan Unisma ini mendapatkan respon yang poisitif dari berbagai pihak. Mulai dari pembina, para alumni, mahasiswa, hingga teman-teman dari kampus lain. Tarian tersebut digagas oleh para pengurus UKM seni Tari Melati Sekar Langit Universitas Islam Malang Periode 2020 yang didedikasikan untuk Universitas Islam Malang.

Tari Baswaraning Bawana dimainkan oleh 9 penari dengan mengenakan kostum yang merepresentasikan lambang dari Universitas Islam Malang yaitu memadukan warna hijau dan kuning. Tari Baswaraning Bawana sebagai wujud rasa syukur, cinta dan harapan. Yang memiliki arti “baswara” berarti bersinar dan “bawana”  berarti dunia. Tarian tersebut  melambangkan kebiasaan yang ditanamkan dalam lingkungan Universitas  Islam Malang yaitu melantunkan shalawat disetiap awal kegiatan, selalu bersyukur disetiap keadaan, serta memupuk cinta kasih dan harapan. Dalam tari Baswaraning Bawana tersirat doa agar Universitas Islam Malang menjadi lebih Unggul, Maju, dan berkualitas.

Mahasiswa Universitas Islam Malang Raih Beasiswa Djarum Plus 2024/2025

Kabar membanggakan datang dari Universitas Islam Malang, dimana Ima Imsiatul Nadhifah dan Luluk Dina Nasukha berhasil meraih beasiswa bergengsi yaitu Beasiswa Djarum Plus (9/September/2024). Prestasi ini menjadi bukti nyata semangat dan dedikasi mahasiswa dalam menggapai cita-cita.

Sudah empat dekade, Djarum Foundation berperan aktif dalam memajukan pendidikan di Indonesia melalui program beasiswanya yang dikenal sebagai Djarum Beasiswa Plus yang diperuntukkan bagi mahasiswa berprestasi dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Melalui program beasiswa prestasi ini, Djarum Foundation berupaya untuk meningkatkan kualitas SDM dengan memberikan dukungan kepada mahasiswa berprestasi yang harapannya mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan bangsa Indonesia dalam mewujudkan generasi gemilang dan masa depan yang lebih baik. Hingga usia empat dekade ini, sebanyak 13.921 mahasiswa berprestasi telah menjadi bagian dari penerima program Djarum Beasiswa Plus. Mereka berasal dari beragam latar belakang pendidikan dari 132 perguruan tinggi unggulan di 38 provinsi di Indonesia. Dan pada tanggal 9 September 2024, Ima Imsiatul Nadhifah (Pendidikan Matematika) dan Luluk Dina Nasukha (Agroteknologi) dari Universitas Islam Malang berhasil menjadi bagian dari penerima Djarum Beasiswa Plus angkatan ke 40.

Pencapaian ini merupakan hasil dari serangkaian seleksi yang cukup panjang yang menguji kemampuan akademik dan non-akademik serta karakter yang mumpuni dari para peserta. Tahapan seleksi dari Djarum Beasiswa Plus ini meliputi seleksi administrasi, seleksi tes tulis online yang berupa TPA, tes tulis offline yaitu Psikotes, tes kepemimpinan dalam Dinamika Kelompok dan yang terakhir adalah tahap tes wawancara. Setelah mengikuti semua rangkaian seleksi tersebut, akhirnya Ima dan Luluk berhasil menjadi penerima Beasiswa Djarum Plus bersama dengan belasan ribu mahasiswa berprestasi lainnya terhitung sejak angkatan pertama.

Sebelum mendaftarkan diri pada beasiswa tersebut, pastinya ada banyak hal yang disiapkan oleh Ima dan Luluk. Terdapat sejumlah faktor yang mendukung potensi mereka, sehingga mereka semakin mantap untuk mendaftarkan diri sebagai calon penerima Djarum Beasiswa Plus. Selain berprestasi dalam bidang akademik, mereka juga aktif dalam berbagai organisasi. Ima Imsiatul Nadhifah menjabat sebagai ketua umum Paguyuban Putra Putri Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam Malang dan juga sebagai anggota aktif Badan Eksekutif Mahasiswa FKIP UNISMA. Tidak hanya organisasi tingkat fakultas, ia juga aktif dalam organisasi tingkat universitas yaitu diantaranya UKM Kreasi UNISMA, UKM Paduan Suara Mahasiswa Bunga Almamater UNISMA, UKM Korps Protokoler Mahasiswa UNISMA, dan juga Finalis dari Duta Kampus UNISMA 2024. Tidak hanya itu, dibulan Februari lalu, ia telah berhasil mendapatkan Silver Medal in Youth International Science Fair Categories Social Sciences. Begitu juga dengan Luluk Dina Nasukha. Ia juga aktif dalam beberapa organisasi internal kampus yaitu UKM Seni Islami serta HIMAPRODI Agroteknologi di Universitas Islam Malang. Selain itu, Luluk juga menjabat sebagai ketua dari program Rumah Kreativitas Mahasiswa Kokedama Planting Craft UNISMA yang mana kegiatan ini berbasis pada pelayanan peningkatan dan pemberdayaan masyarakat. Luluk juga sering mengikuti kegiatan pengabdian masyarakat yang berbasis pada pelatihan softskill Planting Craft lainnya, diluar dari program RKM tersebut. Beberapa pelatihan tersebut antara lain adalah pelatihan Planting Craft di Lapas Perempuan Kelas IIA Malang serta pelatihan kepada kelompok-kelompok wirausaha muda Agroteknologi UNISMA. Dengan berbekal beberapa pengalaman dan prestasi tersebutlah, akhirnya Ima dan Luluk mantap untuk mendaftarkan diri mereka hingga akhirnya bisa melewati serangkaian tahapan seleksinya dan berhasil menjadi bagian dari Djarum Beasiswa Plus ini.

Djarum Beasiswa Plus, tidak hanya memberikan dukungan berupa bantuan finansial. Akan tetapi, mereka juga memberikan beberapa pelatihan softskill yang wajib diikuti oleh seluruh penerima besiswa. Pelatihan tersebut meliputi Character Building, Leadership Development, dan juga Nation Building. Pelatihan-pelatihan tersebut merupakan upaya untuk mempersiapkan para Beswan Djarum (sebutan untuk para penerima Djarum Beasiswa Plus) agar bisa menjadi calon pemimpin masa depan bangsa yang cakap secara intelegensia maupun emosional. Setelah mengikuti beberapa pelatihan tersebut, Djarum Beasiswa Plus juga memberikan kesempatan dan menyediakan wadah implementasi kepada para Beswan untuk menerapkan berbagai keterampilan yang telah diberikan melalui berbagai ajang kompetisi seperti Essay Contest, International Exposure, dan Community Empowerment. Ketiga kompetisi tersebut merupakan kegiatan atau program tambahan yang dapat diikuti oleh para penerima beasiswa. Dengan mengikuti beberapa kompetisi tersebut, para Beswan ditantang untuk menyampaikan gagasan hasil pemikirannya yang berupa solusi terhadap permasalah yang mungkin dirasakan oleh masyarakat dan diaplikasikan dalam bentuk tulisan yang meyakinkan, berani tampil dan berbicara di depan umum tentang pemikiran kritisnya dengan menerapkan public speaking rules, serta melibatkan diri secara langsung kepada masyarakat untuk memberikan jalan keluar pada suatu permasalahan sosial di lingkungan sekitar mereka.

 

Alumni UKM Seni Tari Melati Sekar Langit Menjadi Juri dalam Acara Viper Crew Probolinggo x Lokotre Bertema “Fatal Error”

Pada hari Sabtu, tanggal 31 Agustus 2024, telah berlangsung acara kolaborasi seni bertajuk “Fatal Error” yang diselenggarakan oleh Viper Crew Probolinggo bekerja sama dengan Lokotre. Acara ini merupakan ajang kreativitas generasi muda dalam menampilkan bakat di bidang street dance, freestyle, dan visual art yang berlangsung meriah di Warung Kita, Sumber Taman, Kota Probolinggo.

Dalam kegiatan ini, salah satu alumni terbaik dari UKM Seni Tari “Melati Sekar Langit” Universitas Islam Malang, Sdr. Dhimas Bima Desta Santika, S.Pd, turut hadir sebagai juri. Pengalamannya dalam berbagai kompetisi tingkat nasional menjadikan kehadirannya sebagai juri memberikan nilai lebih dalam proses penilaian.

Keterlibatan Sdr. Dhimas Bima Desta Santika, S.Pd, dalam acara “Fatal Error” tidak hanya menambah kualitas kompetisi, namun juga menjadi bagian dari upaya strategis dalam membranding alumni UKM Seni Tari “Melati Sekar Langit” Universitas Islam Malang sebagai insan kreatif yang aktif dan berpengaruh dalam perkembangan seni urban Indonesia. Sosoknya menjadi inspirasi bagi peserta dan penonton, sekaligus memperkuat citra positif institusi dalam menghasilkan lulusan yang berkualitas dan adaptif terhadap dinamika seni kontemporer.

Panitia penyelenggara menyampaikan apresiasi tinggi atas kontribusi Sdr. Dhimas Bima Desta Santika, S.Pd dan berharap keterlibatan alumni dalam berbagai kegiatan seni seperti ini dapat terus ditingkatkan sebagai bentuk kolaborasi antara kampus, alumni, dan komunitas.

Demikian berita acara ini dibuat sebagai dokumentasi resmi sekaligus sebagai bagian dari publikasi keberhasilan alumni dalam berkarya dan menginspirasi.