UKM Musik Gaung 193 Ciptakan Jingle Oshika Maba 2025 Universitas Islam Malang

Pada hari Sabtu, 13 September 2025, bertempat di Haze Studio, Malang, Unit Kreativitas Mahasiswa Musik Gaung 193 Universitas Islam Malang telah melaksanakan kegiatan produksi Jingle Oshika Maba 2025.

 

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari mandat Panitia Oshika Maba 2025 kepada UKM Musik Gaung 193 untuk menciptakan jingle resmi yang digunakan dalam rangkaian kegiatan orientasi mahasiswa baru Universitas Islam Malang.

Sebagai pelaksana utama, UKM Musik Gaung 193 bertanggung jawab penuh atas seluruh proses kreatif dan teknis, yang meliputi:

 

  1. Perancangan konsep musik yang menggambarkan semangat, nilai Islami, serta kebersamaan mahasiswa baru UNISMA.
  2. Penyusunan lirik dan komposisi musik dengan gaya yang modern, mudah diingat, dan bernuansa positif.
  3. Proses produksi audio meliputi perekaman vokal dan instrumen, mixing, dan mastering.
  4. Koordinasi kolaboratif dengan UKM Melati Sekar Langit (sebagai tim koreografi) dan UKM Panoramaphotografi (sebagai tim dokumentasi).

 

Melalui kerja sama yang solid, UKM Musik Gaung 193 berhasil menyelesaikan seluruh tahap produksi dengan baik dan menghasilkan karya jingle yang siap digunakan sebagai identitas musikal resmi Oshika Maba 2025 Universitas Islam Malang.

 

Jingle ini telah ditampilkan secara perdana pada acara pembukaan Oshika Maba 2025 dan mendapatkan apresiasi dari pihak Rektorat serta seluruh panitia penyelenggara.

Dengan terciptanya jingle ini, UKM Musik Gaung 193 diharapkan terus menjadi motor penggerak kreativitas mahasiswa di bidang seni dan musik, serta menjadi bagian penting dalam membangun citra positif Universitas Islam Malang.

8 Medali di Sabet oleh Atlit Taekwondo Mahasiswa Universitas Islam Malang

Mahasiswa Universitas Islam Malang kembali meraih prestasi yang membanggakan di dalam bidang Taekwondo. Para mahasiswa ini memanfaatkan dengan sebaik-baiknya waktu yang tersisa di akhir semester genap untuk berpartisipasi dalam Kejuaraan PIALA WALIKOTA SURABAYA SE-JAWA TIMUR 2025. Acara ini berlangsung dari tanggal 31 Agustus 2025 3 September 2025 di Bung Tomo Sport Center, Kota Surabaya, Jawa Timur. Kejuaraan ini dihadiri oleh ribuan atlet dari berbagai daerah yang ada di Provinsi Jawa Timur, termasuk di antaranya tim  taekwondo yang diwakili oleh UKM Olahraga Universitas Islam Malang. 

Dalam ajang Kejuaraan ini, tim taekwondo UKM Olahraga Universitas Islam Malang mengikuti 1 kategori perlombaan yakni kelas kyorugi senior. Kelas kyorugi senior diikuti oleh mahasiswa dengan pemegang sabuk kuning ke atas. Dalam  kejuaraan ini tim taekwondo UKM Olahraga Universitas Islam Malang mengirim delapan atlet untuk berkompetisi. Dengan mengungkapkan rasa syukur yang mendalam, delapan mahasiswa Universitas Islam Malang (Unisma) telah berhasil meraih prestasi gemilang dengan meraih 2 medali emas kyorugi senior, 2 medali perak kyorugi senior, 4 medali perunggu kyorugi senior. Persiapan untuk perlombaan tergolong mendesak mengingat harus membagi fokus dengan pelaksanaan UAS yang sedang berlangsung pada waktu yang sama di campus. Namun berkat dari bimbingan dan dukungan yang diberikan oleh pelatih M. Luqman Hakim segala pencapaian ini dapat terwujud untuk tim Taekwondo UNISMA dan rekan-rekan yang senantiasa gigih dalam dedikasi pelatihan. Akhirnya, Upaya tersebut menghasilkan pencapaian yang luar biasa dalam kompetisi ajang kejuaraan PIALA WALIKOTA SURABAYA SE-JAWA TIMUR 2025.

Nama-nama atlet yang ikut serta tersebut diantaranya Atik Hidayati (Kyorugi), Putra Nur Fadhila Ramadhani (Kyorugi), Muhammad Fharel Shofyan (Kyorugi), M. Alfialn Permana (Kyorugi), Ahmad Rifan Ramadhan (Kyorugi), Zulfikar Paca (Kyorugi), M. Agio Kurnia (Kyourugi), Syahida Amalia Firdaus (Kyourugi) dan Muh Luqman Hakim sebagai Pelatih. Dengan pencapaian ini, diharapkan bahwa tim taekwondo UKM Olahraga mampu meraih, prestasi yang lebih gemilang, baik di tingkat Provinsi maupun tingkat Nasional. Tujuannya Adalah untuk mengangkat nama baik UNISMA dan meningkatkan pengenalan institusi ini di kalangan atlet taekwondo.

 

Semarak Patriotisme di Kampus Unisma: Tim Korsik Menwa 836 Macan Putih Sukses Meriahkan Upacara HUT RI ke-80

Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Republik Indonesia yang ke-80, Universitas Islam Malang (Unisma) menyelenggarakan upacara bendera yang berlangsung dengan penuh khidmat dan semangat nasionalisme pada Minggu, 17 Agustus 2025. Upacara ini menjadi momentum penting bagi seluruh civitas academica untuk meneguhkan kembali komitmen terhadap nilai-nilai kebangsaan dan semangat persatuan. Salah satu sorotan utama dalam kegiatan tersebut adalah penampilan tim Korsik dari Satuan Resimen Mahasiswa 836 Macan Putih, yang bertugas sebagai pengiring musik upacara.

Kegiatan berlangsung di lapangan utama kampus Unisma dan dihadiri oleh Rektor, Wakil Rektor, para dosen, staf administrasi, serta mahasiswa dari berbagai fakultas. Kehadiran mereka menciptakan suasana yang penuh kebersamaan, memperlihatkan bahwa semangat kemerdekaan tidak hanya dirayakan, tetapi juga dihayati secara mendalam oleh seluruh elemen kampus.

Tim Korsik Menwa memainkan peran yang sangat penting dalam menciptakan atmosfer upacara yang sakral dan menggugah semangat patriotisme. Dengan iringan musik yang terlatih dan penuh semangat, mereka membawakan lagu-lagu nasional seperti “Indonesia Raya,” “Mengheningkan cipta,” dan “Hari Merdeka.” Setiap alunan musik yang mereka mainkan mengiringi tahapan upacara dengan ritme yang tepat dan penuh penghayatan, menjadikan momen tersebut terasa lebih hidup dan bermakna.

Penampilan mereka bukan sekadar pengiring upacara, melainkan menjadi elemen pemersatu yang menghidupkan semangat perjuangan dan cinta tanah air di tengah peserta. Denting alat musik yang dimainkan dengan disiplin dan harmoni mencerminkan semangat gotong royong serta dedikasi tinggi dari para anggota Menwa, yang telah mempersiapkan diri secara intensif sejak hari sebelumnya.

Pada Sabtu, 16 Agustus 2025, tim Korsik Menwa melaksanakan gladi bersih sebagai bagian dari persiapan teknis. Latihan dilakukan secara menyeluruh untuk memastikan setiap transisi musik dan aba-aba berjalan lancar. Gladi bersih ini juga menjadi ajang evaluasi dan penguatan koordinasi antar anggota tim, sehingga pada hari pelaksanaan mereka tampil dengan performa yang prima.

Upacara dimulai pukul 07.00 WIB dengan pengibaran bendera Merah Putih yang diiringi oleh lagu kebangsaan. Tim Korsik Menwa mengiringi seluruh rangkaian upacara mulai dari pembukaan, pembacaan teks Proklamasi, hingga penutupan. Penampilan mereka mendapat apresiasi tinggi dari peserta dan pimpinan universitas, yang menilai bahwa kontribusi mereka telah memberikan warna tersendiri dalam peringatan kemerdekaan tahun ini.

Dalam sambutannya, Rektor Unisma menyampaikan rasa bangga atas dedikasi dan profesionalisme tim Korsik Menwa. Beliau menegaskan bahwa penampilan mereka bukan hanya menunjukkan keterampilan musikal, tetapi juga semangat juang dan cinta tanah air yang luar biasa. Tidak terdapat kendala teknis yang berarti selama pelaksanaan kegiatan. Semua berjalan dengan tertib, lancar, dan penuh khidmat. Tim Korsik Menwa menunjukkan performa yang solid, disiplin tinggi, dan kekompakan yang patut dicontoh.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa semangat kemerdekaan dapat terus hidup dan berkembang di lingkungan kampus. Melalui peran aktif mahasiswa dalam kegiatan seperti ini, nilai-nilai kebangsaan dan cinta tanah air dapat ditanamkan secara mendalam dan berkelanjutan. Satuan Resimen Mahasiswa 836 Macan Putih Universitas Islam Malang telah menunjukkan bahwa mereka bukan hanya penjaga disiplin, tetapi juga penjaga semangat bangsa. Semoga semangat ini terus berkobar dan menjadi inspirasi bagi generasi muda Indonesia.

Sinergi Guru dan Mahasiswa PPLK FAI UNISMA Meriahkan Upacara Kemerdekaan di MINU Polowijen

Pada hari Minggu, tanggal 17 Agustus 2025, MINU Polowijen menggelar upacara peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-80 di halaman madrasah. Upacara dimulai tepat pukul 07.00 WIB dan berakhir sekitar pukul 08.00 WIB. Seluruh rangkaian acara berjalan lancar, khidmat, dan penuh semangat kebangsaan. Peserta upacara terdiri dari siswa kelas 5 dan 6 yang berbaris dengan rapi, para guru serta staf madrasah yang turut hadir dengan penuh disiplin, serta mahasiswa Praktik Pengalaman Lapangan Kependidikan (PPLK) dari Fakultas Agama Islam Universitas Islam Malang (FAI UNISMA). Adapun petugas upacara diamanahkan kepada guru dan mahasiswa PPLK yang telah berlatih dengan penuh tanggung jawab sehingga mampu menjalankan tugasnya dengan baik.

Sejak pagi hari, halaman madrasah sudah dipenuhi dengan nuansa semangat kemerdekaan. Tiang bendera dihiasi dengan bendera merah putih kecil dan umbul-umbul yang berkibar tertiup angin. Para siswa tampak antusias dan bersemangat, sebagian sudah datang lebih awal agar tidak terlambat mengikuti upacara. Pemandangan semakin meriah dengan hadirnya para guru yang mengenakan pakaian adat dari berbagai daerah di Indonesia. Keberagaman busana ini menambah suasana nasionalis sekaligus memberikan pendidikan kontekstual bahwa Indonesia kaya akan budaya yang harus dijaga dan dihargai.

Rangkaian upacara dimulai dengan persiapan pasukan. Pemimpin upacara memasuki lapangan dan segera melaporkan kesiapan barisan kepada pembina upacara. Selanjutnya, pasukan pengibar bendera Merah Putih yang terdiri dari mahasiswa PPLK dengan penuh percaya diri melaksanakan tugasnya. Seluruh peserta upacara berdiri tegak, menyanyikan lagu kebangsaan “Indonesia Raya” dengan penuh penghayatan saat bendera Merah Putih perlahan dikibarkan hingga puncak tiang, suasana saat itu terasa khidmat.

Setelah pengibaran bendera, pembina upacara mengajak seluruh peserta untuk mengheningkan cipta, mengenang jasa para pahlawan yang telah gugur memperjuangkan kemerdekaan. Suasana hening menyelimuti halaman madrasah, hanya terdengar suara burung pagi yang menambah khidmatnya prosesi. Kemudian, salah satu guru membacakan teks Proklamasi Kemerdekaan dengan suara lantang, sehingga seolah-olah suasana bersejarah tanggal 17 Agustus 1945 kembali hadir di MINU Polowijen. Pembacaan Undang-Undang Dasar 1945 dilanjutkan oleh salah seorang guru dengan penuh wibawa, menegaskan kembali dasar konstitusi yang menjadi pijakan bangsa.

Setelah itu, tibalah saat yang dinanti, yaitu amanat dari pembina upacara yang disampaikan oleh Kepala MINU Polowijen, Bapak Mubin. Dalam amanatnya, beliau memulai dengan menyampaikan rasa syukur ke hadirat Allah SWT karena seluruh warga madrasah diberi kesehatan dan kesempatan untuk memperingati HUT RI ke-80. Beliau menegaskan bahwa hari kemerdekaan ini adalah momentum penting untuk mengenang jasa para pahlawan bangsa. Kemerdekaan, tegas beliau, tidak datang dengan mudah, melainkan melalui perjuangan panjang, pengorbanan jiwa, raga, harta, bahkan nyawa. Karena itu, beliau mengingatkan seluruh siswa agar tidak menyia-nyiakan warisan kemerdekaan ini.

Bapak Mubin menekankan bahwa mengisi kemerdekaan di era sekarang berbeda dengan masa lalu. Jika dahulu para pahlawan berjuang melawan penjajah dengan senjata, maka tugas generasi sekarang adalah berjuang melalui ilmu pengetahuan, akhlak mulia, dan karya nyata. Beliau berpesan kepada siswa-siswa MINU Polowijen untuk belajar dengan tekun, disiplin, serta berusaha meraih prestasi baik akademik maupun non-akademik. Beliau juga menambahkan bahwa guru-guru serta mahasiswa PPLK siap membimbing dan mendampingi siswa, namun keberhasilan tetap bergantung pada kemauan dan kesungguhan belajar dari setiap individu.

Dalam amanatnya, Bapak Mubin juga mengutip tema peringatan HUT RI tahun ini yaitu “Bersatu, Berdaulat, Maju, dan Sejahtera.” Menurut beliau, tema ini menjadi pengingat bahwa bangsa Indonesia hanya bisa maju apabila tetap menjaga persatuan. Beliau menekankan bahwa keberagaman suku, bahasa, dan budaya harus dipandang sebagai kekuatan, bukan perpecahan. Beliau melanjutkan bahwa anak-anak MINU Polowijen harus tumbuh menjadi pribadi yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki akhlak mulia, cinta tanah air, dan rasa persaudaraan. Beliau mengingatkan siswa agar saling menghargai, tidak membeda-bedakan teman berdasarkan asal-usul, serta selalu menjunjung tinggi nilai persatuan. “Jika kalian bisa menjaga persatuan di sekolah, menghormati perbedaan, dan saling membantu, maka kalian juga bisa menjaga keutuhan bangsa Indonesia di masa depan,” ujar beliau dengan penuh penekanan. Amanat tersebut ditutup dengan ajakan untuk mendoakan bangsa Indonesia agar senantiasa diberkahi Allah SWT, dijauhkan dari segala marabahaya, dan diberi kekuatan untuk menjadi bangsa yang maju, berdaulat, serta sejahtera. Bapak Mubin menutup dengan seruan penuh semangat: “Dirgahayu Republik Indonesia ke-80, merdeka!” yang disambut dengan pekikan serentak “Merdeka!” dari seluruh peserta upacara, sehingga suasana terasa sangat menggetarkan hati.

Sebagai penguat semangat kebangsaan, seluruh peserta bersama-sama menyanyikan beberapa lagu perjuangan dan kebangsaan, yaitu “17 Agustus 1945” yang penuh energi, “Bagimu Negeri” yang menumbuhkan rasa pengabdian kepada bangsa, serta “Syukur” sebagai ungkapan terima kasih kepada Allah SWT atas nikmat kemerdekaan. Lagu-lagu tersebut dinyanyikan dengan penuh penghayatan oleh para siswa, guru, staf, dan mahasiswa PPLK. Suasana terasa semakin menggetarkan hati, terutama ketika bait-bait dalam lagu Bagimu Negeri dilantunkan dengan suara lantang dan penuh semangat, membuat halaman madrasah bergema dengan rasa cinta tanah air.

Rangkaian acara dilanjutkan dengan pembacaan doa yang dipimpin salah satu mahasiswa PPLK. Doa dipanjatkan dengan penuh kekhusyukan, memohon agar bangsa Indonesia senantiasa dilimpahkan rahmat, persatuan, dan keselamatan. Setelah itu, pemimpin upacara melaporkan bahwa seluruh rangkaian acara telah dilaksanakan dengan baik dan lancar. Upacara ditutup dengan penghormatan terakhir kepada pembina upacara, kemudian barisan dibubarkan dengan tertib.

Secara keseluruhan, upacara peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 di MINU Polowijen berlangsung dengan penuh makna. Kehadiran guru dengan pakaian adat, lantunan lagu-lagu kebangsaan yang membangkitkan semangat, serta antusiasme siswa kelas 5 dan 6 membuat upacara ini tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga sarana pembentukan karakter, pendidikan nasionalisme, dan penguatan persatuan. Partisipasi aktif mahasiswa PPLK FAI UNISMA turut menambah kekhidmatan acara sekaligus memberikan pengalaman langsung tentang pentingnya menanamkan nilai-nilai kebangsaan kepada generasi muda. Dengan demikian, upacara ini menjadi momentum berharga bagi seluruh warga MINU Polowijen untuk memperkokoh rasa syukur, cinta tanah air, dan komitmen mengisi kemerdekaan dengan hal-hal yang positif.

Membangun Jiwa Kepemimpinan dan Nasionalisme Melalui KSM-E Resimen Mahasiswa 836 Macan Putih, Universitas Islam Malang

Dalam rangka pelaksanaan program Kandidat Sarjana Mengabdi Ekuivalensi (KSM-E), UKM Resimen Mahasiswa 836/Macan Putih Universitas Islam Malang melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa sosialisasi kepada pelajar tingkat menengah, yang dilaksanakan di MA Istimewa Amanatul Ummah, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto.

    Kegiatan ini dilaksanakan oleh tiga orang mahasiswa aktif yang tergabung dalam UKM Resimen Mahasiswa, yaitu Yessiska Stefanni Lafrense, Ferisca Berlian Juliyanti, dan diketuai oleh Adistya Shofia Finanda. Ketiganya berperan langsung sebagai pelaksana sosialisasi dan perwakilan dari Universitas Islam Malang dalam mengimplementasikan nilai-nilai pengabdian dan pemberdayaan masyarakat, khususnya dalam bidang pendidikan dan karakter kebangsaan.

    Sosialisasi tersebut dilaksanakan pada hari Senin, 11 Agustus 2025, dan diikuti oleh 42 siswa-siswi Paskibraka MA Istimewa Amanatul Ummah dengan antusias. Kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai nasionalisme, kedisiplinan, serta memperkenalkan peran strategis Resimen Mahasiswa di lingkungan perguruan tinggi, khususnya sebagai agen pembentuk karakter generasi muda yang cinta tanah air.

    Pelaksanaan kegiatan dilakukan secara terstruktur melalui pemaparan materi, diskusi, dan sesi tanya jawab. Mahasiswa menyampaikan materi Kepemimpinan/Leadershid dan Manajemen Organisasai, serta membranding Universitas Islam Malang untuk menjadi pandangan siswa-siswi setalah lulus dari sekolah tersebut.

    Kegiatan ini merupakan bagian dari kontribusi nyata mahasiswa dalam pelaksanaan Program Kandidat Sarjana Mengabdi Ekuivalensi (KSM-E).        Harapannya, kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana pembelajaran lapangan bagi mahasiswa, tetapi juga memberikan dampak positif bagi pelajar dan lembaga yang menjadi mitra kegiatan. UKM Resimen Mahasiswa 836/Macan Putih Universitas Islam Malang berharap kerja sama ini dapat terus berlanjut dan memberikan kontribusi berkelanjutan bagi pendidikan karakter generasi muda di Indonesia.

KSM-E UKM Panorama Photography Gelar Pelatihan Fotografi dan Videografi untuk Asah Kreativitas Dokumentasi Siswa

Sebagai wujud pengabdian dan penerapan ilmu di masyarakat, anggota UKM Panorama Photography Universitas Islam Malang turut berpartisipasi dalam kegiatan Kandidat Sarjana Mengabdi Ekuivalensi (KSM-E). Kegiatan ini menjadi bagian dari tugas mereka sebagai mahasiswa tingkat akhir sekaligus kesempatan untuk berbagi ilmu dan pengetahuan seputar fotografi dan videografi. 

Agenda yang diusung dalam kegiatan KSM-E UKM Panorama Photography adalah Pelatihan Dasar Fotografi dan Videografi yang dilaksanakan di SMA Islam Al-Ma’arif Singosari pada Sabtu (09/08/2025). 

Dalam pelaksanaannya, agenda ini dilaksanakan oleh 12 anggota UKM Panorama Photography yang terbagi menjadi dua kelompok. Kelompok pertama diketuai oleh Teguh Wahyudi yang beranggotakan Siska Nuriyawati, Cyirila Kesuma Nawangsari, M. Fadhil Alfan Hermansyah, Farhan Maulana Ashari, dan Mukhtiarotul Aulia. Sedangkan kelompok kedua diketuai oleh M.Busyro Sabaik yang beranggotakan Dika Agustri, Moh. Fahmi Maulanal Kubro, Fanana Firdausil Mukarromah, Sindy Kartika Rahayu, dan Qoyiimatul Lutfi Maulida Azizah. 

Kedua kelompok tersebut mengusung tema yang berbeda. Kelompok pertama mengangkat tema “Cinematic School Project: Ekspresi dan Literasi Visual melalui Pelatihan Videografi”, sedangkan kelompok kedua memilih tema “Menangkap Momen, Menceritakan Cerita: Fotografi Sebagai Bahasa Visual”.

Kedua tema ini dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang sesuai dengan minat dan kebutuhan peserta. Pada kelompok pertama, materi difokuskan pada teknik pengambilan gambar bergerak, pengaturan pencahayaan dan komposisi, hingga editing sederhana. Sementara itu, kelompok kedua menekankan pada keterampilan dasar fotografi mulai dari segitiga exposure, komposisi, alat-alat yang digunakan, hingga tips untuk pemula. 

Peserta dalam agenda ini adalah siswa-siswi kelas XI dan XII SMA Islam Al-Ma`arif Singosari dari kalangan Osis dan Pramuka.

Melalui pendekatan yang interaktif dan praktik langsung, para anggota berupaya untuk menumbuhkan minat sekaligus meningkatkan keterampilan peserta dalam mendokumentasikan momen secara kreatif dan berkualitas. Kegiatan ini menghadirkan dua materi utama dengan narasumber berbeda. Materi videografi dibawakan oleh M. Fadhil Alfan Hermansyah, dan materi Fotografi dibawakan oleh Dika Agustri.

Para peserta tampak antusias mengikuti setiap sesi, terlebih saat diberikan kesempatan untuk mempraktikkan teknik yang baru saja dipelajari. Dengan bimbingan langsung dari anggota UKM Panorama Photography, suasana belajar menjadi lebih interaktif dan menyenangkan. Tidak hanya teori, peserta juga diajak untuk mengasah kreativitas melalui simulasi pemotretan dan pembuatan video singkat di lingkungan sekitar lokasi kegiatan.

Hasil karya yang telah dibuat kemudian dipresentasikan oleh masing-masing kelompok peserta, kemudian dilanjutkan dengan sesi review dan masukan konstruktif dari narasumber untuk membantu mereka memperbaiki serta mengembangkan kemampuan dokumentasi visual.

Peserta mengakui bahwa pelatihan ini sangat menyenangkan dan memberikan banyak wawasan baru tentang fotografi dan videografi.

“Saya rasa kegiatan ini sangat bermanfaat bagi saya dan teman-teman karena kami tidak hanya mendapatkan teori, tetapi juga bisa langsung praktik. Jadi ilmunya lebih mudah dipahami dan pastinya seru juga” ujar Tegar, salah satu peserta kegiatan.

Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan para peserta dapat terus mengembangkan keterampilan yang telah diperoleh dan mengaplikasikannya dalam kegiatan belajar maupun aktivitas sehari-hari.

Tim PPK Ormawa UKM Kreasi Gelar Pembukaan dan Sosialisasi Sekolah Membatik Dewi Anom, Langkah Awal Kemandirian Perempuan Wringinanom

Malang (30/07/2025) – Program Sekolah Membatik “Dewi Anom” resmi dibuka dan disosialisasikan kepada masyarakat pada Selasa, 30 Juli 2025. Acara ini bertempat di Aula Balai Desa Wringinanom, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang. Acara “Pembukaan dan Sosialisasi Sekolah Membatik Dewi Anom” ini diinisiasi oleh Tim PPK Ormawa UKM Kreasi Universitas Islam Malang sebagai langkah awal untuk memperkenalkan program pelatihan membatik kepada warga setempat.

 

 Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kepala Biro Adminitrasi Kemahasiswaan, Keagamaan, dan Alumni Universitas Islam Malang bersama Kepala Desa Wringinanom dengan memberikan torehan pertama canting pada kain batik Sedaer Wringinanom. Acara ini dihadiri oleh perangkat desa, ibu-ibu PKK, dan Karang Taruni. 

Dalam sambutannya, Kepala Desa Wringinanom menyampaikan dukungannya terhadap inisiatif Sekolah Membatik Dewi Anom yang dinilai mampu menjadi ruang pelestarian budaya sekaligus pemberdayaan ekonomi masyarakat.

“Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Unisma yang telah memberikan bantuan kepada Desa Wringinanom. Besar harapan kami, desa ini nantinya dapat memiliki produk unggulan berupa batik dengan ikon ‘Sedaer dari Desa Wringinanom’ yang menjadi identitas karya lokal kami. Semoga seluruh rangkaian pelatihan membatik ini dapat terselenggara dengan tuntas hingga selesai. Serta yang paling penting, semoga produk ini dapat terus berkelanjutan sehingga dapat membangun perekonomian masyarakat desa, khususnya bagi perempuan yang menjadi pelaku utama kegiatan ini,” ungkap Muslimin.

 

Kepala Biro Administrasi Kemahasiswaan, Keagamaan, dan Alumni (BAKAK) Universitas Islam Malang dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas semangat warga desa serta harapannya terhadap keberlanjutan program ini.

“Program seperti ini adalah wujud nyata dari pengabdian mahasiswa yang berdampak langsung pada masyarakat. Kami berharap Sekolah Membatik Dewi Anom tidak hanya menjadi pelatihan jangka pendek, tetapi juga berkembang menjadi ruang kreasi berkelanjutan yang dapat meningkatkan ekonomi masyarakat desa,” ungkap beliau.

Pemaparan materi inti disampaikan oleh Ketua Tim PPK Ormawa UKM Kreasi, yang menjelaskan secara rinci tujuan program, tahapan pelaksanaan, luaran yang diharapkan, serta jadwal kegiatan Sekolah Membatik Dewi Anom. Program ini dirancang sebagai sarana pemberdayaan perempuan desa melalui keterampilan membatik yang tidak hanya bernilai budaya, tetapi juga memiliki potensi ekonomi yang tinggi.

 

Setelah sesi pemaparan, acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang berlangsung secara interaktif. Para peserta, yang didominasi oleh ibu-ibu PKK dan anggota Karang Taruni, menunjukkan antusiasme tinggi dan menyatakan ketertarikannya untuk ikut serta dalam program pelatihan ini.

 

Program Sekolah Membatik Dewi Anom dijadwalkan akan mulai berjalan pada bulan Agustus 2025, dengan target peserta angkatan pertama sebanyak 25 orang. Selama pelatihan, para peserta akan dibekali dengan berbagai teknik membatik dan teknik pemasaran, mulai dari dasar hingga tingkat lanjut, yang disesuaikan dengan potensi lokal dan kearifan budaya desa Wringinanom.

Pewarta – Baiq Assyifa Ilyatul Aulia

Lomba Pidato Bahasa Inggris Dan Bahasa Arab Tingkat SMA/MA/SLTA Se-Jawa Timur Bersama UKM Global Language Community (GLC) UNISMA

Pada hari Sabtu, 26 Juli 2025, telah dilaksanakan kegiatan Lomba Pidato Bahasa Inggris dan Bahasa Arab Tingkat SMA/MA/SLTA se-Jawa Timur, yang diselenggarakan oleh Unit Kreatifitas Mahasiswa Global Language Community (GLC) Universitas Islam Malang, dalam rangka memperingati Dies Natalis Universitas Islam Malang ke-44. Kegiatan ini berlangsung dari pukul 07.30 hingga 16.30 WIB, bertempat di dua lokasi: Gedung B7 (Hall KH. Hasyim Asy’ari) untuk lomba pidato Bahasa Inggris dan Gedung B2 (Hall Syaikhona Kholil) untuk lomba pidato Bahasa Arab.

Rangkaian acara dimulai dengan registrasi peserta pada pukul 07.30-08.00 WIB. Acara pembukaan dimulai pukul 07.30 WIB dan dibuka secara resmi oleh Rektok UNISMA dan dilanjtkan dengan sambutan kepada seluruh peserta lomba diesnat ke-44. Dalam sambutan tersebut, Rektor memberikan dukungan dan semangat kepada seluruh peserta dan juga menyampaikan terkait beasiswa kepada juarawan lomba diesnat UNISMA KE-44 ini. 

Perlombaan dilaksanakan secara paralel. Di Hall KH. Hasyim Asy’ari, peserta lomba pidato Bahasa Arab menyampaikan orasi secara bergantian berdasarkan nomor undian. Sementara itu, di Hall Syaikhona Kholil, peserta lomba pidato Bahasa Inggris juga menunjukkan kemampuannya dalam berorasi dengan tema yang telah ditentukan. Masing-masing peserta diberikan waktu maksimal 7 menit. Penilaian dilakukan oleh dewan juri profesional dari kalangan akademisi dan praktisi bahasa yang menilai berdasarkan aspek isi, bahasa, gaya penyampaian, dan kepercayaan diri.

Kegiatan berlangsung tertib dan meriah. Seluruh peserta menunjukkan antusiasme tinggi dan sportivitas dalam berkompetisi. Penonton turut memberikan semangat, sehingga suasana menjadi dinamis dan positif. Perlombaan ini menjadi wadah ekspresi bakat, kemampuan public speaking, serta menumbuhkan kepercayaan diri siswa dalam menyampaikan ide melalui dua bahasa internasional.

Adapun hasil perlombaan diumumkan pada akhir kegiatan, dengan nama-nama pemenang sebagai berikut:

Juara Lomba Pidato Bahasa Inggris:

  1. Juara 1: Arva Firas Putra Ersyad – MAN 2 Kota Malang
  2. Juara 2: Nayyara Zakiya Al Khusen – MAN 1 Kota Malang
  3. Juara 3: Aisha Princess Wibowo – SMAN 1 Malang

Juara Lomba Pidato Bahasa Arab:

  1. Juara 1: Mecca Permata Amalia – Markaz Arabiyah Pare
  2. Juara 2: Ali Farhan Khalilullah – LPI Darul Ulum Banyuanyar, Pamekasan Madura
  3. Juara 3: Vina Nabila Hanun – TMI Putri Al-Amien Prenduan

Ketua Umum menyampaikan “Selamat dan terima kasih kepada seluruh peserta karena telah menjadi garanda terdepan untuk memajukan bahasa. Semoga kepada seluruh peserta kedepannya bisa lebih baik, dan sukses lagi dan lagi, mohon maaf kepada semuanya khusus kepada juri-juri atas kesalahan atau kurang kompetennya kami dalam memeriahakan dan menyukseskan event kali ini. Semoga kedepannya akan menjadi lebih baik lagi”.

Kegiatan ditutup pada pukul 16.30 WIB dengan penyerahan piagam penghargaan dan hadiah kepada para juara. Acara ini diharapkan dapat menjadi inspirasi dan motivasi bagi generasi muda dalam mengembangkan kemampuan berbahasa serta mempererat tali persaudaraan antarpelajar se-Jawa Timur. Demikian berita acara ini dibuat sebagai dokumentasi resmi kegiatan dan dapat digunakan sebagaimana mestinya.

Malang, 26 Juli 2025
Unit Kreatifitas Mahasiswa 

Global Language Community (GLC) UNISMA

Ttd,


Qonitah

Sekertaris II UKM GLC

Pameran Fotografi Nasional UKM Panorama Photography bertajuk “Sepotong Waktu”

Pada tanggal 26- 27 Juli 2025, UKM Panorama Photography dengan bangga telah melaksanakan Pameran Fotografi Nasional bertajuk “Sepotong Waktu”, yang bertempat di Gedung MCC, Ruang Kriya. Kegiatan ini merupakan program tahunan yang bertujuan untuk mewadahi kreativitas mahasiswa dalam bidang seni fotografi sekaligus menjalin hubungan antar komunitas fotografi se-Indonesia, khususnya di wilayah Jawa Timur.

Tema Sepotong Waktu diangkat sebagai bentuk refleksi atas momen-momen singkat yang memiliki nilai estetika, sosial, dan emosional yang mendalam. Para peserta pameran mengangkat beragam perspektif, mulai dari isu sosial, budaya, hingga kehidupan sehari-hari. Karya-karya yang ditampilkan merupakan hasil kurasi ketat dari para kurator fotografer berbakat. Acara ini mendapatkan antusiasme tinggi dengan kehadiran tamu-tamu kehormatan dari berbagai universitas di Jawa Timur, serta perwakilan dari Forum Komunikasi Fotografi. Kehadiran mereka menjadi wujud nyata dukungan terhadap perkembangan fotografi mahasiswa sebagai media ekspresi dan dokumentasi sosial.

Pada hari pertama pameran, suasana semakin hidup dengan penampilan teater dari BSO Bangkit FKIP Universitas Islam Malang. Pertunjukan tersebut membawakan narasi yang selaras dengan tema pameran, menyentuh sisi emosional penonton dan mengajak pengunjung untuk merenungkan arti sebuah momen yang terputar setiap waktu. Memasuki hari kedua, giliran UKM Musik Gaung 193 Universitas Islam Malang memberikan penampilan musik yang menambah semarak suasana. Penampilan ini menjadi bentuk kolaborasi lintas bidang seni yang memperkaya dinamika pameran dan menjadikan kegiatan ini lebih inklusif serta menghibur.

Puncak acara pada hari kedua adalah sesi presentasi karya dari para pameris. Setiap peserta diberikan kesempatan untuk mempresentasikan ide, proses kreatif, dan pesan yang ingin disampaikan melalui karya mereka. Presentasi ini langsung dinilai atau memberikan saran dan kritik oleh para tamu undangan, yang terdiri dari akademisi, praktisi fotografi, serta perwakilan komunitas. Kegiatan ini tidak hanya menjadi wadah apresiasi, tetapi juga menjadi ruang edukatif bagi para peserta dan pengunjung. Dengan adanya dialog antara pameris dan penilai, terjadi pertukaran wawasan yang memperkaya pemahaman tentang seni fotografi dan pengembangannya di kalangan generasi muda.

UKM Panorama Photography menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh sponsor yang telah mendukung terselenggaranya acara ini, baik dalam bentuk dana, fasilitas, maupun publikasi. Dukungan para sponsor sangat berarti dalam menciptakan ruang berkarya yang positif dan profesional bagi mahasiswa.

Secara umum, pameran ini memberikan banyak manfaat, antara lain meningkatkan semangat berkarya, memperluas jejaring komunitas fotografi, serta mengedukasi masyarakat tentang pentingnya fotografi sebagai sarana dokumentasi dan ekspresi diri. Kegiatan ini juga menjadi momen silaturahmi antar pegiat seni lintas kampus dan komunitas.

Dengan terselenggaranya Pameran Fotografi Nasional Sepotong Waktu, UKM Panorama Photography berharap kegiatan ini dapat menjadi agenda tahunan yang terus berkembang dan memberi dampak positif bagi dunia fotografi mahasiswa di Indonesia. Dokumentasi acara ini akan dijadikan arsip dan bahan evaluasi untuk kegiatan selanjutnya.

Improvement of Skills ke-XVII UKM Olahraga

Malang, Minggu, 20 Juli 2025 – UKM Olahraga Universitas Islam Malang mengadakan kegiatan Improvement of Skills ke-XVII UKM Olahraga 2025 di Universitas Islam Malang, Kota Malang. Kegiatan ini merupakan rangkaian dari proses kaderisasi dan pengembangan anggota, yang menjadi kelanjutan dari Diklat Dasar UKM Olahraga yang telah dilaksanakan sebelumnya. Improvement of Skills bertujuan untuk meningkatkan kapasitas, kedisiplinan, serta memperkuat karakter dan solidaritas anggota baru dalam mengemban tanggung jawab di UKM Olahraga. Acara Improvement of Skills ini diwarnai dengan penuh rasa syukur dan dihadiri oleh tamu undangan yang di antaranya: Demisioner Pengurus UKM Olahraga 2024, Para Senior/Alumni UKM Olahraga. Kegiatan berlangsung dengan lancar dan penuh antusiasme dari seluruh panitia dan peserta kegiatan. 

Dalam sambutannya, Saudari Amalia Fa’iqotus Silvia selaku Ketua Pelaksana menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kontribusi seluruh panitia yang telah bekerja keras demi kelancaran kegiatan Improvement of Skills ke-XVII. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para peserta dan pembimbing UKM Olahraga yang telah hadir dan memberikan dukungan dalam proses kaderisasi lanjutan ini. Sementara itu, Ketua Umum UKM Olahraga 2025, Saudara Muh. Ali Alfahrizal, dalam sambutannya menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat. Ia menegaskan pentingnya kegiatan ini dalam menanamkan nilai kedisiplinan, tanggung jawab dan semangat kekeluargaan sebagai pondasi dalam menjalankan roda organisasi UKM Olahraga ke depan. Sambutan terakhir disampaikan oleh Bapak Imam Wahyudi, SE., M.Ak., yang memberikan perspektif mengenai pentingnya kegiatan seperti Improvement of Skills dalam mendorong kegiatan positif di kalangan mahasiswa. Sesi sambutan ditutup dengan doa bersama yang dipandu oleh MC.

Memasuki inti kegiatan, peserta mengikuti sesi pemaparan materi. Materi pertama tentang Organizational Governance disampaikan oleh Sekretaris Umum dan Bendahara Umum UKM Olahraga, dengan moderator Rizal. Materi kedua bertema Pengembangan Karakter dipaparkan oleh Bapak Khalikussabir, SE., MM., dengan moderator Haikal. Materi ketiga mengenai Kedisiplinan dan Tanggung Jawab disampaikan oleh Saudara Moch. Amarta Fasa, dimoderatori oleh Angga.

Setelah seluruh materi selesai, kegiatan dilanjutkan dengan Forum Group Discussion (FGD) di masing-masing bidang, didampingi oleh pengurus terkait. Selanjutnya peserta mengikuti sesi kebugaran, dilanjutkan dengan games, sesi manajemen konflik, dan diakhiri dengan prosesi pembaiatan anggota UKM Olahraga 2025 sebagai penutup dari rangkaian Improvement of Skills ke-XVII. Kegiatan ini berlangsung lancar dan penuh antusiasme dari seluruh peserta, panitia, serta tamu undangan yang hadir.