Mahasiswa Universitas Islam Malang Raih Beasiswa Djarum Plus 2024/2025
Kabar membanggakan datang dari Universitas Islam Malang, dimana Ima Imsiatul Nadhifah dan Luluk Dina Nasukha berhasil meraih beasiswa bergengsi yaitu Beasiswa Djarum Plus (9/September/2024). Prestasi ini menjadi bukti nyata semangat dan dedikasi mahasiswa dalam menggapai cita-cita.
Sudah empat dekade, Djarum Foundation berperan aktif dalam memajukan pendidikan di Indonesia melalui program beasiswanya yang dikenal sebagai Djarum Beasiswa Plus yang diperuntukkan bagi mahasiswa berprestasi dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Melalui program beasiswa prestasi ini, Djarum Foundation berupaya untuk meningkatkan kualitas SDM dengan memberikan dukungan kepada mahasiswa berprestasi yang harapannya mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan bangsa Indonesia dalam mewujudkan generasi gemilang dan masa depan yang lebih baik. Hingga usia empat dekade ini, sebanyak 13.921 mahasiswa berprestasi telah menjadi bagian dari penerima program Djarum Beasiswa Plus. Mereka berasal dari beragam latar belakang pendidikan dari 132 perguruan tinggi unggulan di 38 provinsi di Indonesia. Dan pada tanggal 9 September 2024, Ima Imsiatul Nadhifah (Pendidikan Matematika) dan Luluk Dina Nasukha (Agroteknologi) dari Universitas Islam Malang berhasil menjadi bagian dari penerima Djarum Beasiswa Plus angkatan ke 40.
Pencapaian ini merupakan hasil dari serangkaian seleksi yang cukup panjang yang menguji kemampuan akademik dan non-akademik serta karakter yang mumpuni dari para peserta. Tahapan seleksi dari Djarum Beasiswa Plus ini meliputi seleksi administrasi, seleksi tes tulis online yang berupa TPA, tes tulis offline yaitu Psikotes, tes kepemimpinan dalam Dinamika Kelompok dan yang terakhir adalah tahap tes wawancara. Setelah mengikuti semua rangkaian seleksi tersebut, akhirnya Ima dan Luluk berhasil menjadi penerima Beasiswa Djarum Plus bersama dengan belasan ribu mahasiswa berprestasi lainnya terhitung sejak angkatan pertama.
Sebelum mendaftarkan diri pada beasiswa tersebut, pastinya ada banyak hal yang disiapkan oleh Ima dan Luluk. Terdapat sejumlah faktor yang mendukung potensi mereka, sehingga mereka semakin mantap untuk mendaftarkan diri sebagai calon penerima Djarum Beasiswa Plus. Selain berprestasi dalam bidang akademik, mereka juga aktif dalam berbagai organisasi. Ima Imsiatul Nadhifah menjabat sebagai ketua umum Paguyuban Putra Putri Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam Malang dan juga sebagai anggota aktif Badan Eksekutif Mahasiswa FKIP UNISMA. Tidak hanya organisasi tingkat fakultas, ia juga aktif dalam organisasi tingkat universitas yaitu diantaranya UKM Kreasi UNISMA, UKM Paduan Suara Mahasiswa Bunga Almamater UNISMA, UKM Korps Protokoler Mahasiswa UNISMA, dan juga Finalis dari Duta Kampus UNISMA 2024. Tidak hanya itu, dibulan Februari lalu, ia telah berhasil mendapatkan Silver Medal in Youth International Science Fair Categories Social Sciences. Begitu juga dengan Luluk Dina Nasukha. Ia juga aktif dalam beberapa organisasi internal kampus yaitu UKM Seni Islami serta HIMAPRODI Agroteknologi di Universitas Islam Malang. Selain itu, Luluk juga menjabat sebagai ketua dari program Rumah Kreativitas Mahasiswa Kokedama Planting Craft UNISMA yang mana kegiatan ini berbasis pada pelayanan peningkatan dan pemberdayaan masyarakat. Luluk juga sering mengikuti kegiatan pengabdian masyarakat yang berbasis pada pelatihan softskill Planting Craft lainnya, diluar dari program RKM tersebut. Beberapa pelatihan tersebut antara lain adalah pelatihan Planting Craft di Lapas Perempuan Kelas IIA Malang serta pelatihan kepada kelompok-kelompok wirausaha muda Agroteknologi UNISMA. Dengan berbekal beberapa pengalaman dan prestasi tersebutlah, akhirnya Ima dan Luluk mantap untuk mendaftarkan diri mereka hingga akhirnya bisa melewati serangkaian tahapan seleksinya dan berhasil menjadi bagian dari Djarum Beasiswa Plus ini.
Djarum Beasiswa Plus, tidak hanya memberikan dukungan berupa bantuan finansial. Akan tetapi, mereka juga memberikan beberapa pelatihan softskill yang wajib diikuti oleh seluruh penerima besiswa. Pelatihan tersebut meliputi Character Building, Leadership Development, dan juga Nation Building. Pelatihan-pelatihan tersebut merupakan upaya untuk mempersiapkan para Beswan Djarum (sebutan untuk para penerima Djarum Beasiswa Plus) agar bisa menjadi calon pemimpin masa depan bangsa yang cakap secara intelegensia maupun emosional. Setelah mengikuti beberapa pelatihan tersebut, Djarum Beasiswa Plus juga memberikan kesempatan dan menyediakan wadah implementasi kepada para Beswan untuk menerapkan berbagai keterampilan yang telah diberikan melalui berbagai ajang kompetisi seperti Essay Contest, International Exposure, dan Community Empowerment. Ketiga kompetisi tersebut merupakan kegiatan atau program tambahan yang dapat diikuti oleh para penerima beasiswa. Dengan mengikuti beberapa kompetisi tersebut, para Beswan ditantang untuk menyampaikan gagasan hasil pemikirannya yang berupa solusi terhadap permasalah yang mungkin dirasakan oleh masyarakat dan diaplikasikan dalam bentuk tulisan yang meyakinkan, berani tampil dan berbicara di depan umum tentang pemikiran kritisnya dengan menerapkan public speaking rules, serta melibatkan diri secara langsung kepada masyarakat untuk memberikan jalan keluar pada suatu permasalahan sosial di lingkungan sekitar mereka.





