Lantik Pengurus 2026, UNISMA Tegaskan Posisi Kampus Jawara Pembinaan Kemahasiswaan Menuju World Class University
MALANG – Universitas Islam Malang (UNISMA) kembali mengukuhkan komitmennya sebagai kampus unggulan Nahdlatul Ulama dengan melantik pengurus Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) periode 2026. Dalam pelantikan yang berlangsung khidmat ini, UNISMA menegaskan transformasi besar dalam pola pembinaan organisasi mahasiswa, bergeser dari sekadar rutinitas menuju “UKM Berdampak” yang mendukung visi World Class University.
Prestasi Gemilang di LLDIKTI VII Rektor UNISMA, Prof. Drs. H. Junaidi, M.Pd., Ph.D., dalam sambutannya mengungkapkan capaian membanggakan yang diraih institusi pada tahun 2025. Berkat kontribusi aktif mahasiswa, UNISMA berhasil menduduki Peringkat 3 Terbaik dalam bidang Pembinaan Kemahasiswaan di wilayah LLDIKTI VII Surabaya.
“Prestasi ini harus kita jaga dan tingkatkan. Jika tahun 2025 kita di peringkat 3, maka target tahun 2026 minimal naik ke peringkat 2, atau bahkan menjadi yang pertama. Harapan itu ada di pundak pengurus UKM yang dilantik hari ini,” tegas Rektor di hadapan ratusan mahasiswa.
Transformasi Talenta Spesifik Wakil Rektor 3 UNISMA memaparkan strategi baru melalui pemetaan talenta spesifik di setiap UKM. Tidak lagi sekadar berorganisasi, setiap UKM dituntut memiliki keunggulan kompetitif yang terukur.
Sebagai contoh, UKM Pagar Nusa didorong memetakan anggotanya yang memiliki kemampuan bela diri tingkat tinggi. UKM Musik Gaung 193 mendata penguasaan instrumen secara profesional, dan UKM Global Language Community (GLC) menargetkan penguasaan minimal tujuh bahasa asing (Inggris, Arab, Mandarin, Jepang, Korea, Thailand, dll) bagi anggotanya.
Guna mempertajam fokus, 20 UKM di UNISMA kini dibagi ke dalam empat klaster strategis:
(1) Seni dan Budaya, UKM Seni Islami, UKM Jamiyyatul Qurro wal Huffadz, UKM Paduan Suara Mahasiswa, UKM Musik Gaung, UKM Komunitas Teater, dan UKM Seni Tari.
(2) Olahraga dan Bela Negara, UKM Olahraga, UKM Ikatan Pencak Silat NU Pagar Nusa, UKM Resimen Mahasiswa UNISMA, UKM Pecinta Alam Ranti Pager Aji.
(3) Penalaran, Bahasa, dan Kewirausahaan, UKM Kreativitas dan Inovasi Ilmiah (UKM Kreasi), UKM Global Language Community, UKM Kewirausahaan Golden Preneur, dan UKM Koperasi Mahasiswa Ilham Ramadani.
(4) Religi, Pengabdian, dan Karakter, UKM Matan, UKM KSR PMI, dan UKM Pramuka.
Hapus Stigma, Aktivis Wajib Berprestasi
Rektor UNISMA juga menantang para pengurus baru untuk menghapus stigma lawas bahwa aktivis mahasiswa identik dengan “kuliah lama” dan “IPK pas-pasan”.
“Stigma semacam itu tidak boleh terjadi di UNISMA. Kalian harus menjadi mahasiswa yang utuh: unggul secara akademik, dan unggul dalam kreativitas organisasi,” pesan Rektor.
Mendukung hal tersebut, Wakil Rektor 3 mengumumkan kebijakan strategis bahwa seluruh penerima beasiswa angkatan 2025 (KIP, Juara, OSC) yang berjumlah 390 mahasiswa WAJIB bergabung dalam UKM sebagai syarat evaluasi kinerja beasiswa. Langkah ini diambil untuk mencetak lulusan yang tidak hanya cerdas secara intelektual, namun juga matang secara sosial dan manajerial, selaras dengan tagline “UNISMA Terbang Melesat Menuju World Class University”.


