Sukses Digelar, KSM-E UKM Seni Tari “Melati Sekar Langit” UNISMA Kenalkan Tari Bapang di SMKN 2 Singosari

SINGOSARI — Dalam rangka menjalankan pengabdian kepada masyarakat sekaligus melestarikan budaya nusantara, Unit Kreativitas Mahasiswa (UKM) Seni Tari “Melati Sekar Langit” Universitas Islam Malang (UNISMA) sukses melaksanakan program Kandidat Sarjana Mengabdi Ekuivalensi (KSM-E) di SMKN 2 Singosari pada Senin (27/7/2026). Kegiatan pengabdian ini difokuskan pada pengenalan dan praktik kesenian tradisional, khususnya Tari Bapang.

Kegiatan yang telah dipersiapkan matang oleh pengurus periode 2026 ini dimulai sejak pukul 06.00 WIB. Acara ini melibatkan partisipasi aktif dari seluruh panitia UKM Seni Tari “Melati Sekar Langit” beserta para siswa dari SMKN 2 Singosari yang menjadi peserta KSM-E.

Acara resmi dibuka oleh Saudari Findi Abtsa Ardilla yang bertindak sebagai Master of Ceremony (MC), dilanjutkan dengan prosesi menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mars Syubbanul Wathon yang dipandu oleh Saudari Widian.

Rangkaian acara dilanjutkan dengan sesi sambutan. Mewakili Ketua Umum yang berhalangan hadir, Wakil Ketua Umum UKM Seni Tari “Melati Sekar Langit”, Saudari Jannatul Ma’wa, memberikan sambutan pembuka, disusul oleh laporan kegiatan dari Ketua Pelaksana, Saudari Fita Mia Devika. Sambutan hangat juga diberikan oleh pihak sekolah yang diwakili oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SMKN 2 Singosari, Ibu Zulfa Rumailah, S.Pd.

Setelah pembacaan doa yang dipimpin oleh Saudari Yaumil Fitriyah dan sesi perkenalan panitia, acara memasuki agenda inti yakni pemaparan materi dan praktik Tari Bapang.

Sesi inti ini dipandu kembali oleh Saudari Findi Abtsa Ardilla selaku moderator, dengan Saudari Andinia Choir Agustiningrum sebagai pemateri utama. Peserta tidak hanya diajak untuk mengenali sejarah dan makna filosofis di balik Tari Bapang, tetapi juga dibekali dengan penguasaan gerakan dasar tarian tersebut. Setelah sesi penyampaian materi teoretis, para siswa SMKN 2 Singosari langsung mempraktikkan gerakan Tari Bapang dengan pendampingan intensif dari para panitia.

Sepanjang kegiatan berlangsung, para peserta menunjukkan antusiasme yang sangat tinggi. Mereka berpartisipasi aktif, bersemangat saat praktik, dan mampu mengikuti arahan materi dengan sangat baik. Antusiasme ini berlanjut pada sesi tanya jawab yang berlangsung secara interaktif dan komunikatif.

Sebagai simbolis apresiasi dan rasa terima kasih atas kolaborasi yang terjalin dengan baik, panitia KSM-E menyerahkan cenderamata berupa vandel kepada Ibu Vita Primasari, S.Pd., yang mewakili pihak SMKN 2 Singosari. Acara kemudian ditutup dengan sesi foto bersama sebagai dokumentasi, disusul dengan kegiatan bersih-bersih lokasi oleh seluruh panitia.

Secara keseluruhan, pelaksanaan KSM-E UKM Seni Tari “Melati Sekar Langit” UNISMA di SMKN 2 Singosari berjalan dengan tertib, lancar, dan sesuai dengan susunan acara yang direncanakan. Melalui kegiatan ini, diharapkan wawasan dan keterampilan generasi muda terhadap seni tari tradisional semakin meningkat, sehingga kecintaan terhadap budaya Indonesia terus bertumbuh. Di samping itu, program pengabdian ini juga diharapkan menjadi jembatan untuk mempererat silaturahmi dan hubungan baik antara UNISMA dengan instansi pendidikan di Malang Raya.

Pewarta: Yaumil Fitriyah

KSM-E ARMY UNISMA Ajak Siswa MA An-Nashr Wajak Jadikan Masjid Pusat Peradaban

MALANG — Mahasiswa Universitas Islam Malang (UNISMA) yang tergabung dalam tim KSM-E ARMY kembali menorehkan jejak pengabdian yang positif. Pada Sabtu (18/7/2026), mereka menyambangi MA An-Nashr Wajak, Kabupaten Malang, untuk menggelar sebuah sosialisasi edukatif bertajuk “From Masjid to Civilization”.

Didampingi langsung oleh dosen pembimbing lapangan, Dr. Kukuh Santoso, S.Pd.I., M.Pd., kegiatan ini mengusung misi utama yang krusial, yakni menghidupkan kembali peran masjid sebagai pusat peradaban. Lebih dari itu, program ini dirancang untuk membentengi karakter generasi muda lewat penanaman nilai-nilai keislaman yang relevan dengan tantangan zaman.

Acara ini menyasar seluruh siswa-siswi kelas XII MA An-Nashr Wajak beserta jajaran dewan guru. Di hadapan para peserta, tim KSM-E ARMY UNISMA membedah pentingnya mengubah paradigma lama; bahwa masjid tidak boleh hanya dipandang sebagai tempat ritual ibadah semata, melainkan harus dikembalikan fungsinya sebagai episentrum pembinaan akhlak, pendidikan, hingga pemberdayaan masyarakat.

Diskusi Dua Arah yang Hidup Untuk menghindari kesan kaku, penyampaian materi dikemas dengan gaya interaktif. Para pelajar diajak untuk berdiskusi dan merefleksikan posisi mereka sebagai agen perubahan (agent of change). Mereka didorong untuk mengambil peran aktif dalam memakmurkan masjid dan menerjemahkan ajaran Islam ke dalam kehidupan sosial sehari-hari.

Antusiasme peserta pecah saat sesi tanya jawab dibuka. Banyak siswa yang merespons aktif dan menunjukkan ketertarikan besar terhadap gagasan yang dibawa oleh para mahasiswa.

Ketua tim KSM-E ARMY UNISMA, Taufik Maulana (mahasiswa PAI/FAI), menyampaikan bahwa program ini murni berangkat dari kepedulian mahasiswa. “Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen nyata kami sebagai mahasiswa untuk mengabdi ke tengah masyarakat, tentunya melalui edukasi yang bisa memberikan dampak langsung,” ujarnya.

Semangat luhur ini mendapat apresiasi penuh dari Dr. Kukuh Santoso, S.Pd.I., M.Pd. Selaku dosen pendamping, ia bangga melihat mahasiswanya mampu menghadirkan program yang berbobot. Menurutnya, acara ini tak hanya sukses menyuntikkan wawasan baru, tetapi juga efektif memantik semangat lahirnya generasi muda yang religius, berkarakter, dan peduli pada kemakmuran masjid di lingkungan masing-masing.

Sinergi Berkelanjutan Kehadiran delegasi UNISMA ini disambut dengan tangan terbuka oleh pihak MA An-Nashr Wajak. Pihak sekolah berharap, kolaborasi manis antara perguruan tinggi dan institusi sekolah menengah ini tidak berhenti sampai di sini, melainkan dapat terus berlanjut melalui berbagai program pembinaan generasi muda di masa mendatang.

Rangkaian acara kemudian ditutup dengan sesi foto bersama yang menjadi simbol eratnya komitmen antarlembaga. Melalui kampanye “From Masjid to Civilization”, KSM-E ARMY UNISMA menaruh harapan besar agar generasi muda sadar bahwa lompatan peradaban yang besar—serta lahirnya generasi berilmu dan berakhlak mulia—selalu bisa dimulai dari pijakan di dalam masjid.

Pewarta: Miranda Agustin

Bangkitkan Peradaban dari Masjid, KSM-E ARMY UNISMA Edukasi Siswa MA An-Nashr

MALANG — Masjid bukan sekadar tempat untuk menunaikan salat, melainkan titik awal kebangkitan sebuah peradaban. Pesan kuat inilah yang dibawa oleh tim Kandidat Sarjana Mengabdi Ekuivalensi (KSM-E) Asosiasi Remaja Masjid Ainul Yaqin (ARMY) Universitas Islam Malang (UNISMA) saat menyambangi MA An-Nashr pada Sabtu (18/7/2026).

Melalui sebuah seminar edukatif bertajuk “From Masjid to Civilization”, para mahasiswa UNISMA ini mengajak para pelajar untuk menengok kembali fungsi hakiki masjid. Kegiatan ini merupakan wujud nyata implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi di bidang pengabdian kepada masyarakat, yang secara khusus menargetkan generasi muda agar kembali dekat dengan masjid di tengah gempuran era digital.

Acara yang dimulai pukul 13.00 WIB ini berlangsung khidmat sekaligus hangat. Setelah dibuka dengan lantunan kebangsaan Indonesia Raya, Syubbanul Wathan, dan Sholawat Nuril Anwar, kegiatan dilanjutkan dengan prosesi penyerahan cinderamata serta serangkaian sambutan dari Ketua Pelaksana, Ketua ARMY UNISMA, dan Kepala MA An-Nashr.

Memasuki sesi inti, tim KSM-E ARMY UNISMA menyajikan materi yang membuka wawasan para siswa. Mereka mengupas tuntas sejarah keemasan Islam sejak zaman Rasulullah SAW, di mana masjid saat itu berdiri sebagai sentra pendidikan, ruang dakwah, titik kumpul pemberdayaan masyarakat, hingga wadah pembinaan karakter umat.

“Di era digital seperti sekarang, tantangan generasi muda sangat kompleks. Oleh karena itu, kita harus kembali menjadikan masjid sebagai ruang pembinaan generasi yang berilmu, berakhlak mulia, berdaya saing, dan tentunya mampu berkontribusi positif bagi agama maupun bangsa,” ungkap tim pemateri di hadapan para siswa.

Gagasan segar ini rupanya disambut dengan antusiasme tinggi. Hal ini terlihat dari jalannya sesi diskusi dan tanya jawab yang interaktif. Para siswa MA An-Nashr tak ragu melontarkan pertanyaan dan gagasan mereka terkait bagaimana anak muda modern bisa ikut serta memakmurkan masjid dengan cara-cara yang kreatif namun tetap berlandaskan Al-Qur’an dan As-Sunnah.

Melalui program KSM-E ini, Universitas Islam Malang berharap dapat terus menjalin hubungan baik dan membawa manfaat langsung bagi masyarakat luas, khususnya di lingkungan MA An-Nashr. Lebih dari itu, tertanam sebuah asa agar dari tangan para pemuda ini, masjid-masjid akan kembali makmur dan menjadi pilar utama kebangkitan peradaban Islam di masa depan.

Pewarta: Fira Imel Handayani (Sekretaris KSM-E ARMY UNISMA)

UKM Musik Gaung 193 UNISMA Unjuk Vokal di PEKSIMIDA Jatim 2026

MALANG — Universitas Islam Malang (UNISMA) kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak generasi berprestasi, tidak hanya di bidang akademik, tetapi juga non-akademik. Melalui Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Musik Gaung 193, UNISMA resmi menerjunkan tiga delegasi terbaiknya untuk berlaga di ajang bergengsi Pekan Seni Mahasiswa Daerah (PEKSIMIDA) Jawa Timur 2026.

Ajang yang diselenggarakan oleh Badan Pembina Seni Mahasiswa Indonesia (BPSMI) Provinsi Jawa Timur ini merupakan ruang unjuk gigi, apresiasi, sekaligus seleksi bagi mahasiswa se-Jawa Timur untuk melaju ke tingkat nasional (PEKSIMINAS).

Tahun ini, UKM Musik Gaung 193 mengirimkan tiga perwakilan mahasiswa yang akan berkompetisi pada tiga tangkai lomba berbeda, yakni Menyanyi Pop, Menyanyi Dangdut, dan Menyanyi Keroncong. Ketiganya bukanlah nama sembarangan; mereka adalah mahasiswa terpilih yang telah melewati ketatnya proses seleksi internal, evaluasi, hingga pemusatan latihan intensif di bawah bimbingan pembina UKM.

“Persiapan telah kami lakukan secara komprehensif. Mulai dari pematangan teknik vokal, interpretasi lagu, tata panggung, hingga kesiapan mental para peserta. Kami juga telah menyelesaikan seluruh tahapan administratif jauh-jauh hari agar delegasi bisa fokus tampil maksimal,” ungkap perwakilan pengurus UKM Musik Gaung 193.

Rangkaian Kompetisi di Dua Kampus Berbeda

Perjuangan delegasi UNISMA dimulai pada Kamis, 9 Juli 2026, di Universitas Brawijaya (UB) Malang. Tangkai lomba Menyanyi Pop mengambil tempat di Gedung Pandhita Majapahit, sementara Menyanyi Dangdut dilangsungkan di Gedung Widyaloka. Di hadapan dewan juri, perwakilan UNISMA tampil percaya diri, memamerkan kualitas vokal dan penghayatan lagu yang bersaing ketat dengan puluhan delegasi dari perguruan tinggi negeri maupun swasta lainnya.

Dua hari berselang, tepatnya pada Sabtu, 11 Juli 2026, giliran delegasi tangkai lomba Menyanyi Keroncong yang unjuk kemampuan. Bertempat di Gedung Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Surabaya (UNESA) Kampus Lidah Wetan, kompetisi ini menjadi pembuktian bahwa mahasiswa UNISMA juga turut andil dalam melestarikan warisan musik tradisional kebanggaan bangsa.

Membangun Relasi dan Reputasi Almamater

Selama mengikuti rangkaian PEKSIMIDA 2026, seluruh delegasi UNISMA mendapat apresiasi karena berhasil menjaga ketertiban, sportivitas, dan nama baik almamater. Ajang ini tidak semata-mata dilihat sebagai ladang perburuan gelar juara, melainkan wadah strategis untuk memperluas jejaring antar-mahasiswa seni se-Jawa Timur.

Keikutsertaan UKM Musik Gaung 193 dalam PEKSIMIDA 2026 ini berjalan dengan lancar tanpa kendala berarti. Partisipasi ini menjadi bukti nyata keseriusan UNISMA dalam membangun iklim kompetitif yang sehat, sekaligus meneguhkan eksistensi Kampus Kebanggaan Nahdlatul Ulama ini dalam kancah seni budaya di tingkat regional.

(Pewarta: Fachry Wildan Mahmudi)

Sekolah Legislatif DPM UNISMA 2026: Cetak Legislator Kampus yang Kritis dan Responsif Terhadap Aspirasi

MALANG – Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) Universitas Islam Malang sukses menyelenggarakan kegiatan Sekolah Legislatif DPM UNISMA Tahun 2026. Berlangsung selama dua hari, yakni pada Senin (6/7/2026) hingga Selasa (7/7/2026), kegiatan ini dipusatkan di Hall KH. Wahab Hasbullah Lantai 7, Universitas Islam Malang.

Mengusung tema “Mengoptimalkan Peran DPM sebagai Legislator Mahasiswa yang Kompeten dalam Advokasi Kebijakan dan Responsif terhadap Aspirasi”, acara ini diikuti oleh sekitar 80 peserta. Peserta terdiri dari pengurus DPM Universitas Islam Malang, perwakilan DPM tingkat fakultas selingkung Universitas Islam Malang, serta jajaran panitia pelaksana.

Kegiatan strategis ini diselenggarakan sebagai upaya konkret untuk meningkatkan kapasitas mahasiswa dalam memahami fungsi legislasi, mekanisme persidangan, hingga advokasi kebijakan, guna memperkuat peran kelembagaan legislatif di lingkungan perguruan tinggi.

Hari Pertama: Penguatan Kapasitas dan Pemahaman Legislasi Pada hari pertama, rangkaian acara diawali dengan sesi pembukaan yang khidmat, meliputi pembacaan ayat suci Al-Qur’an, lantunan Shalawat Nuril Anwar, serta nyanyian lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Yalal Wathan. Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua Pelaksana, Ketua DPM Universitas Islam Malang, dan Wakil Rektor III Universitas Islam Malang, sebelum ditutup dengan doa bersama.

Memasuki sesi inti, peserta disuguhkan tiga materi utama dari narasumber ahli di bidangnya. Materi yang dibahas mencakup perspektif organisasi mahasiswa dalam advokasi kebijakan dan representasi aspirasi, penguatan kapasitas legislator dalam mengawal aspirasi, serta pengenalan mendalam terkait tugas, fungsi, dan wewenang lembaga legislatif. Guna menciptakan suasana pembelajaran yang aktif dan partisipatif, setiap sesi dilengkapi dengan forum diskusi, sesi tanya jawab, hingga ice breaking.

Hari Kedua: Konsolidasi dan Sinergi Kelembagaan Pada hari kedua, fokus kegiatan bergeser pada konsolidasi dan ruang dialog antar-DPM fakultas di lingkungan Universitas Islam Malang. Para peserta mendapatkan pembekalan sebelum audiensi, yang dilanjutkan dengan dialog interaktif mengenai mekanisme penyampaian aspirasi mahasiswa dan pembahasan isu-isu strategis di masing-masing fakultas.

Melalui forum ini, langkah-langkah koordinasi disusun untuk memperkuat sinergi kelembagaan. Peserta mendapatkan ruang untuk saling bertukar pengalaman, menyalurkan aspirasi, serta merumuskan rekomendasi yang diharapkan mampu mendongkrak kualitas tata kelola organisasi legislatif mahasiswa di kampus.

Secara keseluruhan, Sekolah Legislatif Tahun 2026 berjalan tertib, lancar, dan tepat sasaran. Tingginya antusiasme peserta selama kegiatan menjadi bukti kuatnya komitmen mahasiswa dalam meningkatkan kapasitas kepemimpinan, kemampuan legislasi, serta budaya demokrasi di kampus.

Melalui Sekolah Legislatif ini, diharapkan dapat lahir kader-kader legislator mahasiswa yang kritis, berintegritas, dan profesional, yang mampu menjadi garda terdepan dalam mengawal aspirasi mahasiswa demi tata kelola organisasi kemahasiswaan yang demokratis, efektif, dan berkelanjutan.

Pewarta: Virnanda Ayu Febriani

Tingkatkan Sinergi Legislatif, DPM Unisma Gelar Studi Banding dengan BPM Institut Asia Malang

MALANG — Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) Universitas Islam Malang (Unisma) sukses menyelenggarakan kegiatan Studi Banding bersama Badan Perwakilan Mahasiswa (BPM) Institut Asia Malang. Mengusung tema “Benchmarking Campus Study: Adaptasi Model Struktur DPM dalam Mewujudkan Kelembagaan yang Efektif, Profesional, dan Berorientasi Entrepreneur,” acara ini digelar di Gedung Inkubator Bisnis LPKIB Unisma Lantai 2, Sabtu (27/6/2026).

Kegiatan ini dihadiri oleh sekitar 45 peserta, yang terdiri dari 14 pengurus DPM Unisma dan 31 pengurus BPM Institut Asia Malang. Agenda ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga sarana strategis untuk mempererat hubungan kelembagaan sekaligus memperkuat sinergi antarlembaga legislatif mahasiswa.

Rangkaian acara diawali dengan khidmat melalui pembacaan Surah Al-Fatihah, menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars Syubbanul Wathan, dan pembacaan Shalawat Nuril Anwar. Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua Pelaksana, Ketua DPM Unisma, dan Ketua BPM Institut Asia Malang.

Memasuki acara inti, DPM Unisma mempresentasikan profil kelembagaan, struktur organisasi, sistem kerja, serta mekanisme pelaksanaan fungsi legislasi yang selama ini diterapkan di lingkungan kampus. Suasana menjadi semakin komunikatif saat memasuki pemaparan materi, sharing session, dan diskusi interaktif.

Kedua lembaga legislatif mahasiswa ini tampak antusias bertukar wawasan terkait tata kelola organisasi, mekanisme persidangan, fungsi pengawasan, hingga strategi penyaluran aspirasi mahasiswa. Diskusi ini menitikberatkan pada penemuan berbagai praktik baik (best practices) yang dapat diadaptasi oleh kedua lembaga guna meningkatkan efektivitas dan profesionalisme kinerja organisasi ke depannya.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib dan penuh antusiasme. Acara ditutup dengan penyerahan cinderamata sebagai simbol persahabatan, sesi dokumentasi, doa bersama, serta ditutup dengan ramah tamah.

Melalui kegiatan studi banding ini, diharapkan akan terjalin kerja sama yang berkelanjutan antara DPM Unisma dan BPM Institut Asia Malang. Selain itu, kegiatan ini diharapkan mampu membangun budaya saling berbagi demi mewujudkan organisasi legislatif mahasiswa yang adaptif, profesional, dan selalu berorientasi pada pelayanan terbaik bagi seluruh mahasiswa.

Pewarta: Virnanda Ayu Febriani

Dari Panggung Inspirasi Lahir Wajah Baru UNISMA: Grand Final Duta Kampus 2026 Berlangsung Meriah

Malang, 20 Juni 2026 — Gemerlap lampu panggung, tepuk tangan ratusan penonton, serta semangat para finalis menjadi saksi lahirnya wajah-wajah baru representasi Universitas Islam Malang dalam ajang Grand Final Duta Kampus UNISMA 2026 dengan mengusung tema Magnificent Miracles of Wisdom. Tema tersebut merefleksikan harapan agar setiap finalis mampu menjadi sosok inspiratif yang membawa perubahan positif bagi lingkungan kampus maupun masyarakat luas. Kegiatan ini, diselenggarakan oleh UKM Korps Protokoler Mahasiswa (KPM), berlokasi di Auditorium Prof. Dr. KH. Tholhah Hasan, menjadi puncak perjalanan panjang para finalis setelah melalui serangkaian seleksi, pembinaan, dan karantina yang intensif.

Sejak awal acara, atmosfer kebanggaan sudah terasa memenuhi ruangan. Ratusan audiens yang terdiri atas jajaran pimpinan universitas, dosen, alumni duta kampus, orang tua peserta, official, hingga para suporter dari berbagai fakultas memadati lokasi kegiatan untuk memberikan dukungan terbaik kepada para finalis.

Rangkaian acara secara resmi dibuka melalui sambutan oleh Dr. Abdul Halim Fathani, S.Si., M.Pd., selaku Ketua Pelaksana Lustrum ke-9 Universitas Islam Malang. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, finalis, serta pihak-pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini. Beliau juga menegaskan bahwa Duta Kampus UNISMA merupakan salah satu wadah strategis untuk melahirkan mahasiswa yang berintegritas, berprestasi, dan mampu menjadi representasi terbaik Universitas Islam Malang di berbagai tingkat.

Proses penjurian menghadirkan tokoh-tokoh yang berkompeten di bidangnya, yaitu Rayya Nurrizqinia Haq, Puteri Indonesia Jawa Timur 2026, Dr. Imam Wahyudi Karimullah, S.S., M.A., selaku Pembimbing Teknis UKM Kelas Protokoler Mahasiswa Universitas Islam Malang, serta dr. Erna Sulistyowati, Ph.D., Wakil Rektor I Universitas Islam Malang. Ketiganya menilai para finalis berdasarkan aspek intelektualitas, kepribadian, kemampuan komunikasi, wawasan kebangsaan, serta kapasitas mereka sebagai representasi mahasiswa UNISMA.

Kemegahan acara semakin terasa dengan kepiawaian dua Master of Ceremony, Habib Ramadan dan Bilqis Islach, yang memandu seluruh rangkaian kegiatan secara elegan, komunikatif, dan penuh energi.

Sebanyak 20 finalis terbaik yang terdiri atas 10 Duta Putra dan 10 Duta Putri dari berbagai fakultas di Universitas Islam Malang berkompetisi pada malam puncak Grand Final Duta Kampus UNISMA 2026. Setelah melewati serangkaian proses seleksi dan pembinaan, para finalis membuka rangkaian acara melalui penampilan Opening Dance yang mencerminkan semangat, kolaborasi, dan kesiapan mereka untuk memberikan penampilan terbaik di hadapan dewan juri dan seluruh audiens.

Momen yang paling dinantikan akhirnya tiba ketika nama-nama pemenang diumumkan di hadapan seluruh hadirin. Setelah melalui proses penilaian yang ketat dan objektif, gelar Winner Duta Kampus UNISMA 2026 berhasil diraih oleh Akmal Tamroh dari Fakultas Ilmu Administrasi dan Aulia Nur Azizah Mareta dari Fakultas Ilmu Administrasi. Keduanya dinilai mampu menunjukkan kualitas kepemimpinan, kecerdasan, karakter, serta kemampuan representatif yang sejalan dengan nilai-nilai Universitas Islam Malang.

Lebih dari sekadar kompetisi, Duta Kampus UNISMA merupakan ruang pengembangan karakter bagi mahasiswa untuk tumbuh menjadi pribadi yang berintegritas, komunikatif, dan mampu membawa nama baik kampus di berbagai kesempatan. Para pemenang yang terpilih nantinya akan mengemban amanah sebagai representasi mahasiswa Universitas Islam Malang dalam berbagai kegiatan akademik, sosial, budaya, maupun promosi institusi.

Grand Final Duta Kampus UNISMA 2026 tidak hanya menjadi perayaan atas pencapaian para finalis, tetapi juga menjadi bukti bahwa UNISMA terus melahirkan generasi muda yang unggul, berkarakter, dan siap memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Dari panggung inilah lahir para inspirator baru yang akan membawa semangat UNISMA melangkah lebih jauh menuju masa depan.

Kesuksesan penyelenggaraan Grand Final Duta Kampus UNISMA 2026 tidak terlepas dari dukungan luar biasa berbagai sponsor, mitra, dan kolaborator yang telah berkontribusi dalam bentuk produk, layanan, fasilitas, maupun dukungan operasional. Panitia menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Annikmah Tour, Aneka Wisuda, Arbeya Flo, Alviero Studio Foto, Graduation.id, Haven Light Clinic, Najaa Studio, Iraa Makeup Malang, Favz Beauty, Myraa Makeup, Amelia MUA Wedding Gallery, Sivana Makeup, Ssarrh Makeup, Diasri Makeup, Brushed by Wieska, Teras Rasa by Barokah Tea, Jamu Iboe, Aruma Pawon, Sukasuka Anak Kedua, Matcha Boy Raya Dermo, Haviera Foodies, Bloom Bite, Keripik Mbote Ceria, By Havza, Wood Craft Indonesia, Raj Picture, Vigrad Visual, Raja Adventure, Evie99 Wedding, Makeup by Andira, Myfi Beauty MUA, Aasti Wedding, By Soesan Achmad, Sophi Make Up, Putri Wedding, Aksa Picture, Nurul Makeup Pasuruan, Risna Makeup Artist, Qoriatul Makeup, Adelia Qurota, Brushed by Diana, Azzalea MUA, Byzeela, Makeup by Vivi MUA, Gouwxing, Novita Wedding, Safira Wedding, Bebby Wedding Malang, Sherlitha MUA, DZ Wedding, Wenika Santika, Sewa Gaun Malang, Kalis Attire, Sultan Gallery, Vi Makeup Artist, Triky Goodiebag, Tommunity UMM, Citra Wedding, Magical Laurel Salon, Beaute by Raa, Dena Makeup Malang, Brianlux, Ucik Salon Prameswari, KBS Galeri, Infinite Wear, BSN Tailor, Goodiebag Indonesia, Dapur Faeyza, Sewa HT Express, Galuh Gita, Nawi Images, Rina Kurnia, Toman Official (Band Malang), KSJ Audio Malang, Diar Pro, Azkalifia Makeup, Salon Linda, Tahira Laundry, serta Olivia Dhita MUA Malang. Dukungan dari seluruh sponsor dan mitra tersebut menjadi bukti nyata sinergi antara dunia usaha, industri kreatif, komunitas, dan mahasiswa dalam mendukung terselenggaranya ajang pengembangan prestasi mahasiswa yang inspiratif, profesional, dan berdaya saing. Melalui kolaborasi yang terjalin dengan baik ini, Grand Final Duta Kampus UNISMA 2026 tidak hanya menjadi ajang pemilihan duta kampus, tetapi juga menjadi wadah penguatan jejaring serta apresiasi terhadap berbagai pihak yang turut berkontribusi dalam memajukan generasi muda Universitas Islam Malang.

Dengan terpilihnya para pemenang Duta Kampus UNISMA 2026, diharapkan mereka dapat menjadi representasi terbaik Universitas Islam Malang dalam berbagai kegiatan akademik, sosial, budaya, dan promosi institusi. Amanah yang diemban diharapkan mampu melahirkan inspirasi baru serta memperkuat eksistensi UNISMA sebagai kampus unggul yang terus mencetak generasi muda berkarakter, berprestasi, dan berdaya saing global.

KARANTINA DUTA KAMPUS UNISMA 2026: BENTUK REPRESENTASI INSPIRATIF DAN BERDAYA SAING GLOBAL

MALANG, 15 Juni 2026 – Dalam upaya mempersiapkan generasi representatif kampus yang unggul dan berkarakter, Unit Kreativitas Mahasiswa (UKM) Korps Protokoler Mahasiswa (KPM) di bawah koordinasi Biro Administrasi Kemahasiswaan, Alumni, dan Keagamaan (BAKAK) sukses menyelenggarakan kegiatan Karantina Duta Kampus 2026.

Berlangsung di Gedung Umar bin Khattab Lantai 2, agenda ini merupakan tahapan esensial dalam proses pembinaan para finalis sebelum mereka melangkah ke panggung Grand Final Duta Kampus 2026. Mengusung semangat pengembangan kapasitas diri, masa karantina ini dirancang untuk mencetak duta yang komunikatif, inspiratif, dan siap bersaing di kancah global.

Guna mencapai tujuan tersebut, panitia menghadirkan tiga narasumber pakar yang memberikan pembekalan komprehensif sesuai dengan kompetensi masing-masing:

  • Penguasaan Public Speaking oleh Kak Intan Nihayah Pada sesi pembuka, para finalis dibekali teknik berbicara di depan umum secara profesional. Materi mencakup strategi membangun kepercayaan diri, manajemen bahasa tubuh, hingga cara menyampaikan pesan yang efektif dan persuasif. Sesi ini berlangsung interaktif melalui berbagai simulasi, mendorong peserta untuk berani tampil dan mengasah keluwesan komunikasi mereka.
  • Duta Kampus sebagai Promotor oleh Bapak Ahmad Sufyan, M.Pd. Peserta diajak untuk memahami peran strategis mereka sebagai wajah institusi. Bapak Ahmad Sufyan menekankan bahwa duta kampus bukan sekadar figur, melainkan agen promosi yang bertugas membawa citra positif BAKAK dan institusi di tingkat lokal, nasional, hingga internasional. Integritas, personal branding, serta kelihaian membangun jejaring menjadi modal utama para finalis dalam mendukung visi besar menuju World Class University.
  • Penguatan English Class oleh Kak Tarishah Firdianti, S.I.Kom. Sebagai representasi di era global, kecakapan berbahasa asing menjadi kompetensi mutlak. Dalam kelas ini, finalis dilatih untuk memperkenalkan profil diri dan kampus, serta mempresentasikan gagasan-gagasan brilian dalam bahasa Inggris dengan penuh percaya diri. Pembekalan ini memastikan kesiapan para duta untuk mewakili kampus dalam berbagai forum akademik maupun non-akademik berskala internasional.

Kegiatan karantina berlangsung dengan tingkat antusiasme yang tinggi. Para finalis yang berasal dari berbagai fakultas menunjukkan dedikasi belajar melalui diskusi aktif dan praktik langsung. Lebih dari sekadar ruang transfer ilmu, karantina ini sukses menjadi wadah kristalisasi karakter, pemantapan jiwa kepemimpinan, dan penguatan solidaritas antarfinalis.

Melalui rangkaian pembekalan ini, diharapkan seluruh finalis Duta Kampus 2026 mampu bertransformasi menjadi mahasiswa yang tidak hanya berprestasi secara akademik, tetapi juga piawai berkomunikasi dan berwawasan luas. Keberhasilan Karantina Duta Kampus 2026 ini menjadi bukti nyata komitmen UKM Korps Protokoler Mahasiswa dalam mencetak generasi muda berintegritas yang siap membawa harum nama almamater ke panggung yang lebih prestisius.

Pewarta: Clarisca Aurelia Zahra Novian

3 MAHASISWI TERPILIH JADI DELEGASI PEKSIMIDA BAKAK UNISMA 2026 USAI SELEKSI KETAT UKM MUSIK GAUNG 193

MALANG — Unit Kreativitas Mahasiswa (UKM) Musik Gaung 193 sukses menyelenggarakan kegiatan Seleksi Talenta Mahasiswa pada Sabtu, 6 Juni 2026. Bertempat di Studio UKM Musik Gaung 193, agenda ini menjadi tahapan krusial dalam menjaring mahasiswa berbakat untuk menjadi delegasi resmi Biro Administrasi Kemahasiswaan, Alumni, dan Keagamaan (BAKAK) UNISMA pada ajang Pekan Seni Mahasiswa Daerah (PEKSIMIDA) 2026.

Kegiatan penjaringan talenta ini dilaksanakan secara terbuka, objektif, dan profesional. Demi menjaga standar kualitas kompetisi, panitia menghadirkan dewan juri yang sangat kompeten dan berpengalaman sesuai dengan bidang seni vokal yang diperlombakan.

Selama proses seleksi berlangsung, seluruh peserta bersaing ketat menunjukkan kemampuan vokal, kreativitas panggung, dan kualitas penampilan terbaik mereka di masing-masing kategori. Dinamika perlombaan berjalan dengan tertib dan lancar, mematuhi seluruh ketentuan serta mekanisme penilaian dari dewan juri.

Setelah melalui proses akumulasi nilai dan musyawarah dewan juri, panitia secara resmi menetapkan tiga mahasiswi terpilih yang berhak menyandang status sebagai Delegasi BAKAK UNISMA untuk PEKSIMIDA 2026. Berikut adalah daftar peraih tiket delegasi tersebut:

Kategori Solo Vocal POP

Nama: Anisa Syahrul Abidah

Fakultas/Prodi: Agama Islam (FAI) / Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah

NPM: 22301013042

Kategori Solo Vocal Dangdut

Nama: Nadhifah Abdillah

Fakultas/Prodi: Kedokteran / Pendidikan Dokter

NPM: 22401101005

Kategori Solo Vocal Keroncong

Nama: Zulva Husnul Hamidiyah

Fakultas/Prodi: Agama Islam (FAI) / Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD)

NPM: 22501014003

Melalui pencapaian ini, pengurus UKM Musik Gaung 193 menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh peserta yang telah berani tampil unjuk bakat. Ucapan terima kasih juga ditujukan kepada dewan juri, panitia pelaksana, serta seluruh pihak yang mendukung kelancaran suksesi acara ini.

Para delegasi terpilih diharapkan segera memulai tahapan pemusatan latihan untuk mempersiapkan diri secara maksimal. Mahasiswa delegasi ini memikul tanggung jawab besar untuk menjaga nama baik almamater, sekaligus berjuang keras meraih prestasi puncak pada panggung PEKSIMIDA mendatang.

(Pewarta: Arizky Shola Hadi | 13 Juni 2026)

PENGUKUHAN DUTA KAMPUS UNISMA 2026: LAHIRKAN GENERASI REPRESENTATIF MENUJU KANCAH INTERNASIONAL

MALANG — Nuansa elegan nan khidmat yang dibalut dengan sentuhan warna kebesaran antarctic deep dan woodland green mewarnai Hall KH. Oesman Mansoer (Gedung FKIP Lantai 3) pada momen pengukuhan “Pemilihan Duta Kampus UNISMA 2026”. Mengusung tema besar Magnificent Wisdom of Miracles, perhelatan ini menjadi tonggak sejarah lahirnya generasi mahasiswa representatif yang berintegritas tinggi dan berdaya saing.

Acara yang diinisiasi oleh UKM Korps Protokoler Mahasiswa (KPM) di bawah naungan Biro Administrasi Kemahasiswaan, Alumni, dan Keagamaan (BAKAK) ini dihadiri langsung oleh 20 besar finalis anggota baru Duta Kampus UNISMA 2026. Mereka hadir dengan penuh keyakinan untuk melangkah ke tahap pengabdian selanjutnya.

Sejak awal, atmosfer acara terasa hangat sekaligus berwibawa. Dua Master of Ceremony (MC), Duta Yusri dan Duta Alya, tampil komunikatif, terstruktur, dan berkelas, sehingga mampu menjaga ritme acara tetap hidup dan elegan. Rangkaian kegiatan resmi dibuka dengan kumandang lagu kebangsaan Indonesia Raya, yang kemudian disusul dengan Mars Syubbanul Wathon. Momen ini menjadi simbol kuat penyatuan nilai-nilai nasionalisme dengan spirit keislaman yang menjadi landasan kampus.

Ruang Aktualisasi dan Pembentukan Karakter

Memasuki sesi sambutan, Duta Nazil selaku Ketua Pelaksana menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh elemen yang telah berkontribusi menyukseskan acara sakral ini. Estafet sambutan dilanjutkan oleh Duta Ardi, yang secara resmi membuka kegiatan. Ia menegaskan bahwa ajang pemilihan Duta Kampus bukan sekadar kompetisi, melainkan ruang pembentukan karakter, peningkatan kapasitas diri, serta wadah aktualisasi mahasiswa sebagai representasi wajah kampus.

Puncak arahan disampaikan oleh Wakil Rektor 3, Dr. H. Muhammad Yunus, M.Pd. Dalam pidatonya yang hangat dan inspiratif, beliau menaruh harapan besar di pundak para finalis.

Beliau menegaskan agar para anggota baru Duta Kampus UNISMA mampu menginternalisasi nilai-nilai Ahlussunnah Wal Jama’ah. Lebih dari itu, mereka dituntut untuk menjadi representasi kampus yang progresif dalam mewujudkan visi UNISMA menuju World Class University—sebuah generasi yang siap bersaing di tingkat regional, nasional, hingga menembus kancah internasional. Pesan kuat tersebut disambut gemuruh tepuk tangan yang mencerminkan optimisme seluruh hadirin.

Simbol Estafet Inspirasi

Memasuki inti acara, panggung kemegahan menghadirkan momen “Catwalk The Winner Duta Kampus UNISMA 2025”. Duta Fadil bersama Clarisca Aurelia Zahra Novian tampil memukau dengan penuh percaya diri, merepresentasikan simbol estafet inspirasi bagi generasi penerus.

Klimaks acara ditandai dengan prosesi sakral pengukuhan dan penyematan samir kehormatan oleh Wakil Rektor 3 beserta jajaran tamu undangan dari rektorat. Penyematan ini menjadi penegasan resmi atas status, peran, dan tanggung jawab baru yang akan diemban oleh para finalis Duta Kampus terpilih.

Sebagai penutup, sesi dokumentasi bersama dilakukan untuk membingkai kenangan bersejarah ini—sebuah perpaduan antara harapan, kebanggaan, dan titik awal perjalanan baru.

Melalui terselenggaranya kegiatan ini, BAKAK berharap seluruh peserta tidak hanya hadir sebagai individu terpilih, tetapi juga tumbuh menjadi generasi baru Duta Kampus UNISMA yang unggul. Generasi yang mampu menggali potensi diri secara maksimal, memahami jati diri secara utuh, dan menampilkan kepercayaan diri yang autentik dalam setiap langkah pengabdian mereka bagi almamater tercinta.

Pewarta: Clarisca Aurelia Zahra Novian