LULUS 7 SEMESTER, AWARDEE BCB SAFIRA RAMADANI DINOBATKAN SEBAGAI LULUSAN TERBAIK FKIP UNISMA
MALANG — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh mahasiswa Universitas Islam Malang (UNISMA). Safira Ramadani Mahfud, mahasiswi asal Bangkalan, Madura, sukses membuktikan bahwa keaktifan berorganisasi dapat berjalan selaras dengan capaian akademik yang gemilang.
Safira berhasil menyelesaikan studinya di Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UNISMA, hanya dalam kurun waktu tujuh semester. Tidak tanggung-tanggung, ia menuntaskan pendidikannya dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) nyaris sempurna, yakni 3,98. Atas raihan tersebut, Safira berhak menyandang predikat dengan pujian (cumlaude) sekaligus dinobatkan sebagai Lulusan Terbaik FKIP UNISMA.
Momen bersejarah dan penuh haru tersebut diumumkan secara resmi pada prosesi Pengukuhan Wisudawan Periode 79 UNISMA yang diselenggarakan pada Minggu, 28 Juni 2026.

Sinergi Akademik dan Amanah Organisasi Di balik layar kesuksesan akademiknya, Safira dikenal sebagai salah satu penerima Beasiswa Cendekia Baznas (BCB). Ia tidak sekadar menjadi penerima dana pendidikan (awardee), melainkan turut memegang amanah penting sebagai Koordinator Awardee BCB UNISMA Angkatan 6.
Selama menempuh pendidikan, Safira dituntut untuk piawai membagi waktu antara kewajiban perkuliahan dan tanggung jawab kepemimpinan di organisasi penerima beasiswa. Ketekunan tersebut akhirnya berbuah manis saat ia menorehkan standar prestasi baru dengan lulus lebih cepat dari masa studi normal (delapan semester).
Atas capaian luar biasa ini, Safira tak lupa menyampaikan rasa syukur yang mendalam, khususnya kepada pihak Baznas atas dukungan pendidikan yang mengiringi langkahnya.
“Terima kasih Baznas. Perjalanan ini terasa lebih ringan atas dukungan dan bantuan dari Baznas, sehingga saya dapat fokus dan menyelesaikan pendidikan tepat waktu, bahkan lebih cepat,” ungkap Safira.
Lebih lanjut, ia menuturkan bahwa intervensi bantuan beasiswa tersebut memberikan ketenangan finansial. Hal ini memberinya ruang yang luas untuk berkonsentrasi penuh pada eksplorasi akademik, sehingga ia tidak sekadar lulus lebih cepat, melainkan mampu pulang dengan membawa gelar lulusan terbaik fakultas.
Kisah inspiratif dari Safira Ramadani Mahfud ini diharapkan dapat menjadi lecutan semangat bagi mahasiswa UNISMA lainnya, khususnya sesama mahasiswa penerima beasiswa, untuk terus mengukir prestasi terbaik, berkontribusi secara nyata, dan menuntaskan masa studi secara optimal.





