September 30, 2022

KEMAHASISWAAN

UNIVERSITAS ISLAM MALANG

Seleksi 1 Pemilihan Duta Kampus Universitas Islam Malang 2022

Malang, 09 april 202 UKM KPM Unisma memulai serangkaian kegiatan pemilihan duta kampus 2022 dengan seleksi 1 yang dilakukan secara online melalui platform zoom.

Peserta yang mengikuti seleksi online pada tahun ini berjumlah 79 mahasiswa yang berasal dari berbagai fakultas dan prodi di lingkungan Universitas Islam Malang. “Acara dimulai jam 08.00 wib – 12.45, untuk panitia tidak sepenuhnya koordinasi secara virtual, akan tetapi panitia berkumpul menjadi satu di gedung UKM lantai 3 agar memudahkan koordinasi” ujar Ilyas (Koordinator humas pilduim 2022)

Pada seleksi kali ini, panitia menghadirkan 5 juri yang berpengalaman, juri pertama adalah Lutfia, ia adalah duta hijab ukhuwah radar Malang 2022, yang kedua adalah Yusuf alfandi, ia adalah the winner duta Unisma 2022, yang ketiga adalah winner duta Unisma 2021 yakni Lisma Firda, yang keempat adalah winner duta budaya dan museum kota Malang 2020 yakni duta Duta Reza Bagas, dan yang terakhir adalah duta Gemarikan 2018 yakni Nindi Swastika.

Kegiatan Pemilihan Duta Kampus Universitas Islam Malang 2022 merupakan bagian dari serangkaian acara Dies Natalis Unisma yang ke 41. Di awal kegiatan seleksi 1 juga ada sambutan yang disampaikan oleh Dr. Ir. Hj. Istirochah Pujiwati, M.P. selaku Ketua Dies Natalis Unisma dan Wakil Rektor 4 (Bidang Kelembagaan, Publikasi, dan Teknologi Informasi).

“Seleksi 1 kemarin cukup membanggakan, peserta semangat mengikuti seleksi sampai akhir meskipun sedang berpusa. Beberapa dari mereka belum punya pengalaman dakam dunia perdutaan, tapi mayoritas sudah berani da ada mdal untuk terjun ke san, tinggal bagaimana usaha mereka untuk berkembang. Setelah ini, harapanku siapapun yang lolos ke tahap selanjutnya bisa bertanggungjawab, mau terus belajar, dan loyal kepada UKM KPM”. Ujar The Winner duta hijab ukhuwah radar Malang 2022.

Acara ini diadakan secara online karena mengingat tidak semua peserta berada di kota Malang, karena sistem belajar kampus pun sampai sekarang masih daring, sehingga banyak peserta yang masih di rumah masing-masing, ada yang diluar kota bahkan di luar Provinsi.

“kalau saya sendiri semuanya enak, karena ada laptpo dan koneksi bagus, dan lingkungan yang mendukung, cuma saya kasihan bagi peserta lain yang berhalangan dengan perlengkapan yang digunakan seleksi satu tidak sesuai, seperti tidak bisa menggunak virtual background, nanti nilainya jadi kurang”. ujar Indira (salah satu peserta seleksi 1)

Insyaallah seleksi 2 akan diadakan secara online juga, mengingat banya peserta yang tidak menetap di Malang. Ujar Ilyas (panitia Pilduim 2022)

Pewarta: Ahmad Ishlahuddin (Koordinator Humas UKM KPM masa khidmad 2022)